27.4 C
Jakarta
Thursday, August 6, 2026
Home Blog

POLRES PESISIR BARAT LAKSANAKAN UJIAN KESAMAPTAAN JASMANI DAN BELADIRI POLRI SEMESTER II TAHUN 2026

0

POLRES PESISIR BARAT LAKSANAKAN UJIAN KESAMAPTAAN JASMANI DAN BELADIRI POLRI SEMESTER II TAHUN 2026

 

Pesisir Barat – Kegiatan Ujian Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Polri tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Pesisir Barat AKP Edward Panjaitan dan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) serta seluruh personel Polres Pesisir Barat.

 

Pada hari Rabu,(5/8/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, berlangsung di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

 

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kabag SDM AKP Edward Panjaitan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Ujian Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Polri merupakan program pembinaan rutin yang bertujuan untuk mengukur serta meningkatkan kemampuan fisik dan keterampilan beladiri setiap personel Polri.

 

“Kesamaptaan jasmani merupakan salah satu indikator kesiapan personel dalam melaksanakan tugas di lapangan. Dengan kondisi fisik yang prima dan kemampuan beladiri yang baik, diharapkan seluruh anggota dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKP Edward Panjaitan.

 

Pelaksanaan ujian diawali dengan pengarahan dari Kabag SDM, dilanjutkan dengan pengisian blanko peserta, pemeriksaan tekanan darah (tensi), serta pemanasan guna memastikan kesiapan fisik seluruh personel sebelum mengikuti rangkaian tes.

 

Selanjutnya, para peserta melaksanakan tes kesamaptaan jasmani yang meliputi lari selama 12 menit, pull up, sit up, push up, dan shuttle run. Setelah seluruh rangkaian tes jasmani selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ujian Beladiri Polri.

 

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel Polres Pesisir Barat senantiasa memiliki kondisi fisik yang prima, kemampuan yang terpelihara, serta kesiapan optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pesisir Barat, “tutup AKP Edward.

 

(Tim Humas Polres Pesisir Barat)

POLSEK NGARAS UNGKAP KASUS PENCURIAN LAMPU BOOM DI PELABUHAN KOTA JAWA, DUA TERSANGKA DIAMANKAN

0

POLSEK NGARAS UNGKAP KASUS PENCURIAN LAMPU BOOM DI PELABUHAN KOTA JAWA, DUA TERSANGKA DIAMANKAN

 

PESISIR BARAT – Polsek Ngaras Polres Pesisir Barat berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/14/VIII/2026/SPKT/POLSEK NGARAS/POLRES PESISIR BARAT/POLDA LPG dari pelapor Sepri Edo (24), warga Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat.

 

Dua tersangka berinisial NR (41) dan N (41), yang juga merupakan warga Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bengkunat, sempat diamankan oleh warga di Pelabuhan Kota Jawa pada Selasa (4/8/2026).

 

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Ngaras Iptu Doni Dermawan D, S.Psi., M.M., menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk kesigapan personel Polsek Ngaras dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.

 

“Setiap laporan yang diterima akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional.

Berkat respons cepat anggota di lapangan serta kerja sama masyarakat, pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti sehingga proses hukum dapat segera dilakukan,” ujar Kapolsek.

 

Peristiwa bermula saat alarm GPS pada telepon genggam korban berbunyi, menandakan adanya pergerakan Lampu Boom yang dipasang di tengah laut.

 

Korban bersama dua rekannya kemudian menuju lokasi dan mendapati kedua tersangka menguasai Lampu Boom miliknya.

 

Di dalam perahu para tersangka juga ditemukan satu unit Lampu Boom milik saksi Kadek Deska Yudi Sanjaya.

 

Mendapat laporan tersebut, Tim Reskrim Polsek Ngaras yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Yanri Hidayat, S.H., M.H., langsung menuju lokasi dan mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti untuk diproses lebih lanjut.

 

Barang bukti yang diamankan berupa tiga unit Lampu Boom, satu drigen bensin merek Yamaha warna merah, satu unit mesin perahu Yamaha Enduro, dan satu unit perahu sepanjang kurang lebih 9 meter.

 

Kedua tersangka telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

 

Penyidik Polsek Ngaras juga telah melakukan pemeriksaan saksi, olah TKP, gelar perkara, serta mengamankan barang bukti guna melengkapi proses penyidikan.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap tindak pidana pencurian dan segera melapor apabila mengetahui atau mengalami kejadian serupa. Sinergi masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tutup Iptu Doni.

 

(Tim Humas Polres Pesisir Barat)

Hadir Membawa Kehidupan, Brigif TP 32/Mangkalihat Salurkan Air Bersih Bagi Masyarakat.

0

*Hadir Membawa Kehidupan, Brigif TP 32/Mangkalihat Salurkan Air Bersih Bagi Masyarakat.*

 

Kutai Timur – Wujud pengabdian nyata Brigif TP 32/Mangkalihat kembali hadir untuk masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Rt 05 dan Rt 07 Desa Sepaso Selatan Kec. Bengalon Kutai Timur yang kesulitan mendapatkan akses air bersih. Rabu (5/08/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya satuan untuk meringankan beban masyarakat serta memenuhi kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari.

Kekeringan dan keterbatasan sumber air bersih yang dialami masyarakat dalam waktu cukup lama mendorong prajurit Brigif TP 32/Mangkalihat untuk segera turun ke lapangan menyalurkan air bersih langsung ke pemukiman warga. Dengan membawa 1 unit mobil tangki air dan 2 unit mobil Damkar, prajurit menyambangi rumah-rumah warga, titik-titik kerumunan, serta fasilitas umum agar air bersih dapat diterima secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

Saat dikonfirmasi ditempat terpisah Komandan Brigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran TNI di tengah rakyat, bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan hadir membawa solusi dan kebaikan bagi masyarakat.

 

“Air adalah sumber kehidupan. Ketika warga kesulitan mendapatkan air bersih maka itu adalah panggilan tugas bagi kami untuk hadir. Kami tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tapi juga hadir membagi kehidupan dan kesejahteraan kepada rakyat yang kami lindungi,” tegas Danbrigif.

 

Kami akan selalu berkomitmen untuk terus hadir, mendengar keluhan dan melayani masyarakat di seluruh wilayah yang dapat dijangkau. Di mana rakyat membutuhkan, disitu pula prajurit Mangkalihat akan hadir untuk Mengabdi kepada masyarakat Demi keutuhan NKRI. Tutup Kolonel Inf Agussalim Tuo.

 

Warga menyambut kehadiran prajurit dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Banyak warga yang menyampaikan bahwa bantuan air bersih ini sangat membantu sekali, terutama untuk keperluan minum, mandi, dan kebersihan sehari-hari yang selama ini sulit dipenuhi.

 

“Terima kasih kepada Brigif TP 32/Mangkalihat. Kami sudah lama kesulitan air, hari ini datang membawa air bersih sampai ke depan rumah. Ini benar-benar membawa kehidupan bagi kami,” ujar salah satu warga dengan penuh harapan dan kebanggaan.

 

(Yuli)

Dansat Brimob Polda Sumsel Hadiri Penyerahan Piagam Penghargaan WBK dan Pelayanan Publik Prima serta Bimtek Inovasi Pelayanan Publik Polda Sumsel Tahun 2026

0

Dansat Brimob Polda Sumsel Hadiri Penyerahan Piagam Penghargaan WBK dan Pelayanan Publik Prima serta Bimtek Inovasi Pelayanan Publik Polda Sumsel Tahun 2026

 

Palembang, 5 Agustus 2026 – Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Penyerahan Piagam Penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), penghargaan kategori Pelayanan Publik Prima, serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Pelayanan Publik Polda Sumsel Tahun 2026 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan sebagai bentuk apresiasi terhadap satuan kerja dan satuan wilayah yang berhasil mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

 

Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumsel dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi, pembangunan Zona Integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara profesional, transparan, dan berintegritas.

 

Selain prosesi penyerahan piagam penghargaan, kegiatan juga dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Pelayanan Publik yang bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menciptakan berbagai inovasi pelayanan yang adaptif, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era transformasi digital. Melalui bimtek ini diharapkan setiap satuan kerja mampu menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, humanis, dan berkelanjutan.

 

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa predikat Wilayah Bebas dari Korupsi maupun Pelayanan Publik Prima bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus terus dijaga melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan budaya integritas, serta komitmen memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

 

Dengan keikutsertaan dalam kegiatan ini, Satbrimob Polda Sumsel menegaskan kesiapannya untuk terus mendukung kebijakan Polda Sumsel dalam mewujudkan institusi Polri yang Presisi melalui pelayanan publik yang unggul, inovatif, bersih dari praktik korupsi, serta semakin dipercaya oleh masyarakat.

 

(Yuli)

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL PIMPIN APEL KESIAPSIAGAAN DAN PEMERIKSAAN SIKAP TAMPANG PERSONEL SATBRIMOB POLDA SUMSEL

0

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL PIMPIN APEL KESIAPSIAGAAN DAN PEMERIKSAAN SIKAP TAMPANG PERSONEL SATBRIMOB POLDA SUMSEL

 

Palembang, 5 Agustus 2026 – Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan sikap tampang personel Satbrimob Polda Sumsel di Markas Komando Satbrimob Polda Sumsel, Rabu (5/8).

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Satbrimob Polda Sumsel, para Komandan Batalyon, Komandan Kompi, Perwira, Bintara, Tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Satbrimob Polda Sumsel. Apel kesiapsiagaan dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan personel guna memastikan kesiapan operasional, meningkatkan disiplin, serta memperkuat profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

 

Dalam amanatnya, Dansat Brimob Polda Sumsel menegaskan bahwa kesiapan personel merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan.

 

“Kesiapsiagaan merupakan budaya kerja yang harus terus dipelihara oleh setiap personel Brimob. Selain memiliki kemampuan operasional yang mumpuni, setiap anggota juga wajib menunjukkan disiplin, integritas, loyalitas, serta penampilan yang rapi dan sesuai dengan ketentuan. Hal tersebut merupakan cerminan profesionalisme anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kombes Pol. James P. Hutagaol.

 

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sikap tampang yang meliputi kerapian rambut, kebersihan seragam dinas, kelengkapan atribut, identitas perorangan, serta kondisi perlengkapan yang digunakan personel. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari fungsi pembinaan untuk memastikan seluruh anggota mematuhi ketentuan disiplin dan standar penampilan yang berlaku di lingkungan Polri.

 

Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kesiapan personel sebelum melaksanakan tugas di lapangan, sehingga setiap anggota senantiasa berada dalam kondisi prima, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas sesuai dengan tugas pokok Satuan Brimob Polri.

 

Melalui kegiatan apel kesiapsiagaan dan pemeriksaan sikap tampang secara berkala, Satbrimob Polda Sumsel berkomitmen untuk terus membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, modern, dan terpercaya, sejalan dengan transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

 

Di tempat terpisah, Dansat Brimob Polda Sumsel kembali mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga marwah institusi dengan mengedepankan disiplin, etika, serta tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

 

“Jadikan disiplin sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Tampilkan sikap, perilaku, dan penampilan yang mencerminkan kebanggaan sebagai insan Bhayangkara. Dengan personel yang disiplin dan profesional, kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan terus meningkat,” pungkasnya.

 

Satbrimob Polda Sumsel akan terus meningkatkan pembinaan personel secara berkelanjutan sebagai upaya mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam setiap situasi.

(Yuli)

Polrestabes Medan Paparkan Capaian 300 Hari, Kejahatan Jalanan Turun 15 Persen

0

Polrestabes Medan Paparkan Capaian 300 Hari, Kejahatan Jalanan Turun 15 Persen

 

Medan – Polrestabes Medan memaparkan capaian penegakan hukum selama 300 hari masa kepemimpinan Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., sekaligus hasil pelaksanaan Operasi Pekat Toba 2026 dalam konferensi pers yang digelar di Aula Satreskrim Lantai II Polrestabes Medan, Selasa (4/8/2026) malam.

 

Dalam keterangannya, Kapolrestabes Medan menyampaikan bahwa hingga 4 Agustus 2026, jajaran Polrestabes Medan telah menjalankan tugas selama 300 hari sejak dirinya mulai menjabat pada 9 Oktober 2025.

 

Ia menyebutkan, selama periode tersebut jumlah kejahatan jalanan yang tercatat mengalami penurunan. Berdasarkan data yang dipaparkan, terdapat penurunan sebanyak 729 kasus atau sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

 

Selain penanganan kejahatan jalanan, Polrestabes Medan juga melaksanakan Operasi Pekat Toba 2026 yang menyasar sejumlah bentuk penyakit masyarakat, antara lain premanisme, perjudian, peredaran minuman keras, prostitusi, dan pornografi.

 

Kapolrestabes Medan mengatakan, upaya pemberantasan tindak pidana narkotika juga menunjukkan peningkatan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bagian dari langkah kepolisian dalam memperkuat penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polrestabes Medan.

 

Dalam pemaparannya, ia juga menyinggung pengungkapan kasus pencurian besi atau yang dikenal dengan istilah “rayap besi” dan “rayap kayu”, serta penindakan terhadap kelompok geng motor. Sebanyak 119 kasus berhasil diungkap dengan total 188 orang ditetapkan sebagai tersangka.

 

Selama kurun waktu 300 hari tersebut, Polrestabes Medan juga melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap 57 tersangka yang, menurut kepolisian, melakukan perlawanan dan dinilai membahayakan petugas maupun masyarakat saat proses penindakan.

 

Pada kesempatan itu, Kapolrestabes turut memaparkan dua kasus yang menjadi perhatian dalam Operasi Pekat Toba 2026. Kasus pertama ialah dugaan tindak pidana pornografi dengan modus penjualan konten video asusila melalui aplikasi MiChat.

 

Polisi menetapkan seorang tersangka berinisial BI alias Z dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya uang tunai, telepon genggam, serta beberapa barang lainnya.

 

Kasus kedua berkaitan dengan dugaan praktik prostitusi yang diungkap di sebuah tempat usaha pijat di kawasan Jalan Pelita, Kecamatan Medan Barat. Dalam perkara tersebut, polisi menetapkan seorang tersangka berinisial RM dan menyita uang tunai, buku tamu, serta kartu identitas sebagai barang bukti.

 

Kapolrestabes Medan menginstruksikan seluruh jajaran Polsek dan Satreskrim untuk melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi maupun bentuk penyakit masyarakat lainnya guna mencegah terulangnya kasus serupa.

 

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Rizky Lubis, Kabag Ops AKBP Dhana Noer Kurniawan, Kasi Humas AKP Nover Parlindungan Gultom, Kasi Propam Kompol Raymond Godfried Malatua Hutagalung, serta sejumlah pejabat utama dan Kapolsek di jajaran Polrestabes Medan. (Endan)

Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Seorang Wanita Tewas Bunuh Diri di Komplek Bumi Asri Medan

0

Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Seorang Wanita Tewas Bunuh Diri di Komplek Bumi Asri Medan

 

Medan – Polisi mengungkap hasil penyelidikan terkait meninggalnya seorang perempuan yang merupakan mantan istri anggota polisi di Komplek Bumi Asri Medan.

 

Korban diduga mengakhiri hidupnya menggunakan senjata api di dalam kamar mandi rumah pada hari Minggu (2/8/2026).

 

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi utama serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan laboratorium forensik, dan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

 

“Kami sudah memeriksa beberapa saksi utama. Pertama adalah saksi dengan inisial IH. Kemudian yang kedua adalah saksi anaknya M, sembilan tahun,” ucapnya saat konferensi pers, Selasa (4/8/2026).

 

“Yang persis kedua saksi ini yang berada di dalam satu kamar dengan korban sebelum terjadinya kecelakaan, atau insiden bunuh diri tersebut,” tambahnya.

 

Calvijn menjelaskan, sebelum kejadian, korban bersama kedua saksi berada di dalam kamar. Tak lama kemudian, saksi IH keluar dari kamar. Saat kembali, ia mendapati hanya anak korban yang masih berada di dalam kamar.

 

Merasa curiga, lanjut Kapolrestabes mengatakan, saksi IH kemudian melihat tas korban dalam keadaan terbuka dan mengetahui terdapat senjata api di dalamnya. Brigadir IH selanjutnya memeriksa kamar mandi yang berada di dalam kamar tersebut.

 

Menurut Kapolrestabes, saksi IH sempat mengetuk pintu kamar mandi dan berusaha membujuk korban agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan dirinya. Anak korban juga ikut mengetuk pintu, namun tidak mendapat respons.

 

“Terakhir ada ucapan dari korban, “Maafkan saya.” Itu terakhir untuk kedua saksi tersebut,” ungkapnya.

 

“Setelah ucapan itu dari dalam kamar mandi terdengar suara letusan satu kali,” sambungnya.

 

Polisi kemudian melakukan olah TKP bersama tim Inafis. Dari hasil pemeriksaan ditemukan senjata api di lokasi serta luka tembak pada bagian kepala korban.

 

Hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik juga menemukan adanya residu tembakan pada jari tangan, tubuh, dan pakaian korban. Sementara hasil swab terhadap tangan saksi IH tidak menemukan adanya residu tembakan.

 

Selain itu, masih Calvijn mengatakan, dokter forensik yang melakukan autopsi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam, pada tubuh korban. Luka yang ditemukan hanya luka tembak di bagian kepala.

 

Kapolrestabes Medan menambahkan, penyidik masih mendalami latar belakang atau motif yang diduga melatarbelakangi peristiwa tersebut, termasuk menelusuri persoalan pribadi maupun keluarga korban.

 

“Beberapa persoalan internal pribadi dan keluarga,” tukasnya.

 

Diberitakan sebelumnya, wanita berinisial L yang merupakan seorang mantan istri anggota polisi di Komplek Bumi Asri Medan ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, Minggu (2/8/2026) lalu..

 

Korban tewas diduga bunuh diri dengan cara menggunakan senjata api suami miliknya. Usai kejadian, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. (Endan)

Mesin Judi Tembak Ikan Digerebek di Medan Tuntungan, Seorang Wanita dan Uang Tunai Rp2,67 Juta Diamankan

0

Mesin Judi Tembak Ikan Digerebek di Medan Tuntungan, Seorang Wanita dan Uang Tunai Rp2,67 Juta Diamankan

 

 

Medan – Polsek Medan Tuntungan mengungkap praktik perjudian menggunakan mesin tembak ikan di kawasan Jalan Pales VII, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (3/8/2026) malam.

 

Kapolsek Medan Tuntungan, IPTU Adil Ginting, SH, MH, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima pihaknya, termasuk laporan dari anggota DPRD Kota Medan Daerah Pemilihan (Dapil) V.

 

“Terima kasih kepada masyarakat, khususnya salah satu anggota dewan dari Dapil V, yang telah memberikan informasi kepada kami terkait dugaan adanya praktik perjudian mesin tembak ikan. Informasi tersebut langsung kami tindak lanjuti,” ujar IPTU Adil Ginting, Selasa (4/8) pukul 10:20 WIB.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Medan Tuntungan Kanit Intel IPDA Misaria Nasrani Br Barus, SH bersama Kanit Reskrim IPDA Ropii, SH, MH beserta personel piket fungsi bergerak menuju lokasi yang dimaksud sekitar pukul 23.30 WIB.

 

Sesampainya di Warung Gurki, petugas mendapati sebuah mesin judi ketangkasan tembak ikan sedang beroperasi.

 

Namun, para pemain yang mengetahui kedatangan aparat langsung melarikan diri sehingga tidak berhasil diamankan.

 

Petugas hanya berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial NA (24), warga Kecamatan Medan Labuhan, yang diduga berperan sebagai penjaga (marka) mesin judi tersebut.

 

Selain itu, polisi turut menyita barang bukti berupa satu unit mesin judi tembak ikan berkode Insect Kingdom serta uang tunai sebesar Rp2.670.000 yang diduga berkaitan dengan aktivitas perjudian.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, NA mengaku mesin judi yang dijaganya merupakan milik seseorang yang dikenal dengan berinisial K.

 

Saat ini penyidik Unit Reskrim Polsek Medan Tuntungan masih melakukan pendalaman guna mengungkap keberadaan pemilik mesin sekaligus menelusuri jaringan perjudian tersebut.

 

Atas perbuatannya, NA diamankan untuk menjalani proses hukum. Polisi juga telah membuat laporan polisi, mengamankan barang bukti, melengkapi berkas penyidikan, dan akan melimpahkan perkara tersebut ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah dinyatakan lengkap.

 

Polsek Medan Tuntungan mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas perjudian maupun tindak pidana lainnya demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (Endan)

Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Modus Baru Peredaran Ganja. Manfaatkan Pohon Bambu Jadi Gudang Penyimpanan

0

Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Modus Baru Peredaran Ganja. Manfaatkan Pohon Bambu Jadi Gudang Penyimpanan

 

Medan – Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja. Dalam operasi yang digelar pada Senin (27/7/2026) sore, petugas mengamankan seorang pria berinisial MAS (23) di Jalan Pertahanan, Desa Marindal I, Kec.Patumbak, Kab.Deli Serdang.

 

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika jenis ganja. Menindaklanjuti informasi itu, Tim 12 Unit III Satresnarkoba Polrestabes Medan kemudian melakukan penyelidikan.

 

Petugas kemudian menangkap pelaku, dan menyita puluhan paket ganja, yang disimpan di pohon bambu tempat pelaku ditangkap.

 

“Ada 64 paket ganja yang beratnya mencapai 121,40 gram yang kami sita dari pelaku. Kami juga menyita 1 unit handphone,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Selasa (4/8/2026) pagi.

 

Hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku baru dalam kurun waktu satu bulan terakhir mengedarkan ganja. Pelaku, memperoleh ganja tersebut dari seseorang berinisial M, yang kini dalam pengejaran Polisi.

 

Pengejaran terhadap M dipastikan akan diprioritaskan, untuk mengungkap jaringan pelaku yang lain, yang diduga merupakan sindikat narkoba jaringan lintas provinsi.

 

“Pemasok narkoba berinisial M, kami sedang kejar karena ini jadi pintu masuk kami untuk mengungkap jaringan pelaku yang lebih besar,” pungkas Rafli. (Endan)

Gelar Pra Rekontruksi di Helen’s Night Mart, Polisi Temukan Fakta Baru Dibalik Peredaran Vape Narkoba

0

Gelar Pra Rekontruksi di Helen’s Night Mart, Polisi Temukan Fakta Baru Dibalik Peredaran Vape Narkoba

 

Medan – Satresbarkoba Polrestabes Medan, Senin (3/8/2026) sore menggelar pra rekontruksi, dalam kasus pengungkapan upaya peredaran vape narkoba di Helen’s Night Mart. Dalam pra rekontruksi yang menghadirkan pelaku utama dan pemasok narkoba, Polisi menemukan adanya fakta baru.

 

Terdapat 11 adegan, yang diperagakan para pelaku yang terlibat dalam kasus upaya peredaran vape narkoba di Helen’s Night Mart Jalan Setia Budi Medan.

 

Dari salah satu adegan, terungkap jika pelaku dapat masuk ke dalam Helen’s Night Mart meskipun membawa narkoba, setelah menyimpan narkoba di dalam sepatunya.

 

Pelaku, juga meletakkan 3 pcs vape narkoba ke dalam kotak kartu uno, dengan tujuan agar saat digeledah keberadaan vape narkoba tidak diketahui.

 

“Pelaku lolos dari pemeriksaan security di pintu masuk, karena menyimpan narkoba di dalam sepatu,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Selasa (4/8/2026) pagi.

 

Usai masuk ke dalam tempat hiburan malam, pelaku kemudian terdeteksi membawa narkoba oleh petugas Kepolisian yang tengah melakukan kegiatan penegakan hukum di lokasi, sebagai respon dari laporan masyarakat terkait indikasi peredaran narkoba di tempat hiburan malam.

 

“Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian terdeteksi oleh anggota, yang kemudian melakukan penangkapan,” tambah Rafli.

 

Dalam kasus ini sendiri, total terdapat 2 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya, berperan sebagai pengedar narkoba atau yang membawa narkoba ke Helen’s Night Mart, dan satu pelaku lagi berperan sebagai pemasok narkoba. (Endan)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş