Pegadaian Kanwil I Medan Dukung Edukasi Antikorupsi bagi Mahasiswa Baru UISU
Medan – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah I Medan mendukung edukasi antikorupsi bagi generasi muda melalui kegiatan Penyuluhan Antikorupsi (PAKSI) dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).
Kegiatan yang berlangsung di Aula FEB UISU, Selasa (13/10/2026), tersebut diikuti sebanyak 82 mahasiswa baru dengan menghadirkan Donald Estefanussia Kiroh, Penyuluh Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai pemateri.
Penyuluhan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada mahasiswa sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi. Edukasi tersebut juga diharapkan membangun kesadaran generasi muda untuk menolak segala bentuk perilaku koruptif, baik dalam kehidupan akademik maupun di tengah masyarakat.
Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Yohanis Wulang, menyampaikan bahwa penanaman nilai integritas kepada generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun karakter yang bertanggung jawab dan menjunjung tinggi kejujuran.
“Mahasiswa merupakan generasi penerus yang akan mengambil peran penting dalam berbagai bidang kehidupan. Karena itu, integritas harus dibangun sejak dini, dimulai dari hal-hal sederhana seperti bersikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan berani menolak segala bentuk kecurangan,” ujar Yohanis.
Menurutnya, edukasi antikorupsi tidak cukup hanya melalui pemahaman teori, tetapi juga perlu diwujudkan dalam tindakan nyata di lingkungan kampus, organisasi kemahasiswaan, maupun kehidupan sehari-hari.
Yohanis berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kesadaran mahasiswa untuk menjadikan nilai-nilai antikorupsi sebagai pedoman dalam bersikap dan mengambil keputusan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para mahasiswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta mampu menjadi teladan dalam membangun budaya antikorupsi,” tambahnya.
KPK Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Antikorupsi
Dalam penyuluhan tersebut, Donald Estefanussia Kiroh menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun kesadaran antikorupsi sejak dini. Mahasiswa diajak memahami bahwa pencegahan korupsi dapat dimulai dari pembentukan karakter dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Pencegahan korupsi harus dimulai dari diri sendiri. Mahasiswa perlu membiasakan diri untuk bersikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan berani menolak kecurangan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun pribadi yang berintegritas,” ujar Donald.
Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang dapat ikut mendorong terciptanya lingkungan yang transparan dan bertanggung jawab.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mempunyai karakter yang kuat. Integritas harus tercermin dalam tindakan nyata, seperti tidak menyontek, tidak melakukan plagiarisme, serta berani menyampaikan kebenaran,” tambahnya.
Perkuat Sinergi Pegadaian dan Perguruan Tinggi
Kegiatan penyuluhan antikorupsi ini turut dihadiri Pimpinan Cabang PT Pegadaian (Persero) Simpang Limun, Risa, serta perwakilan Departemen Risiko PT Pegadaian Kanwil I Medan, Husni Amri.
Dari pihak UISU, hadir Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Supriadi, S.E., M.M., M.Si.; Wakil Dekan I, Dr. Sri Gustina Pane, S.E., M.Si.; Dr. Yusrita, S.E., M.M.; serta Ketua Panitia PKKMB Tahun 2026, Nur Augus Fahmi, S.E., M.Cs.
Turut hadir Ketua Program Studi Kewirausahaan, Tri Kartika Yudha, S.E., M.M.; Syafrizal, S.E., M.M.; Dr. Mila Naeruz, S.E., M.Si.; dan Dr. Heny Tri Astuti Kurnianingsih, S.E., M.Si.
Keterlibatan PT Pegadaian, KPK, dan pihak perguruan tinggi dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi antikorupsi kepada generasi muda melalui lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan PAKSI dalam rangkaian PKKMB 2026, mahasiswa baru FEB UISU diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai integritas dalam proses pembelajaran, aktivitas organisasi, dan kehidupan bermasyarakat.
Pegadaian Kanwil I Medan berharap edukasi semacam ini dapat membantu membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang jujur, bertanggung jawab, dan berkomitmen mendukung terwujudnya budaya antikorupsi. (Endan)








