30.1 C
Jakarta
Tuesday, August 11, 2026
Home Blog

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL BERSAMA DANPAS 1 KORPS BRIMOB POLRI IKUTI ZOOM MEETING COMMANDER WISH

0

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL BERSAMA DANPAS 1 KORPS BRIMOB POLRI IKUTI ZOOM MEETING COMMANDER WISH

Palembang – Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., bersama Danpas 1 Korps Brimob Polri Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., mengikuti kegiatan Zoom Meeting dengan topik Commander Wish Korps Brimob Polri yang dipimpin langsung oleh Dankor Brimob Polri.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Teratai Satbrimob Polda Sumsel dan diikuti oleh jajaran personel terkait secara daring. Zoom meeting ini menjadi salah satu sarana penyampaian arahan dan kebijakan pimpinan Korps Brimob Polri dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan, profesionalisme, serta pelaksanaan tugas personel di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, Dansat Brimob Polda Sumsel bersama Danpas 1 Korps Brimob Polri menyimak secara langsung arahan Dankor Brimob Polri terkait Commander Wish, sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas dan penguatan soliditas jajaran Korps Brimob Polri.

Kombes Pol. James P. Hutagaol menegaskan bahwa setiap arahan pimpinan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel dapat memahami dan mengimplementasikan setiap arahan pimpinan dengan penuh tanggung jawab, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan secara profesional, humanis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dansat Brimob Polda Sumsel.

Kegiatan Zoom Meeting Commander Wish Korps Brimob Polri berlangsung dengan tertib dan lancar. Seluruh jajaran diharapkan dapat menindaklanjuti arahan pimpinan serta terus meningkatkan kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Melalui kegiatan ini, Satbrimob Polda Sumsel berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas dan soliditas internal guna mendukung pelaksanaan tugas Korps Brimob Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

(Yuli)

Personel Brimob Polda Sumsel Sigap Padamkan Kebakaran Lahan di Alang-Alang Lebar

0

Personel Brimob Polda Sumsel Sigap Padamkan Kebakaran Lahan di Alang-Alang Lebar

 

Palembang – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kota Palembang, tepatnya di Jalan Sukarno-Hatta, Kampung Sukosari, Perumahan Permata 1, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar. Kota Palembang. Kebakaran yang melanda kawasan lahan tersebut sempat menimbulkan kepulan asap tebal yang mengganggu aktivitas warga sekitar.

 

Menanggapi kejadian ini, personel Batalyon A Pelopor Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Sumatera Selatan turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pemadaman. Salah satu personel yang terlihat aktif di lapangan adalah Brigadir Polisi (Brigpol) Tri Yudiansyah.

 

Dengan sigap, Brigpol Tri Yudiansyah bersama rekan-rekannya bahu-membahu memadamkan api yang terus menjalar melahap lahan kosong di sekitar permukiman warga.

 

Kehadiran personel Brimob ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa terbantu dengan respons cepat aparat kepolisian. Kesigapan tersebut dinilai penting mengingat lokasi kebakaran berdekatan dengan area permukiman padat penduduk.

 

 

Aksi kepedulian dan kesigapan personel Sat Brimob Polda Sumsel ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam membantu masyarakat, tidak hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga dalam penanganan bencana seperti kebakaran lahan.

 

(Yuli)

*KPK Masih Dalami Aliran Uang Korupsi ke Lisa Mariana*

0

*KPK Masih Dalami Aliran Uang Korupsi ke Lisa Mariana*

 

Jakarta-update87.com,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami aliran uang kasus dugaan korupsi dalam pengadaan iklan PT Bank BJB tahun anggaran 2021-2023 kepada selebgram Lisa Mariana.

 

 

“Ya, di antaranya kami juga mendalami terkait itu,” kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.

 

 

Taufik menuturkan, penyidik KPK untuk sementara menduga Lisa Mariana menerima aliran uang kasus Bank BJB dari pihak yang menggunakan nama orang lain atau nomine.

 

 

“Jadi, itu sedang ditelusuri, apakah nomine ini ada kaitannya dengan pihak-pihak tertentu yang sekarang sedang didalami,” ungkap dia. Selain itu, dia mengatakan KPK tengah menelusuri aliran uang kasus tersebut kepada pihak-pihak di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

 

 

KPK sebelumnya mengumumkan penetapan lima tersangka kasus Bank BJB pada 13 Maret 2025. Mereka adalah Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Bank BJB Widi Hartoto (WH). Selain itu, Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik (SUH), serta Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama dan Cipta Karya Mandiri Bersama Elang Sophan Jaya Kusuma (SJK). Penyidik KPK memperkirakan perkara dugaan korupsi yang melibatkan enam agensi periklanan tersebut menyebabkan kerugian negara sekitar Rp223 miliar. Dalam rangkaian penyidikan, KPK pada 10 Maret 2025 menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan menyita sejumlah barang, termasuk sepeda motor dan mobil.

 

 

Ridwan Kamil kemudian memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dalam perkara tersebut pada 2 Desember 2025. Pada 10 Agustus 2026, KPK menahan Widi, Ikin, Suhendrik, dan Sophan. Sementara Yuddy belum ditahan karena sedang sakit.

 

Redaksi

PERSONEL SATBRIMOB POLDA SUMSEL BANTU ANTAR WARGA YANG TERJATUH KE RS HERMINA PALEMBANG

0

PERSONEL SATBRIMOB POLDA SUMSEL BANTU ANTAR WARGA YANG TERJATUH KE RS HERMINA PALEMBANG

Palembang, 10 Agustus 2026 – Sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat, personel Satuan Brimob Polda Sumsel membantu mengantarkan seorang warga yang mengalami kecelakaan terjatuh di depan Mako Satbrimob Polda Sumsel menuju Rumah Sakit Hermina Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 21.45 WIB hingga selesai. Warga yang mengalami kejadian tersebut diketahui bernama Pandu Risky Pratama (26 tahun), warga Jalan Mayor Salim Batubara, Lorong Blimbing 2, RT 32/RW 11, Kota Palembang.

Setelah mendapatkan pertolongan awal, personel Satbrimob Polda Sumsel segera membantu membawa korban menuju IGD Rumah Sakit Hermina Palembang guna memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut dari tenaga medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami fraktur sinistra atau patah tulang pada tangan kiri. Setibanya di rumah sakit, korban telah berada di ruang IGD untuk mendapatkan perawatan dan selanjutnya didampingi oleh orang tuanya.

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pertolongan kepada warga yang membutuhkan bantuan. Personel Satbrimob Polda Sumsel tidak hanya melaksanakan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga senantiasa mengedepankan sikap humanis serta kepedulian sosial.

Melalui tindakan cepat dan responsif tersebut, Satbrimob Polda Sumsel menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan warga yang mengalami musibah mendapatkan pertolongan dan akses terhadap pelayanan kesehatan.

“Brimob hadir untuk memberikan rasa aman, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.”

(Yuli)

Masyarakat Kabupaten Kendal sangat senang dengan adanya Demo peternak Ayam

0

*Masyarakat Kabupaten Kendal sangat senang dengan adanya Demo peternak Ayam*

Update 87.com

Kendal, – suasana di alun-alun kabupaten Kendal mulai pagi.hari sudah di padati masyarakat, untuk menyambut Demo Simpatik pembagian Ribuan Ayam yang akan di lepas oleh peternak ayam sebagai wujud keprihatinan peternak terhadap kebijakan yang sangat tidak bijak ungkap salah satu.peserta Demo simpatik tersebut.

*Demo simpatik yang di tunggu masyarakat Kendal*

Aksi Demo simpatik yang diikuti oleh Ratusan peternak Ayam petelur di mulai pada hari Senin, 10/08/2026 sekitar jam 10.00 Wib, sangat ditunggu tunggu masyarakat Kendal karena akan membagikan ribuan Ayam gratis

“*Saya sudah datang dari jam 07.30 pagi, bersama dengan keluarga untuk menyaksikan Demo yang akan bagi bagi Ayam, walaupun saya nunggu cukup lama, namun saya puas pulang bisa bawa 6 ekor Ayam*,” Ungkap pak Achmad dan istrinya

“*coba kalau demonya seperti ini saya pasti akan datang di alun alun Kendal, saya bangga dengan para peternak yang telah membagi bagikan ayam nya, coba kalau pejabat mau seperti ini betapa makmurnya Rakyat Kendal, jangan tho kami di gencet pajak terus, jangan tho kami di gunakan sebagai boneka 5 tahunan, tapi hargai kami sebagai warga Kendal*,” Lanjut nya seperti seorang politikus saja, dan mengatakan saya jangan di foto lho mas wartawan pintanya

Lain halnya dengan ibu siti warga Cepiring Kendal dengan malu malu dan dengan nafas tersengal sengal membawa 5 ekor Ayam “*saya seneng sekali dengan Demo ini bisa dapatkan 5 ekor ayam, walau harus berebut untuk dapatkan Ayam, kapan ya ada lagi*,” Ungkap ibu Siti

*Jalan Pantura Macet*

Aksi demo simpatik tersebut memblokir dan membikin macet arus lalulintas sepanjang jalan Pantura dari arah semarang ke jakarta atau sebaliknya ungkap koordinator Aksi Demo simpatik tersebut.

“*Dalam demo simpatik kali ini di ikuti oleh.sekitar 1.247 orang peternak dan simpatisan dan menggunakan sekitar 147 Armada, dan melepas Ayam sekitar 15 ribu ekor ayam di alun-alun Kendal ungkap Subakir seorang koordinator aksi demo simpatik.

Saya selaku maupun selaku koordinator aksi meminta maaf kepada.semua fihak dengan adanya demo ini membuat arus lalu lintas macet ungkapan tulus dari Subakir

*Kecewa dan menjerit nya peternak ayam*

“*Demo kali ini tidak hanya menuntut mahal nya harga pakan ayam yang begitu mencekik peternak namun juga menuntut dihapusnya monopoli berdikari*,” Jelas Subakir

Sang koordinator Aksi juga menyampaikan, selama ini SPPG atau dapur MBG di Kendal tidak pernah mengambil pasokan telur dari peternak lokal dengan harga sesuai kesepakatan Rp.27 ribu per kilo gramnya.
Dan selama ini pula pihak SPPG membeli telur di peternak lokal dengan harga Rp.19 ribu hingga Rp.20 ribu per kilogram nya ini Khan sangat menyakitkan dengan nada tingginya, padahal harga kesepakatan Rp.27 ribu.

Sang koordinator Bapak Subakir menganggap seluruh SPPG telah menipu peternak ayam karena selama ini justru SPPG telah merusak harga telur di tingkat peternak.

“*SPPG itu semuanya penipu, mereka tidak mau menolong kita para peternak, mereka justru merusak usaha kami*,” lanjut Subakir

Dalam Demo simpatik Senin,10/08/2026 kali ini menegaskan apabila tuntutan peternak ayam tidak di dengar dan tidak direspon, kami akan melakukan demo yang lebih besar lagi di istana negara pada tanggal 10/09/2026, jadi tolong di dengar keluhan kami Pak Prabowo dalam akhir orasi nya

*KPUS Jawa Tengah menyampaikan*

Kepala Koperasi Peternak Unggas Sejahtera ( KPUS) Bapak Suwardi mengatakan hari ini Senin,10/08/2026 ada 6 daerah meliputi, Temanggung, Wonosobo, Kendal, Batang, Pekalongan dan Magelang serentak melakukan Aksi Demo simpatik dengan mahalnya harga pakan Ayam dan anjloknya harga telur ayam.

“*Hari ini kami bukan Demo tapi menyampaikan pesan kepada pemerintah bahwa kondisi peternak saat ini sangat memprihatinkan dengan mahal nya harga pakan ayam*,” Jelas Suwardi

“*Ada 6 daerah yang melakukan aksi Demo, seperti Temanggung, Wonosobo, Kendal, Batang, Pekalongan dan Magelang, untuk Demo didepan kantor Gubernur Jawa Tengah terpaksa kami batalkan*,” ungkap nya

Kepala KPUS Jawa Tengah, menjelaskan selama ini peternak terus menanggung biaya pakan ayam yang terus melambung tinggi seluruh peternak terasa seperti tercekik, belum dengan terus turun nya harga telur yang seolah dipermainkan oleh oknum SPPG, dan para peternak di ambang kebangkrutan.

“*kondisi peternak ayam saat ini boleh dibilang sangat memprihatinkan dan di ambang kebangkrutan karena harga pakan ayam yang mahal di tambah kagi harga telur yang anjlok*,” Ungkapnya

“*Kami sangat berharap Pak Prabowo mau mendengar pesan kami, jeritan hati kami para peternak ayam dan tuntutan kami agar harga pakan ayam bisa diturunkan, karena 70℅ biaya telur adalah pakan*,” Pungkas Pak ketua KPUS

Secara terpisah salah satu peternak dari Margosari Limbangan Kendal mengatakan kalau kondisi terus seperti ini dan pemerintah tidak mengambil langkah langkah nyata sama saja akan mencekik para peternak Ayam.

“*Kami terus masih bertahan dengan kondisi seperti ini, semoga pemerintah mengambil langkah langkah nyata menurunkan harga pakan Ayam, dan terus memantau dan memberikan peringatan pada SPPG nakal, dan kalau ini terus di biarkan sama saja akan mencekik semua peternak Ayam*,” Ungkap joko panggilan akrabnya

Aksi Demo simpatik berakhir pada jam 12.00 Wib dan seluruh peserta Demo bubar secara teratur dan arus lalulintas di Pantura Kendal berjalan dengan lancar kembali.

( Adi – Nur & Tim update 87 jateng)

Polsek Ngaras Ungkap Kasus Curat, Tersangka Berstatus Narapidana

0

Polsek Ngaras Ungkap Kasus Curat, Tersangka Berstatus Narapidana

PESISIR BARAT – Jajaran Polsek Ngaras, Polres Pesisir Barat, mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dalam rangka Operasi Sikat Krakatau 2026.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/14/VIII/2025/SPKT/POLSEK BENGKUNAT/POLRES PESISIR BARAT/POLDA LAMPUNG, Korban a.n. Teguh, warga Pekon/Desa Bandar Dalam, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan HS (32), Alamat KTP: Jl. Ikan Selar LK I, Desa Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung,
yang saat ini berdomisili di Pekon/Desa Bandar Dalam, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, sebagai tersangka.

Menariknya, tersangka saat ini diketahui sedang menjalani hukuman pidana di Lapas Kelas IIB Krui dalam perkara lain.

Kasus pencurian tersebut terjadi pada Selasa, 10 Desember 2024 sekitar pukul 08.00 WIB, di belakang sebuah gubuk yang berada di Karang Lepak, Pekon Bandar Dalam, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat.

Korban melaporkan kehilangan satu unit mesin dinamo merk IKEDA tipe ST-3Kw, nomor ASF1831024, warna kuning/oranye. Mesin tersebut sebelumnya digunakan sebagai pembangkit listrik dan diletakkan di belakang gubuk milik korban.

Mengetahui mesin dinamonya hilang, korban bersama saksi kemudian melakukan pencarian. Hingga sekitar pukul 19.00 WIB, korban melihat sejumlah orang membawa mesin dinamo menggunakan sepeda motor.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi selanjutnya melakukan serangkaian tindakan sebagai upaya dalam mengungkap perkara tersebut.

Pada Senin, 10 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Ngaras melakukan penyelidikan lanjutan. Setelah ditemukan bukti yang cukup, penyidik melaksanakan gelar perkara dan menetapkan HS sebagai tersangka.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Ngaras Iptu Doni Dermawan D, S.Psi., M.M., mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan kepastian hukum terhadap setiap laporan masyarakat.

“Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberantas tindak pidana pencurian dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap perkara yang dilaporkan akan ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan dan penyidikan berdasarkan alat bukti yang ada,” ujar Iptu Doni.

Ia menambahkan, meskipun tersangka saat ini sedang menjalani hukuman dalam perkara lain, proses hukum terhadap perkara pencurian tersebut tetap dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam ungkap kasus ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mesin dinamo merk IKEDA tipe ST-3Kw, nomor ASF1831024, warna kuning/oranye.

Penyidik juga telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, mulai dari menerima laporan polisi, melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, melakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka, hingga melanjutkan proses penyidikan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Polres Pesisir Barat mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana di lingkungan masing-masing.

(Tim Humas Polres Pesisir Barat)

0

Polres Pesisir Barat Ungkap Kasus Pencurian Ternak dan Unggas

PESISIR BARAT – Dalam rangka Operasi Sikat Krakatau 2026, Polres Pesisir Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan mengamankan seorang terduga pelaku berinisial RS (18), warga Pekon Way Nukak, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat.

Kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/112/VII/2026/SPKT/POLRES PESISIR BARAT/POLDA LAMPUNG, tanggal 6 Juli 2026, dengan pelapor Darul Muslim (56), warga Pekon Kebuayan, Kecamatan Karya Penggawa.

Peristiwa pencurian terjadi pada Senin, 6 Juli 2026 sekitar pukul 03.00 WIB di area persawahan milik korban/Pelapor di Pekon Kebuayan, Kecamatan Karya Penggawa.
Kejadian diketahui setelah korban mendapati hewan peliharaannya yang sebelumnya berada di dalam kandang telah hilang. Dari delapan ekor domba, satu ekor diketahui hilang. Selain itu, enam ekor ayam kampung dan tiga ekor bebek milik korban juga raib.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel TEKAB 308 Polres Pesisir Barat melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
Pada Senin, 10 Agustus 2026 sekitar pukul 01.15 WIB, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. Tim yang dipimpin Aiptu M. Darwin selaku Katim TEKAB 308 kemudian bergerak menuju lokasi dan mengamankan tersangka RS.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui perbuatannya.

Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Polres Pesisir Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari pengungkapan perkara tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu ekor kambing warna cokelat, satu ekor ayam, dan dua ekor bebek.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim Iptu Dr. Meidy Hariyanto, S.H., M.H., menyampaikan
“Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya Polres Pesisir Barat dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam menindak tindak pidana pencurian,” ujar Kasat Reskrim.

Dalam penanganan perkara tersebut, kepolisian telah melakukan penerimaan laporan, pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, penyelidikan, serta mengamankan barang bukti.

Terduga pelaku saat ini diamankan di Polres Pesisir Barat dan proses penyidikan masih terus dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, “tutup Kasat Reskrim.

(Tim Humas Polres Pesisir Barat)

Anggota Geng Motor GPS Diduga Edarkan Sabu, Diciduk Polisi

0

Anggota Geng Motor GPS Diduga Edarkan Sabu, Diciduk Polisi

Medan – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap seorang remaja berinisial MYP (18), warga Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Rel KA Tembung.

MYP diamankan petugas pada Sabtu (8/8/2026) sore. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah paket sabu yang diduga siap diedarkan serta uang yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, MYP diduga merupakan pengedar aktif yang telah menjalankan aktivitas tersebut selama sekitar satu bulan.

“Pelaku merupakan anggota geng motor Pisang Solid atau GPS. Dia juga bagian dari anggota geng motor KAMCE. Dalam kasus narkoba ini, dia merupakan pengedar aktif narkotika jenis sabu,” ujar Rafli, Senin (10/8/2026) pagi.

Selain dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika, polisi juga mendalami aktivitas MYP dalam kelompok geng motor. Dari hasil pemeriksaan awal, remaja tersebut diduga pernah terlibat dalam dua aksi tawuran antargeng motor di kawasan Mandala, Medan.

“Pelaku sudah dalam kurun waktu satu bulan terakhir (diduga mengedarkan narkoba). Untuk tawuran antargeng motor sudah dua kali,” ungkap Rafli.

Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap asal-usul sabu yang diduga diperoleh MYP. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

“Kami sedang dalami kasus ini. Mohon doanya agar kami bisa menangkap pemasok narkoba kepada pelaku. Untuk anggota geng motor lain, kami juga sedang selidiki,” pungkas Rafli.

MYP kini menjalani proses hukum lebih lanjut di Satresnarkoba Polrestabes Medan. Polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap jaringan di balik dugaan peredaran sabu tersebut. (Endan)

Begal Mengganas di Sambirejo Timur

0

Begal Mengganas di Sambirejo Timur

Medan – Warga Desa Sambirejo Timur resah akibat mengganasnya begal membuat aparat desa menggelar Rapat Koordinasi Desa Sambirejo Timur di Kantor Desa, Minggu (9/8) malam.

Rapat dipimpin Kades Sambirejo Timur M Arifin didampingi Sekdes beserta perangkat desa dan Babinsa,Bhabinkamtibmas bersama tokoh agama ustad Ayub, para kepala dusun serta warga desa.

Rapat koordinasi bertujuan untuk menekan maraknya begal yang terus memakan korban khususnya di desa Samtim.

Dalam rapat tersebut pihak desa dan para Kadus akan meningkatkan penjagaan di pos masing-masing.
Dan saling berkoordinasi dengan beberapa petugas Babinsa, Bhabinkamtibmas yang siap hadir untuk membantu dan melindungi warga.

Beberapa usulan warga juga mendapat perhatian serius dari Kades seperti keterangan seorang warga yang ikut rapat mengatakan Laporan ke desa kurang di respon atau ditanggapi.

“Untuk itu pihaknya akan lebih memantau laporan-laporan yang disampaikan warga,” ujar Arifin.
Nomor kontak person aparat desa, Babinsa dan Bhabikamtibmas yang serius menanggapi keluhan akan diberikan untuk mempermudah warga melakukan koordinasi.

“Mulai malam ini pihaknya akan menggelar penjagaan di semua pos pos sekitar Samtim dan akan memohon bantuan ke TNI untuk menurunkan petugas melakukan patroli di daerah rawan lintasan begal dan geng motor,” ujar Arifin didampingi petugas Babinsa Matondang mengakhiri rapat koordinasi. (Endan)

Aksi simpatik peternak melepas Ayam karena harga pakan selangit, Peternak menjerit tak mampu beli pakan Ayam

0

*Aksi simpatik peternak melepas Ayam karena harga pakan selangit, Peternak menjerit tak mampu beli pakan Ayam*

Kendal, Update 87 com|| – Peterbak Ayam yang tergabung dalam Koperasi Peternak dan unggas Sejahtera (*KPUS*) Se-Jawa tengah yang menurut rencana akan menggelar Aksi Damai dengan akan membagikan Ayam ke masyarakat sebagai tanda tidak mampunya peternak membeli pakan tang harganya semakin selangit, rencana Aksi akan di laksanakan di beberapa tempat khusus Kendal akan berpusat di Seputar kabupaten pada tanggal, 10/08/2026.

Aksi tersebut sebagai bentuk protes melonjaknya harga pakan, dan anjloknya harga telur serta belum optimalnya penyerapan hasil dari peternak lokal terkait telur ayam, oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (*SPPG*) dalam Program makan Gizi Gratis.

*Peternak menjerit harga pakan selangit*

Rencana aksi ini di benarkan oleh salah satu peternak di Margasari limbangan Kendal

“Aksi yang rencananya akan di laksanakan pada tanggal 10/08/2026 sudah melalui berbagai pertimbangan dan sudah melalui koordinasi dan konsulidasi dengan Koperasi yang tergabung dalam ( KPUS ) ,” ungkap Joko di rumahnya.

“*Aksi yang akan di laksanakan besuk tangga 10/08/2026 , bukan sekedar hura hura belaka, namun merupakan bentuk keprihatinan dan protes keras karena harga pakan molonjak terus namun tidak seimbang dengan harga peternak, selain itu aksi ini juga untuk mengingatkan dan protes lantaran SPPG atau dapur MBG yang belum mengambil pasokan telur dari peternak lokal dengan harga sesuai kesepakatan Rp.26.000,-*,”lanjut joko

“*Kami bersama koperasi sudah berulang kali melakukan survay ke SPPG, ternyata tidak sesuai dengan komitmen yang sudah disepakati dengan Gubernur jateng, dan SPPG kabupaten kendal juga belum melaksanakan intruksi kepala BGN ” Mas Daryono” Bahwa beli dari kandang Rp 25.000,- namun tidak ada yang menepati nya bahkan banyak yang mengambil dari peternak di luar kendal, seolah di biarkan peternak menjerit dengan harga selangit, maka nya rencana besuk ayam tersebut akan kami lepas sebagai bentuk kami sudah tidak mampu membeli pakan ayam, dam membiarkan ayam mencari makan nya sendiri*,” Pungkas joko ke awak media

Dengan Aksi tanggal 10/08/2026 merupakan momentum agar pemerintah memperhatikan para peternak dan akhirnya mengambil langkah kongkrit untuk menyelamatkan usaha peternak ayam petelur, serta
memperingatkan para SPPG untuk konsekuwen dengan keputusan BGN

(Adi – Nur & Tim update 87jateng)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş