33.4 C
Jakarta
Sunday, May 3, 2026
Home Blog

Perkembangan Pragosa Bag sebagai produk kreatif unggulan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 2 Yonkav 7 Cabang XIII Brigkav 1 PD Jaya tidak terlepas dari peran aktif dan dukungan penuh pimpinan

0

Perkembangan Pragosa Bag sebagai produk kreatif
Ketua Persit, Ny. Irma Wahyuansyah,
secara konsisten memberikan pembinaan, arahan,
serta motivasi kepada seluruh anggota agar terus
mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang
produktif dan bernilai ekonomi.
Dalam setiap kesempatan, beliau menegaskan pentingnya
pemberdayaan anggota Persit sebagai bagian dari upaya
meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan keluarga
prajurit. Melalui dukungan moral, fasilitasi pelatihan, serta
keterlibatan dalam berbagai kegiatan pameran dan promosi,
Ketua Persit mendorong terciptanya iklim organisasi yang
kondusif bagi tumbuhnya kreativitas dan inovasi.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Ketua Persit turut hadir dan
mendampingi secara langsung berbagai kegiatan pembinaan
serta promosi produk anggota. Dokumentasi kegiatan
tersebut menjadi bukti komitmen dan perhatian beliau dalam
mendorong berkembangnya kreativitas serta kemandirian
anggota Persit Ranting 2 Yonkav 7. Dukungan tersebut
sejalan dengan perhatian dan apresiasi Komandan Batalyon
Kavaleri 7 terhadap kegiatan Persit yang bersifat positif dan
membangun. Komandan Batalyon Kavaleri 7 senantiasa
memberikan ruang dan dukungan terhadap program-
program pemberdayaan yang dilaksanakan, sebagai wujud
sinergi antara satuan dan organisasi Persit dalam
mendukung kesejahteraan keluarga besar Yonkav 7.
Diharapkan, dengan dukungan berkelanjutan dari pimpinan
satuan, Pragosa Bag dapat terus berkembang, meningkatkan
kualitas serta daya saing produk, dan menjadi salah satu
wujud nyata keberhasilan program pemberdayaan Persit
Kartika Chandra Kirana Ranting 2 Yonkav 7 Cabang XIII
Brigkav 1 PD Jaya.

(Yuli)

Kepala Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., menghadiri kegiatan Rembuk Buruh bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan

0

Jumat , 1-5-2026.

Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara pemerintah daerah dan perwakilan buruh dalam menyampaikan aspirasi serta membahas berbagai isu ketenagakerjaan di wilayah Sumatera Selatan. Selain Dansat Brimob, acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan, Kapolda Sumatera Selatan, Pangdam II/Sriwijaya, serta para pejabat utama (PJU) dari unsur pemerintah daerah.

Dalam suasana yang kondusif dan penuh kebersamaan, para peserta rembuk buruh berdiskusi secara terbuka mengenai berbagai tantangan yang dihadapi para pekerja, termasuk kesejahteraan, perlindungan tenaga kerja, serta stabilitas hubungan industrial. Kehadiran unsur Forkopimda menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung terciptanya iklim kerja yang harmonis.

Kombes Pol. Susnadi, S.I.K. menyampaikan bahwa jajaran Brimob Polda Sumsel siap mendukung pengamanan serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih efektif antara buruh dan pemerintah, sehingga setiap aspirasi dapat ditindaklanjuti secara konstruktif demi kemajuan bersama di Provinsi Sumatera Selatan.

(Yuli)

Sentuhan Humanis Polwan di Tengah Aksi Buruh, Bagikan Bunga dan Bangun Dialog

0

Semarang, Update 87.Com || di hari buruh Nasional ini,
Polda Jateng-Kota Semarang , Di tengah berlangsungnya aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai interaksi antara aparat kepolisian dan para peserta aksi, Jumat (1/5/2026) Sore 16.30 Wib.

Momen tersebut terlihat saat tim negosiator dari Polda Jawa Tengah, khususnya para srikandi Polri, hadir di tengah massa buruh, elemen mahasiswa dan masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan persuasif. Tidak hanya menjalankan tugas pengawalan, para polwan ini juga aktif membangun komunikasi dengan para peserta aksi.

Dengan senyum ramah, para polwan negosiator tampak mendengarkan aspirasi yang disampaikan buruh, sekaligus menjalin dialog ringan yang mencairkan suasana. Bahkan, sebagai bentuk empati terhadap perjuangan kaum buruh, mereka turut membagikan bunga kepada peserta aksi.

Gestur sederhana tersebut mendapat respons positif dari para buruh. Sejumlah peserta aksi terlihat menyambut hangat, berbincang santai, hingga mengabadikan momen kebersamaan melalui foto bersama.

Kehangatan interaksi ini menjadi gambaran bahwa penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara damai, tertib, dan bermartabat. Pendekatan humanis yang ditunjukkan aparat kepolisian juga memperkuat kepercayaan serta membangun ruang komunikasi yang lebih terbuka antara masyarakat dan Polri.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa pendekatan persuasif dan humanis menjadi prioritas dalam setiap pengawalan kegiatan masyarakat, termasuk dalam momentum May Day.

“ Salah satu tugas Tim Polwan Negosiator adalah membangun komunikasi yang baik dengan elemen buruh yang melakukan unjuk rasa. Pendekatan humanis ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang sejuk sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan tertib dan damai,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa interaksi yang terjalin di lapangan merupakan cerminan komitmen Polri dalam mengedepankan pelayanan yang empatik dan menghargai setiap bentuk penyampaian aspirasi masyarakat.

“Dengan menjaga suasana tetap kondusif dan penuh kebersamaan, diharapkan peringatan May Day di Jawa Tengah dapat berlangsung dengan aman dan bermartabat, sehingga mencerminkan sinergi positif antara aparat dan masyarakat,” pungkasnya.
(Adi – Nur, Tim update 87 jateng)

Jumat Barokah Pewarta Polrestabes Medan Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Media–Polisi

0

Medan, update87.com

Kebersamaan dan kehangatan tampak mewarnai kegiatan rutin “Jumat Barokah” yang digelar Pewarta Polrestabes Medan di Sekretariat mereka di Jalan Bromo, Lorong Karya, Kecamatan Medan Area, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini kembali menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antaranggota, sekaligus wadah untuk berbagi serta memperkuat solidaritas di kalangan wartawan yang tergabung dalam organisasi tersebut.

Sejumlah jurnalis hadir mengikuti rangkaian acara yang diisi dengan doa bersama dan diskusi ringan seputar peran media dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis SH, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran para anggota serta dukungan yang terus terjalin selama ini.

Ia menegaskan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara insan pers dan kepolisian guna menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi publik.

Menurutnya, kegiatan Jumat Barokah bukan sekadar rutinitas mingguan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian sosial serta sarana memperkuat kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap semangat kebersamaan terus terjaga dan memberikan manfaat positif bagi semua,” ungkapnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana penuh keakraban terasa di antara para peserta. Mereka saling berbincang, bertukar pengalaman, serta mempererat hubungan kekeluargaan.

Ke depan, kegiatan Jumat Barokah ini diharapkan terus berlanjut sebagai tradisi positif yang mencerminkan sinergi antara media dan aparat penegak hukum dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Endan)

Polrestabes Semarang Ungkap Kasus Curanmor, Empat Tersangka Diamankan

0

Semarang , Update 87.com || – Polrestabes Semarang berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan masyarakat di wilayah Kota Semarang. Dalam pengungkapan tersebut, aparat kepolisian mengamankan empat tersangka beserta sejumlah barang bukti kendaraan hasil kejahatan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja intensif Unit 5 Resmob Satreskrim dalam menindaklanjuti tiga laporan polisi yang diterima sepanjang Maret hingga April 2026.

“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengamankan para pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan di beberapa lokasi di Kota Semarang,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Kamis (30/4).

Empat tersangka yang diamankan masing-masing berinisial AS (40), AMF (38), AW (39), dan DF (45), yang seluruhnya merupakan warga Kota Semarang. Polisi juga mengamankan sejumlah sepeda motor yang diduga merupakan hasil tindak kejahatan.

Kasus ini terungkap dari tiga laporan korban, yakni M.H.Y., A.P.Y., dan L.Y.P., dengan lokasi kejadian tersebar di sejumlah titik, di antaranya kawasan Mugasari, Semarang Selatan; Bojongsalaman, Semarang Barat; serta wilayah Pedurungan.

Dalam salah satu kejadian di kawasan Pusponjolo, korban kehilangan sepeda motor setelah diparkir di area kos. Berdasarkan rekaman CCTV milik warga sekitar, terlihat dua pelaku mengambil kendaraan tersebut. Sementara di kawasan Mugasari, pelaku memanfaatkan kelalaian korban yang meninggalkan kunci masih menempel pada sepeda motor dan pintu garasi dalam kondisi terbuka.

Kasus lainnya terjadi di wilayah Pedurungan, tepatnya di area parkir sebuah klinik di Jalan Majapahit. Korban yang tengah bekerja mendapati kendaraannya hilang saat kembali ke lokasi parkir.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menjelaskan bahwa para pelaku menjalankan aksinya dengan memanfaatkan kelengahan korban.

“Modus operandi para tersangka adalah mencari rumah atau kos dengan kondisi tidak aman, seperti pintu terbuka atau kunci kendaraan yang masih terpasang. Dari situ, pelaku dengan mudah mengambil kendaraan,” jelasnya.

Akibat perbuatan para tersangka, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah dari beberapa unit sepeda motor yang berhasil digasak.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

Polrestabes Semarang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam menjaga keamanan kendaraan pribadi. Langkah sederhana seperti mengunci stang, mencabut kunci, serta memastikan pintu rumah atau kos dalam kondisi terkunci dinilai efektif untuk mencegah tindak kejahatan serupa.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari komitmen Polrestabes Semarang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan rasa aman bagi warga di wilayah Kota Semarang.
( Adi – Nur & Tim update 87 jateng)

Kesiapsiagaan Jelang May Day, Korbrimob Polri Lakukan Asistensi dan Pengecekan di Satbrimob Polda Jabar

0

Sumedang, Jawa Barat – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, Satuan Brimob Polda Jawa Barat menerima kunjungan kerja Tim Asistensi Korps Brimob Polri guna memastikan kesiapan penuh dalam pengamanan kegiatan tersebut. Kegiatan asistensi ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 April 2026, bertempat di Mako Satbrimob Polda Jabar, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Teknisi KBR Utama TK I Korbrimob Polri Irjen Pol. Rudy Harianto, didampingi Teknisi KBR Madya TK III Kombes Pol. Fathoni Riza serta Teknisi KBR Madya TK III Kombes Pol. Riza Faisal. Kehadiran tim disambut langsung oleh Dansatbrimob Polda Jabar Brigjen Pol. Donyar Kusumadji bersama para pejabat utama Satbrimob Polda Jabar.

Fokus utama asistensi kali ini adalah memastikan kesiapsiagaan personel, perlengkapan, serta strategi pengamanan dalam menghadapi dinamika peringatan May Day yang melibatkan mobilisasi massa buruh dalam jumlah besar, termasuk pergerakan menuju Jakarta.

Dalam rangkaian kegiatan, tim asistensi melaksanakan konsolidasi sekaligus pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel, perlengkapan, dan aspek teknis pendukung lainnya. Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa seluruh jajaran berada dalam kondisi optimal untuk mendukung pengamanan kegiatan May Day serta potensi gangguan kamtibmas lainnya.

Irjen Pol. Rudy Harianto dalam arahannya menegaskan bahwa kesiapan menghadapi May Day harus dilakukan secara maksimal dan terukur.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh personel Brimob Polda Jabar benar-benar siap, baik dari segi kemampuan, mental, maupun perlengkapan. Tantangan tugas ke depan semakin kompleks, sehingga kesiapan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” tegas Ketua tim asistensi.

Sementara itu, Dansatbrimob Polda Jabar Brigjen Pol. Donyar Kusumadji menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung pengamanan May Day.

“Kami menyambut baik kegiatan asistensi ini sebagai bentuk perhatian dan penguatan dari Korbrimob Polri. Satbrimob Polda Jabar siap melaksanakan setiap tugas yang diamanatkan dengan maksimal, serta terus meningkatkan kemampuan dan soliditas personel,” ujarnya.

Selain pengecekan langsung, kegiatan juga diisi dengan rapat koordinasi melalui zoom meeting yang terhubung dengan Mabes Polri dan dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama para menteri dan pimpinan instansi terkait.

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada langkah strategis lintas sektor dalam menghadapi peringatan May Day, termasuk pengamanan, pengaturan pergerakan massa, serta antisipasi potensi kerawanan di berbagai wilayah.

Selain itu, Tim Asistensi Korbrimob Polri juga melaksanakan audiensi dengan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan yang didampingi oleh pejabat utama Polda Jabar. Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara komprehensif kesiapan pengamanan May Day di wilayah Jawa Barat, termasuk rencana pengamanan kegiatan May Day Fiesta di Monas Jakarta, pengawalan pergerakan puluhan ribu buruh dari wilayah Jabar, serta kesiapan sarana prasarana dan strategi pengendalian massa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Brimob semakin sigap, profesional, dan responsif dalam mengawal peringatan May Day agar berjalan aman, tertib, dan kondusif, serta mampu memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat.

(Yuli)

Kebakaran Dahsyat Johar: 450 Kios Jadi Abu, Investigasi Besar Dimulai

0

Semarang, Update 87. Com || – Kamis Siang di Kawasan Pasar Kanjengan Johar (30/4), masih menyisakan jejak luka dari kebakaran hebat yang terjadi malam sebelumnya. Sisa-sisa bangunan yang menghitam, bau asap yang belum sepenuhnya hilang, serta puing-puing kios menjadi saksi bisu besarnya peristiwa yang melanda para pedagang.

Namun di tengah suasana tersebut, harapan untuk menemukan jawaban mulai dibangun.

Sekira pukul 11.45 WIB, kegiatan olah tempat kejadian perkara dimulai. Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah hadir untuk mengurai apa yang sebenarnya terjadi di balik kobaran api yang menghanguskan ratusan kios dan puluhan ruko tersebut. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh oleh jajaran Polsek Semarang Tengah. Dipimpin Kanit Reskrim Iptu Muhammad Nurul personel gabungan dari fungsi Reskrim, Sabhara dan Binmas disiagakan di berbagai titik. Mereka memastikan area tetap steril, menjaga agar proses penyelidikan berjalan tanpa gangguan, sekaligus mengatur pergerakan warga yang masih berdatangan ke lokasi.

Di antara puing-puing yang tersisa, tim Labfor yang dipimpin AKBP Toto Trikusuma bekerja dengan teliti. Setiap sudut diperiksa, setiap sisa material dianalisis, mencari petunjuk yang dapat mengungkap asal mula api. Perwakilan dari Dinas Perdagangan Kota Semarang turut hadir, mendampingi dan mendata dampak kerugian yang dialami para pedagang.

Data sementara mencatat sekitar 450 kios PKL di blok C serta 26 ruko di blok F terdampak kebakaran. Angka yang bukan sekadar statistik, tetapi menggambarkan ratusan harapan dan mata pencaharian yang harus kembali dibangun dari awal.

Di tengah suasana yang masih menyisakan duka, kehadiran aparat kepolisian memastikan bahwa proses pencarian kebenaran berjalan transparan dan profesional.

Karena di balik setiap peristiwa besar, selalu ada upaya untuk menemukan jawaban. Dan dari jawaban itulah, langkah pencegahan ke depan dapat dibangun agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
( Adi – Nur & Tim update 87 jateng)

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang sempat viral di media sosial dalam beberapa pekan terakhir

0

Jakarta, Kamis (30/04/2026).

Pengungkapan tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Bayu Kurniawan, didampingi Kasi Humas Kompol Teta. Dalam keterangannya, dijelaskan bahwa kasus ini berawal dari dua laporan polisi, yakni LP/B/84/IV/2026 dari Polsek Pasar Rebo dan LP/B/42/IV/2026 dari Polsek Cipayung.

AKBP Bayu Kurniawan menjelaskan, laporan pertama diterima pada 24 April 2026. Kejadian bermula saat korban membuka konter miliknya dan mendapati kondisi toko telah rusak. Bagian plafon diketahui telah dijebol oleh pelaku.

“Setelah dilakukan pengecekan, korban kehilangan sejumlah barang berupa satu unit laptop Lenovo, satu unit tablet Infinix, serta 16 voucher pulsa dari berbagai operator,” ujarnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diketahui masuk ke dalam toko dengan cara membobol plafon bagian atas bangunan. Modus operandi yang digunakan adalah menyasar toko dalam kondisi sepi pada malam hingga dini hari, kemudian merusak bagian atas bangunan untuk mengambil barang-barang yang mudah dijual kembali.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur bersama Unit Reskrim Polsek Pasar Rebo melakukan serangkaian penyelidikan. Dari hasil analisa rekaman CCTV dan informasi yang diperoleh di lapangan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku.

“Tim kemudian bergerak dan berhasil mengamankan pelaku di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara,” jelasnya.

Pelaku yang diamankan diketahui berinisial RT dan merupakan pelaku tunggal. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan dua kali aksi pencurian di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur, yakni di Pasar Rebo dan Cipayung.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Polres Metro Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi tindak kejahatan pada malam hari, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

(Yuli)

Personel Satbrimob Polda Sumsel Ikuti Apel Kesiapan Pengamanan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026

0

Palembang, Kamis (30/04/2026) — Personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sumatera Selatan mengikuti kegiatan apel kesiapan pengamanan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis pagi, 30 April 2026, bertempat di Lapangan Polrestabes Palembang.

Apel kesiapan ini digelar sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan peringatan May Day. Dalam pelaksanaannya, seluruh personel tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

Kegiatan apel dipimpin oleh pejabat utama Polrestabes Palembang, yang dalam arahannya menekankan pentingnya profesionalisme, sinergitas, serta pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Hal ini bertujuan untuk memastikan peringatan Hari Buruh Internasional dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Personel Satbrimob Polda Sumsel disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para buruh yang akan menyampaikan aspirasi. Selain itu, koordinasi lintas satuan juga terus diperkuat guna mendukung kelancaran kegiatan pengamanan di lapangan.

Dengan dilaksanakannya apel kesiapan ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan peringatan May Day Tahun 2026 di wilayah Kota Palembang dapat berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif, serta tetap mengedepankan prinsip pelayanan kepada masyarakat.

(Yuli)

Kawasan Pasar kanjengan johar semarang dilalap sijago merah

0

Semarang, Update 87.com || Rabu malam, 29 April 2026, kawasan Pasar Kanjengan Johar yang biasanya mulai lengang justru berubah menjadi pusat kepanikan. Sekira pukul 22.45 WIB, kobaran api pertama kali terlihat muncul dari sudut Blok C area kios para pedagang kaki lima yang dipenuhi material mudah terbakar.

Paryanto, petugas jaga malam, menjadi saksi awal peristiwa itu. Informasi datang dari seorang pengendara yang melintas, memberi tahu adanya api di pojok area rosok. Tanpa ragu, ia bergegas menuju lokasi. Dengan peralatan seadanya, ia mencoba melawan api yang mulai membesar. Dalam kondisi genting, ia memanggil Mujiono, seorang pedagang yang berada tak jauh dari lokasi.

Keduanya berupaya memadamkan api dan bahkan sempat memutus aliran listrik di Blok C demi mencegah risiko yang lebih besar. Namun upaya itu belum cukup. Api dengan cepat menjalar, melahap satu per satu kios yang berdempetan, lalu merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Dalam waktu singkat, situasi berkembang menjadi kebakaran besar. Sebanyak 200 kios di Blok C dan 26 toko di Blok F terdampak kobaran api yang tak terkendali.

Aparat kepolisian bergerak cepat menuju lokasi untuk mengamankan area, membantu evakuasi serta berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Heri Wahyudi, S.I.K., M.Si., turut hadir langsung di lokasi, didampingi Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito, S.H., M.H., untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

Personel di lapangan segera melakukan pengamanan TKP guna mencegah kepanikan meluas dan menghindari potensi gangguan keamanan. Tim INAVIS juga melakukan pendataan saksi-saksi, mengidentifikasi titik awal api, serta menyiapkan langkah penyelidikan lanjutan.

Armada pemadam kebakaran dari berbagai wilayah dikerahkan. Total 11 unit mobil damkar, didukung BPBD, PDAM, PLN, PMI, hingga Ambulance Hebat, bahu-membahu menjinakkan api. Di tengah panas dan kepulan asap tebal, petugas berjibaku tanpa henti demi mencegah api meluas ke area lain.

Proses pemadaman berlangsung berjam-jam. Hingga akhirnya, sekitar pukul 02.30 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan. Namun pekerjaan belum selesai, pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Malam itu meninggalkan luka. Ratusan kios dan puluhan ruko hangus terbakar. Namun di tengah kerugian materi yang besar, tidak ada korban jiwa, sebuah hal yang patut disyukuri

Pihak Kepolisian Polsek Semarang Tengah memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Dan memastikan bahwa penanganan tidak berhenti pada pemadaman semata, namun dilanjutkan dengan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta langkah-langkah pencegahan ke depan.
( Adi – Nur & Tim update 87 jateng)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş