27.2 C
Jakarta
Friday, August 14, 2026

Presiden Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dankorbrimob Hadir Dampingi Kapolri Hubungkan 1.314 Desa

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

*Presiden Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Dankorbrimob Hadir Dampingi Kapolri Hubungkan 1.314 Desa*

 

 

 

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi menjadi bagian dari upaya Polri mendukung peningkatan akses dan konektivitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Sebanyak 895 Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun dan direvitalisasi Polri di sejumlah daerah diresmikan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).

 

Peresmian tersebut menjadi bagian dari acara peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat yang digelar secara hybrid. Salah satu lokasi peresmian berada di Jembatan Gantung Kampung Bayah 1, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Pejabat Utama Mabes Polri, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, serta jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri melaporkan pelaksanaan pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi kepada Presiden. Kapolri menyampaikan bahwa sebanyak 895 jembatan telah dibangun secara swadaya, dengan sebaran pembangunan dan revitalisasi berada di wilayah 30 Polda. Mayoritas pembangunan dan revitalisasi tersebut telah selesai dilaksanakan.

 

“Bapak Presiden, sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kami melaporkan bahwa kami telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya,” kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

 

Secara nasional, 895 Jembatan Merah Putih Presisi tersebut menghubungkan sedikitnya 1.314 desa. Keberadaan jembatan diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung akses terhadap fasilitas pendidikan, pelayanan sosial, pertanian, dan kegiatan perekonomian.

 

Program tersebut menyasar wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses akibat kondisi geografis. Pembangunan jembatan dilakukan dengan melibatkan jajaran Polri bersama pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

 

Di Provinsi Banten, terdapat 107 unit Jembatan Merah Putih Presisi, dengan Kabupaten Lebak menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pembangunan terbanyak, yakni 47 unit.

 

Salah satu jembatan berada di Kampung Bayah 1 dan menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari. Jembatan tersebut mendukung akses sekitar 8.000 jiwa, sekaligus mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Dengan tersedianya akses penghubung tersebut, masyarakat dapat lebih mudah menuju fasilitas pendidikan, pelayanan sosial, lahan pertanian, maupun pusat kegiatan ekonomi. Keberadaan jembatan juga diharapkan dapat memperpendek waktu tempuh antardesa dan memperlancar aktivitas masyarakat.

 

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi menjadi wujud kehadiran negara dalam membantu membuka akses masyarakat di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan konektivitas. Melalui 895 jembatan yang menghubungkan 1.314 desa, program tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi mobilitas serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

 

(Yuli)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş