30.3 C
Jakarta
Thursday, August 20, 2026
Home Blog

Polisi Amankan Pengedar Sabu dan Ganja di Percut Sei Tuan, Sempat Melawan Saat Ditangkap

0

Polisi Amankan Pengedar Sabu dan Ganja di Percut Sei Tuan, Sempat Melawan Saat Ditangkap

 

Medan – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan mengamankan seorang pria berinisial J (34), yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu dan ganja di Jalan M Yakub Lubis, Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan.

 

Penangkapan terhadap warga setempat itu dilakukan Tim 3 Unit I Satresnarkoba Polrestabes Medan pada Jumat (14/8/2026) sore. Proses pengamanan sempat berlangsung alot lantaran pria tersebut disebut melakukan perlawanan dan berusaha memprovokasi warga di sekitar lokasi.

 

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP mengatakan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas dugaan peredaran narkotika di kawasan tersebut.

 

Menindaklanjuti informasi itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan J.

“Dari laporan masyarakat, kami kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap J (34) yang merupakan warga setempat. Kami menemukan dua paket sabu siap edar dan sembilan paket ganja kering siap edar,” ujar Rafli, Kamis (20/8/2026) siang.

 

Selain narkotika, petugas juga mengamankan puluhan plastik klip yang diduga digunakan sebagai pembungkus sabu serta sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan aktivitas transaksi narkotika.

 

Rafli menjelaskan, proses penangkapan tidak berlangsung mudah. Saat hendak diamankan, J disebut berontak dan melakukan perlawanan terhadap petugas.

 

“Pelaku melawan dan berupaya memprovokasi warga agar proses penangkapannya gagal. Namun, tim di lapangan berhasil mengendalikan keadaan dan mengamankan pelaku beserta barang bukti ke Satresnarkoba Polrestabes Medan,” jelasnya.

 

Saat ini, J beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

 

Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengetahui asal-usul narkotika tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredarannya.

 

“Kami masih mengembangkan kasus ini. Orang-orang yang berkaitan dengan pelaku akan kami tindak sesuai hukum. Tidak akan ada tempat bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan,” pungkas Rafli.

 

Atas perbuatannya, J berpotensi dijerat dengan ketentuan pidana dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sesuai hasil penyidikan dan penerapan pasal oleh penyidik. (Endan)

Korbrimob Polri Perkuat Misi Kemanusiaan di NTT, Evakuasi Korban dan Dukung Kebutuhan Pengungsian

0

*Korbrimob Polri Perkuat Misi Kemanusiaan di NTT, Evakuasi Korban dan Dukung Kebutuhan Pengungsian*

 

Manggarai, NTT – Di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa bumi, personel Korbrimob Polri yang melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Nusa Tenggara Timur terus hadir memberikan dukungan di sejumlah lokasi terdampak. Pelayanan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari membantu evakuasi hingga mendukung kebutuhan dasar masyarakat di pengungsian bersama unsur terkait dan para relawan.

 

Pada Kamis (20/8/2026) pagi, sebanyak 10 personel Korbrimob Polri BKO Polda NTT yang dipimpin Ipda Alfonsius Anselmus melaksanakan kegiatan evakuasi korban menuju Posko Kesehatan Pengungsian di Desa Damer, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Dalam pelaksanaannya, kegiatan evakuasi dilakukan bersama Basarnas sebagai bagian dari upaya penanganan korban terdampak bencana.

 

Dukungan juga diberikan di area pengungsian utama Barangkolong, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai. Dua personel TIK Mako Korbrimob Polri BKO Polda NTT yang dipimpin Bripda Ramdani memasang perangkat Starlink dan Wontect di Posko Brimob yang berada di area pengungsian.

 

Pemasangan perangkat tersebut ditujukan untuk mendukung akses komunikasi dan kebutuhan daya listrik bagi warga pengungsian serta para relawan yang berada di lokasi bencana. Dukungan ini juga membantu kelancaran koordinasi dan pelayanan kemanusiaan selama masa tanggap darurat.

 

Sementara itu, pada pukul 09.50 WITA, lima personel Korbrimob Polri BKO Polda NTT yang dipimpin Danki Penugasan AKP Roy Ronaldo Dansu melaksanakan pendataan dan penyaluran bantuan logistik di Posko Terpadu Polri Peduli Bencana Barangkolong.

 

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar bagi batita dan balita serta sembako bagi masyarakat terdampak. Pendataan dilakukan untuk membantu memastikan bantuan disalurkan sesuai kebutuhan warga di lokasi pengungsian.

 

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Korps Brimob Polri dalam penanganan pascagempa di NTT. Sinergi dengan Basarnas, unsur terkait, dan relawan terus diperkuat untuk mendukung proses evakuasi, pelayanan kemanusiaan, komunikasi, kelistrikan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

 

 

(Yuli)

Polri Perkuat Penanganan Gempa NTT, Brimob Bergerak dari Evakuasi hingga Bantuan Logistik

0

*Polri Perkuat Penanganan Gempa NTT, Brimob Bergerak dari Evakuasi hingga Bantuan Logistik*

 

Jakarta, 20 Agustus 2026 — Memasuki hari keempat pascagempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT), Polri terus konsisten menjalankan operasi kemanusiaan. Sejak awal bencana hingga hari ini, personel Polri terus dikerahkan untuk membantu evakuasi, melayani masyarakat di pengungsian, mendistribusikan bantuan, serta mendukung kebutuhan komunikasi dan kebutuhan dasar warga terdampak.

 

Berdasarkan data resmi BNPB per 19 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, gempa bumi NTT telah menyebabkan 71 orang meninggal dunia. BNPB juga mencatat 59.647 warga mengungsi, dengan jumlah pengungsi terbesar berada di Kabupaten Manggarai. (BNPB⁠)

 

Sementara dari data tanggap darurat Stamaops Polri per 19 Agustus 2026 pukul 20.00 WITA, sebanyak 1.474 personel Polri dikerahkan dalam penanganan bencana.

 

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan tertulis Polri mengatakan pengerahan kekuatan Polri terus dilakukan secara konsisten mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat.

 

“Sejak awal bencana hingga memasuki hari keempat, Polri tetap konsisten hadir dan bergerak. Personel Brimob terus dikerahkan untuk membantu evakuasi dan pelayanan masyarakat, sementara dukungan logistik terus didorong ke wilayah terdampak. Kami memastikan penanganan terus berjalan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Trunoyudo.

 

Brimob Terus Bergerak

 

Konsistensi tersebut terlihat dari aktivitas Korbrimob Polri BKO Polda NTT yang hingga hari ini masih melaksanakan berbagai tugas kemanusiaan.

 

Pada Kamis (20/8/2026), 10 personel Korbrimob yang dipimpin Ipda Alfonsius Anselmus membantu proses evakuasi korban menuju Posko Kesehatan Pengungsian di Desa Damer, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, bersama Basarnas.

 

Di Posko Pengungsian Barangkolong, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, personel TIK Korbrimob memasang Starlink dan Wontech di Posko Brimob untuk mendukung akses komunikasi dan kebutuhan daya listrik bagi pengungsi serta relawan.

 

Sementara itu, 5 personel Korbrimob yang dipimpin Danki Penugasan AKP Roy Ronaldo Dansu melakukan pendataan dan penyaluran bantuan di Posko Terpadu Polri Peduli Bencana Barangkolong.

 

Bantuan yang disalurkan menyasar kebutuhan dasar batita, balita, dan masyarakat terdampak, termasuk sembako.

 

“Kebutuhan di setiap lokasi berbeda. Karena itu personel terus melakukan pendataan dan asesmen agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga. Selama masa tanggap darurat, pelayanan dan dukungan akan terus kami lakukan,” kata Trunoyudo.

 

19,6 Ton Bantuan Logistik Polri Telah Dikirim

 

Selain pengerahan personel, dukungan logistik dari Mabes Polri terus bergerak menuju wilayah terdampak.

 

Berdasarkan data Biroops Polda NTT per 19 Agustus 2026 pukul 20.00 WIB, bantuan logistik Mabes Polri yang telah dikirim hingga 18 Agustus 2026 mencapai 19.588 kilogram atau sekitar 19,6 ton.

 

Rinciannya, 13.963 kilogram dikirim melalui penerbangan reguler Bandara Soekarno-Hatta dan 5.625 kilogram melalui penerbangan dari Pondok Cabe.

 

Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji/MTP, selimut, tenda, Wontech, obat-obatan, perlengkapan K-9, banner/stiker, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya.

 

Selain bantuan logistik, dukungan kemanusiaan berupa uang tunai pada periode 15–19 Agustus 2026 mencapai Rp2.898.300.000.

 

Dana tersebut terdiri dari Polda jajaran Rp1.201.000.000, Bhayangkari Polda Sumut Rp300.000.000, dan masyarakat Rp1.397.300.000.

 

Bantuan Terus Bergerak

 

Polri terus memperkuat koordinasi dengan BNPB, BPBD, TNI, Basarnas, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat untuk memastikan penanganan berjalan terpadu.

 

BNPB sendiri menyebut pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi masih menjadi fokus utama, termasuk makanan, air minum, tempat tinggal sementara, matras dan selimut, layanan kesehatan, sanitasi, serta kebutuhan kelompok rentan. (BNPB⁠)

 

“Penanganan bencana membutuhkan kerja bersama. Polri terus memperkuat sinergi dengan seluruh unsur terkait. Selama masyarakat masih membutuhkan bantuan, personel Polri akan terus berada di lapangan dan dukungan logistik akan terus kami dorong sesuai kebutuhan,” tegas Trunoyudo.

 

Memasuki hari keempat, Brimob terus bergerak, personel Polri terus melayani, dan bantuan logistik terus dikirim menuju wilayah terdampak.

 

Sejak awal bencana hingga hari ini, Polri konsisten hadir untuk membantu, melindungi, dan memastikan masyarakat NTT tidak menghadapi bencana sendirian.

 

(Yuli)

Semarak HUT ke-81 RI, Pegadaian Kanwil I Medan Gelar PORWIL 2026 dan Adu Kreativitas

0

Semarak HUT ke-81 RI, Pegadaian Kanwil I Medan Gelar PORWIL 2026 dan Adu Kreativitas

 

Medan – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah I Medan menggelar Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 15–17 Agustus 2026.

 

Kegiatan tersebut diikuti insan Pegadaian dari Kanwil I Medan, sejumlah area dan cabang yang berada di wilayah kerja Kanwil I Medan, termasuk Area Medan, Rantau Prapat dan Banda Aceh.

 

PORWIL menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di lingkungan Pegadaian. Selain kompetisi olahraga, kegiatan juga diisi dengan perlombaan seni dan hiburan.

 

Berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi mini soccer, badminton, tenis meja, tenis lapangan, padel, basket, gaplek, catur, serta e-sports Mobile Legends. Selain itu, turut digelar lomba tari yang menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kreativitas dan kekompakan tim.

 

Sejumlah lokasi digunakan sebagai arena pertandingan, di antaranya Terminal Sport Center Padang Bulan, The Cage 3×3 Basketball Kampung Lalang, Padel Court Society Medan Baru, serta Aneka Mini Soccer Setiabudi Medan.

 

Persaingan antarpeserta berlangsung meriah dan kompetitif. Pada cabang tenis lapangan, kategori ganda campuran, Area Banda Aceh berhasil meraih juara pertama, disusul Area Medan 2 sebagai juara kedua.

 

Untuk kategori ganda putra, Area Medan 1 keluar sebagai juara pertama, sementara Area Banda Aceh SPI menempati posisi kedua.

 

Pada cabang badminton, Area Rantau Prapat berhasil menjadi juara pertama. Posisi kedua ditempati Area Medan 1, sedangkan Area Banda Aceh meraih juara ketiga.

 

Sementara itu, cabang basket dimenangkan Area Banda Aceh. Area Medan 1 menempati posisi kedua dan Area Medan 2 sebagai juara ketiga.

 

Persaingan juga berlangsung sengit pada cabang mini soccer. Area Medan 1 keluar sebagai juara pertama, diikuti Area Medan 2 sebagai juara kedua dan Area Banda Aceh sebagai juara ketiga.

 

Untuk cabang e-sports Mobile Legends, Area Medan 2 berhasil menjadi juara pertama. Area Banda Aceh berada di posisi kedua dan Area Medan 1 meraih juara ketiga.

 

Tenis Meja hingga Padel

 

Pada cabang tenis meja, Area Medan 1 keluar sebagai juara pertama, disusul Kanwil I Medan di posisi kedua dan Area Rantau di posisi ketiga.

 

Sementara pada cabang catur, juara pertama diraih CP Helvetia dan juara kedua CP Gaharu.

 

Untuk permainan tradisional gaplek, Kanwil I Medan berhasil meraih juara pertama dan posisi kedua juga ditempati perwakilan Kanwil I Medan.

 

Di cabang padel putra, Kanwil I Medan menjadi juara pertama, sedangkan Area Banda Aceh menempati posisi kedua. Sementara kategori padel wanita dimenangkan Kanwil I Medan, disusul CPS sebagai juara kedua.

 

Tak hanya olahraga, semangat kebersamaan juga terlihat dalam lomba tari. CP Tanjung Merawa berhasil meraih juara pertama, disusul Area Medan 2 sebagai juara kedua dan Kanwil I Medan sebagai juara ketiga.

 

Pemimpin Wilayah I Pegadaian Medan, Yohanis Wulang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan PORWIL 2026.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata mengejar kemenangan, tetapi menjadi sarana untuk membangun kebersamaan, mempererat hubungan antarkaryawan, serta menciptakan suasana kerja yang semakin positif.

 

“PORWIL ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita membangun kebersamaan, sportivitas, kekompakan dan semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi Pegadaian. Saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti setiap pertandingan dengan penuh semangat,” ujarnya.

 

Ia berharap semangat yang dibangun melalui PORWIL dapat terus dibawa ke lingkungan kerja. Menurutnya, kekompakan dan kolaborasi menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan serta memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

 

“Semangat kompetisi harus kita maknai secara positif. Setelah pertandingan selesai, kita kembali menjadi satu keluarga besar Pegadaian. Mudah-mudahan kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi dan meningkatkan soliditas seluruh insan Pegadaian di wilayah Kanwil I Medan,” katanya.

 

Pelaksanaan PORWIL 2026 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Pegadaian Kanwil I Medan. Kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang dari masing-masing cabang perlombaan.

 

Selamat kepada seluruh pemenang dan peserta PORWIL 2026. Semangat sportivitas, kebersamaan dan kolaborasi diharapkan terus menjadi bagian dari budaya kerja Pegadaian. (Endan)

KUNJUNGAN KAPOLDA LAMPUNG: BERIKAN ARAHAN, SEMANGAT DAN PESAN MORIL BAGI JAJARAN POLRES PESISIR BARAT

0

KUNJUNGAN KAPOLDA LAMPUNG: BERIKAN ARAHAN, SEMANGAT DAN PESAN MORIL BAGI JAJARAN POLRES PESISIR BARAT

 

Pesisir Barat – Kapolda Lampung Irjen. Pol. Helfi Assegaf, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Karo Ops Polda Lampung Kombes. Pol. Fadly Munzir Ismail, S.H., S.I.K., M.Si., beserta rombongan, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (19/8/2026).

 

Kunjungan tersebut berlangsung di Bandar Udara Muhammad Taufik Kiemas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, dan disambut Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., Wakapolres Pesisir Barat KOMPOL Sugeng Sumanto, S.E., M.H., beserta para Pejabat Utama (PJU), perwira dan personel jajaran Polres Pesisir Barat.

 

Dalam kunjungan kerjanya, Kapolda Lampung memberikan arahan, motivasi dan pesan moril kepada seluruh personel agar tetap bersyukur serta tidak kehilangan semangat dalam melaksanakan tugas, meskipun menghadapi keterbatasan personel, fasilitas maupun anggaran. Kapolda menekankan pentingnya bekerja keras, disiplin, bertanggung jawab dan tertib administrasi.

 

Personel juga diminta untuk tidak bekerja secara monoton, melainkan mampu berpikir besar, menciptakan terobosan, serta membangun komunikasi dan jaringan yang baik dengan pemerintah daerah, masyarakat, pengusaha maupun seluruh pihak terkait.

 

“Jangan mengeluh atau merasa kecil karena keterbatasan. Justru dalam keterbatasan kita harus mampu belajar, berinovasi, bekerja dengan hati dan memberikan manfaat,” pesan Kapolda.

 

Kapolda juga menekankan agar setiap personel dimanfaatkan secara optimal karena setiap anggota sangat berharga.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus terus ditingkatkan, termasuk melalui penguatan keamanan kawasan wisata dan pemberdayaan masyarakat.

 

Terkait persoalan konflik lahan, Kapolda meminta jajaran untuk mendorong penyelesaian secara baik dan sesuai ketentuan melalui verifikasi serta penataan status tanah dan masyarakat adat, dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh adat, akademisi dan instansi terkait, termasuk BPN.

 

Sementara itu, perusahaan perkebunan diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat melalui kemitraan dan pengelolaan lahan yang adil dan saling menguntungkan.

 

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Lampung juga memberikan penekanan tegas kepada seluruh personel jajaran Polres Pesisir Barat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

 

“Jangan ada anggota yang terlibat narkoba. Tidak ada toleransi dan akan ditindak tegas hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” tegas Kapolda.

 

Kapolda berharap seluruh personel mampu menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Sementara itu, Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kapolda Lampung merupakan bentuk perhatian dan motivasi pimpinan kepada seluruh jajaran Polres Pesisir Barat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.

 

“Kunjungan dan arahan Bapak Kapolda Lampung menjadi motivasi bagi kami seluruh personel untuk semakin meningkatkan semangat, disiplin dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami akan menindaklanjuti setiap arahan dan penekanan yang telah disampaikan,” ujar Kapolres.

 

“Semoga dengan adanya kunjungan dan arahan Bapak Kapolda Lampung ini, seluruh personel semakin termotivasi, solid dan mampu memberikan kinerja terbaik serta manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Barat,” pungkas Kapolres AKBP Rinto Havian Simbolon.

 

(Tim Humas Polres Pesisir Barat)

KUNJUNGAN KAPOLDA LAMPUNG: BERIKAN ARAHAN, SEMANGAT DAN PESAN MORIL BAGI JAJARAN POLRES PESISIR BARAT

0

KUNJUNGAN KAPOLDA LAMPUNG: BERIKAN ARAHAN, SEMANGAT DAN PESAN MORIL BAGI JAJARAN POLRES PESISIR BARAT

 

Pesisir Barat – Kapolda Lampung Irjen. Pol. Helfi Assegaf, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Karo Ops Polda Lampung Kombes. Pol. Fadly Munzir Ismail, S.H., S.I.K., M.Si., beserta rombongan, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (19/8/2026).

 

Kunjungan tersebut berlangsung di Bandar Udara Muhammad Taufik Kiemas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, dan disambut Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., Wakapolres Pesisir Barat KOMPOL Sugeng Sumanto, S.E., M.H., beserta para Pejabat Utama (PJU), perwira dan personel jajaran Polres Pesisir Barat.

 

Dalam kunjungan kerjanya, Kapolda Lampung memberikan arahan, motivasi dan pesan moril kepada seluruh personel agar tetap bersyukur serta tidak kehilangan semangat dalam melaksanakan tugas, meskipun menghadapi keterbatasan personel, fasilitas maupun anggaran. Kapolda menekankan pentingnya bekerja keras, disiplin, bertanggung jawab dan tertib administrasi.

 

Personel juga diminta untuk tidak bekerja secara monoton, melainkan mampu berpikir besar, menciptakan terobosan, serta membangun komunikasi dan jaringan yang baik dengan pemerintah daerah, masyarakat, pengusaha maupun seluruh pihak terkait.

 

“Jangan mengeluh atau merasa kecil karena keterbatasan. Justru dalam keterbatasan kita harus mampu belajar, berinovasi, bekerja dengan hati dan memberikan manfaat,” pesan Kapolda.

 

Kapolda juga menekankan agar setiap personel dimanfaatkan secara optimal karena setiap anggota sangat berharga.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus terus ditingkatkan, termasuk melalui penguatan keamanan kawasan wisata dan pemberdayaan masyarakat.

 

Terkait persoalan konflik lahan, Kapolda meminta jajaran untuk mendorong penyelesaian secara baik dan sesuai ketentuan melalui verifikasi serta penataan status tanah dan masyarakat adat, dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh adat, akademisi dan instansi terkait, termasuk BPN.

 

Sementara itu, perusahaan perkebunan diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat melalui kemitraan dan pengelolaan lahan yang adil dan saling menguntungkan.

 

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Lampung juga memberikan penekanan tegas kepada seluruh personel jajaran Polres Pesisir Barat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

 

“Jangan ada anggota yang terlibat narkoba. Tidak ada toleransi dan akan ditindak tegas hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” tegas Kapolda.

 

Kapolda berharap seluruh personel mampu menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Sementara itu, Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kapolda Lampung merupakan bentuk perhatian dan motivasi pimpinan kepada seluruh jajaran Polres Pesisir Barat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.

 

“Kunjungan dan arahan Bapak Kapolda Lampung menjadi motivasi bagi kami seluruh personel untuk semakin meningkatkan semangat, disiplin dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami akan menindaklanjuti setiap arahan dan penekanan yang telah disampaikan,” ujar Kapolres.

 

“Semoga dengan adanya kunjungan dan arahan Bapak Kapolda Lampung ini, seluruh personel semakin termotivasi, solid dan mampu memberikan kinerja terbaik serta manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Barat,” pungkas Kapolres AKBP Rinto Havian Simbolon.

 

(Tim Humas Polres Pesisir Barat)

*Dari Kelapadua, Semangat HUT ke-10 PKBB dan Hari Juang Polri Hadir Lewat Bakti Sosial*

0

*Dari Kelapadua, Semangat HUT ke-10 PKBB dan Hari Juang Polri Hadir Lewat Bakti Sosial*

 

 

 

Depok – Menjelang peringatan Hari Juang Polri pada 21 Agustus 2026, Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) menggelar bakti sosial dalam rangka HUT ke-10 PKBB di lingkungan Kesatrian Amji Attak Mako Brimob Kelapadua, Depok, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial yang dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi.

 

Sebanyak 500 paket sembako disalurkan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Khusus di Kelapadua, sebanyak 200 paket diberikan kepada masyarakat dan pekerja harian lepas (PHL) di sekitar Asrama Brimob Kelapadua.

 

Kegiatan di Kelapadua dipimpin langsung Ketua Umum PKBB, Komjen Pol. (Purn.) Imam Sudjarwo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurut beliau, nilai bantuan bukan semata-mata diukur dari besar kecilnya pemberian, melainkan dari kepedulian dan rasa cinta kepada sesama.

 

“Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi lihatlah dari rasa cinta kita kepada Bapak dan Ibu sekalian,” tutur Ketua Umum PKBB, Komjen Pol. (Purn.) Imam Sudjarwo.

 

Bakti sosial yang sama juga berlangsung di Kedung Halang, Bogor, yang dipimpin Wakil Ketua Umum II PKBB, Komjen Pol. (Purn.) Unggung Cahyono, serta di Pamulang yang dipimpin Komjen Pol. (Purn.) Arif Wachyunadi.

 

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum II PKBB menyampaikan bahwa pelaksanaan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan HUT ke-10 PKBB. Beliau juga mengapresiasi keluarga besar PKBB Kedung Halang yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan.

 

Beliau mengungkapkan, puncak peringatan HUT ke-10 PKBB akan digelar di Gedung Satya Haprabu Mako Korbrimob Kelapadua, Depok, Kamis (27/8/2026).

 

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Umum II PKBB juga menyampaikan tema HUT ke-10, yaitu “Setia dalam Kebersamaan”. Tema tersebut mencerminkan komitmen untuk terus setia kepada bangsa dan negara serta menjaga kekompakan dan silaturahmi di antara keluarga besar Brimob.

 

“Setia yang kami maksud tentunya setia kepada bangsa dan negara. Kita terus merajut kesetiaan dan kekompakan, sehingga sejak masa dinas hingga saat ini, silaturahmi di antara kita tetap terjalin dengan baik,” ungkap Wakil Ketua Umum II PKBB, Komjen Pol. (Purn.) Unggung Cahyono.

 

Sementara itu, Komjen Pol. (Purn.) Arif Wachyunadi dalam sambutannya di Pamulang menekankan makna sosial dari kegiatan tersebut. Menurut beliau, bakti sosial menjadi sarana untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

“Maksud dan tujuan daripada bakti sosial ini adalah untuk berbagi kasih kepada Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian yang memerlukan,” tutur Komjen Pol. (Purn.) Arif Wachyunadi.

 

Beliau juga menjelaskan bahwa 21 Agustus memiliki nilai historis bagi PKBB karena menjadi tanggal berdirinya organisasi tersebut pada 2016. Dalam perkembangannya, pada 2024 tanggal yang sama ditetapkan sebagai Hari Juang Polri.

 

“Sebagai bentuk rasa syukur dan kebahagiaan kita sebagai warga PKBB, kita tetap menghormati dan melaksanakan tanggal 21 Agustus sebagai Hari Ulang Tahun PKBB sekaligus sebagai Hari Juang Polri,” tutur Komjen Pol. (Purn.) Arif Wachyunadi.

 

Pelaksanaan bakti sosial tersebut turut mendapat dukungan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPAPK) SCTV-Indosiar. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi dalam kegiatan sosial PKBB untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Rangkaian kegiatan di Kelapadua, Kedung Halang, dan Pamulang menjadi wujud nyata semangat “Tetap Setia dalam Kebersamaan”, sekaligus upaya PKBB menjaga kepedulian dan hubungan baik dengan masyarakat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima dan memperkuat semangat pengabdian menjelang Hari Juang Polri 2026.

 

(Yuli)

Dankorbrimob Polri Dampingi Kapolri Kunker ke NTB, Perkuat Komitmen Swasembada Bawang Putih Nasional

0

*Dankorbrimob Polri Dampingi Kapolri Kunker ke NTB, Perkuat Komitmen Swasembada Bawang Putih Nasional*

 

 

Lombok Timur, NTB – Komitmen Polri mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional kembali diwujudkan melalui kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026).

 

Dalam kunjungan tersebut, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat turut mendampingi Kapolri dalam rangkaian kegiatan penanaman bawang putih serentak, panen raya bawang putih, hingga peletakan batu pertama atau _groundbreaking_ Gudang Ketahanan Pangan Polri di Sembalun.

 

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Polri dalam mendukung percepatan program swasembada pangan nasional sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto. Kapolri bersama sejumlah pejabat pemerintah dan pemangku kepentingan hadir langsung melihat perkembangan budidaya bawang putih yang menjadi salah satu komoditas penting dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor.

 

Setibanya di Sembalun, Kapolri bersama rombongan meninjau lokasi budidaya serta mengikuti rangkaian kegiatan utama yang dipusatkan di wilayah Desa Sembalun Bumbung. Selain penanaman bawang putih secara serentak, kegiatan juga dirangkaikan dengan panen raya dan _groundbreaking_ Gudang Ketahanan Pangan Polri.

 

Program pengembangan bawang putih di Sembalun sendiri telah menunjukkan perkembangan signifikan. Budidaya yang mulai dikembangkan pada 2025 bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata dari lahan awal sekitar 15 hektare kini telah berkembang hingga sekitar 534 hektare. Produktivitas varietas Sangga Sembalun dan Lumbu Putih tercatat rata-rata mencapai 20–25 ton per hektare.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri juga menyerahkan bantuan sarana pertanian kepada para petani. Bantuan tersebut antara lain berupa 90 unit traktor tangan, satu unit traktor roda empat, lima pompa air tenaga surya, 19 pompa air beserta perlengkapannya, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku. Dukungan ini diharapkan semakin memperkuat produktivitas petani sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada bawang putih nasional.

 

Kegiatan di Sembalun turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), jajaran Forkopimda NTB, kelompok tani, serta masyarakat.

 

Kehadiran Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat mendampingi Kapolri dalam agenda tersebut menegaskan dukungan Korps Brimob Polri terhadap berbagai program prioritas pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

 

Bagi Korbrimob Polri, dukungan terhadap ketahanan pangan merupakan bagian dari semangat pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah, kelompok tani dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kekuatan penting untuk membangun kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Dari Sembalun, semangat tersebut kembali ditegaskan: Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga mengambil bagian dalam upaya membangun ketahanan nasional melalui sektor pangan, dari proses penanaman, pemeliharaan, panen hingga penguatan sarana penyimpanan hasil pertanian.

 

 

(Yuli)

Korbrimob BKO Polda NTT Layani dan Data Bantuan Logistik Warga Terdampak Gempa*

0

*Korbrimob BKO Polda NTT Layani dan Data Bantuan Logistik Warga Terdampak Gempa*

 

 

 

Manggarai, NTT – Personel Korps Brimob Polri BKO Polda Nusa Tenggara Timur terus memperkuat pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai. Kegiatan dilakukan melalui pelayanan dan pendataan bantuan logistik di Posko Terpadu Bantuan Logistik, Posko Pengungsian Barangkolong, Rabu (19/8/2026).

 

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut berlangsung di Jalan Barangkolong RT 13/RW 04, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai. Personel bertugas memberikan pelayanan sekaligus melakukan pendataan kebutuhan dan penerima bantuan logistik bagi warga terdampak bencana.

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas kemanusiaan personel Korbrimob Polri BKO Polda NTT dalam mendukung penanganan pascabencana gempa bumi, khususnya dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tertib dan tepat sasaran.

 

Pelaksanaan kegiatan berada di bawah kendali Komandan Kompi Penugasan, AKP Roy Ronaldo Dansu, S.Tr.K., S.I.K. Kehadiran personel di posko diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama berada di lokasi pengungsian sekaligus memperkuat pelayanan terpadu dalam penanganan dampak bencana.

 

Melalui kegiatan tersebut, Korbrimob Polri menunjukkan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kondisi darurat, tetapi juga dalam mendukung proses pemulihan warga terdampak bencana.

 

(Yuli)

Pelaksana Rehabilitasi Tanggul Way Ketibung–Way Sulan Abaikan K3, Pekerja Disebut Tak Gunakan Peralatan Safety

0

Pelaksana Rehabilitasi Tanggul Way Ketibung–Way Sulan Abaikan K3, Pekerja Disebut Tak Gunakan Peralatan Safety

 

LAMPUNG SELATAN, UPDATE87.COM – Pelaksanaan proyek Rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menjadi sorotan. Kali ini, pelaksana proyek diduga belum menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara maksimal.

 

Pantauan di lokasi proyek menunjukkan adanya pekerja yang diduga melakukan aktivitas pekerjaan tanpa dilengkapi peralatan keselamatan kerja yang memadai. Sejumlah pekerja disebut tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm keselamatan, rompi, sepatu keselamatan maupun perlengkapan K3 lainnya sesuai dengan risiko pekerjaan di lapangan.

 

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai penerapan standar K3 pada proyek yang menggunakan anggaran negara tersebut. Terlebih, pekerjaan rehabilitasi tanggul melibatkan aktivitas alat berat, material batu dan tanah, serta kondisi medan kerja yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

 

K3 bukan sekadar formalitas dalam pekerjaan konstruksi. Penerapan keselamatan kerja merupakan bagian penting yang wajib diperhatikan oleh penyedia jasa konstruksi untuk melindungi pekerja maupun pihak lain yang berada di sekitar lokasi pekerjaan.

 

Proyek Rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan diketahui merupakan pekerjaan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan informasi yang sebelumnya diperoleh, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT Tirta Indo Karya, dengan konsultan supervisi PT Rayakonsult KSO PT Bina Buana Raya.

 

Dengan nilai dan sumber pembiayaan yang berasal dari negara, pelaksanaan pekerjaan semestinya tidak hanya mengejar progres fisik, tetapi juga memastikan seluruh ketentuan keselamatan konstruksi diterapkan.

 

Dugaan tidak digunakannya APD oleh pekerja juga menjadi perhatian karena kecelakaan kerja dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada pekerjaan yang berdekatan dengan aliran sungai dan menggunakan alat berat.

 

Berpotensi Langgar Ketentuan Keselamatan Konstruksi

 

Secara umum, penyedia jasa konstruksi memiliki kewajiban menerapkan sistem keselamatan konstruksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Penerapan K3 antara lain mencakup identifikasi bahaya, penyediaan APD, pengawasan keselamatan, serta prosedur kerja yang aman.

 

Apabila benar ditemukan pekerja tidak menggunakan APD sebagaimana dipersyaratkan dalam rencana keselamatan konstruksi, kondisi tersebut patut dievaluasi oleh pihak pelaksana maupun pengawas pekerjaan.

 

(YUSRON)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş