27.8 C
Jakarta
Saturday, May 9, 2026
Home Blog Page 8

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Material Strategis, KRI Karotang-872 Jajaran Kodaerala XII Perkuat Pengamanan Laut

0

Pontianak , update87.com – TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedaulatan dan melindungi sumber daya nasional melalui keberhasilan menggagalkan upaya penyelundupan 81 karung material strategis berupa bijih timah dan logam tanah jarang (LTJ) di kawasan Pantai Penyusuk, Belinyu, Bangka Belitung, Senin (20/4) malam.

Keberhasilan ini merupakan hasil operasi gabungan yang presisi antara unsur intelijen dan operasional TNI AL, melibatkan Satgas khusus bersama unsur KRI Karotang-872 yang melaksanakan patroli dan penyekatan di wilayah perairan strategis. Operasi diawali dari informasi intelijen yang ditindaklanjuti dengan langkah cepat melalui pengawasan dan penindakan terukur di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, KRI Karotang-872 turut melaksanakan manuver penyekatan di sektor perairan guna mempersempit ruang gerak pelaku. Tim gabungan kemudian berhasil mengamankan barang bukti yang disembunyikan di area pesisir setelah para pelaku melarikan diri akibat kendala teknis pada sarana yang digunakan.

Hasil awal mengungkap adanya indikasi modus operandi baru berupa pengangkutan langsung hasil tambang dari laut tanpa melalui proses resmi, yang berpotensi merugikan negara. Seluruh barang bukti saat ini telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan yang terlibat.

Keberhasilan ini menegaskan peran strategis TNI AL dalam hal ini Kodaeral XII melalui KRI Karotang-872 dalam menjaga keamanan laut, melindungi sumber daya alam, serta mencegah aktivitas ilegal yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi nasional. Kodaeral XII sebagai bagian dari TNI AL terus mendukung penguatan pengawasan wilayah perairan melalui sinergi lintas sektor demi terciptanya keamanan maritim yang kondusif.

Dani 87

Kapolri Pimpin Apel dan Buka Rakernis Korps Brimob Polri Tahun 2026

0

Depok – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Pengarahan kepada personel Korps Brimob Polri yang dirangkaikan dengan pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Brimob Polri Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Mako Korbrimob Polri Kelapadua, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026).

Turut mendampingi Kapolri yakni Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Irwasum Polri Komjen Pol. Wahyu Widada, Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Yuda Gustawan, Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahar Diantono, Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana, Astamarena Kapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat dan Para Pejabat Utama Mabes Polri. Kemudian turut mendampingi Para Teknisi Utama Korbrimob dan Para Pejabat Utama Korbrimob.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, yang didampingi Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat serta Para Pejabat Utama Mabes Polri, terlebih dahulu menuju ruang transit Mako Korbrimob. Selanjutnya, rombongan bergerak ke Gedung Satya Haprabu Korbrimob untuk memberikan arahan kepada Para perwira serta Para Peserta Rakernis.

Usai memberikan arahan, Kapolri kemudian menuju Lapangan Mako Korbrimob Polri untuk memimpin langsung Apel Pembukaan Rakernis Korps Brimob Polri Tahun 2026. Setibanya di lapangan, rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya pasukan apel beserta kendaraan dan peralatan yang telah tergelar.

Kegiatan Apel Pengarahan dan Rakernis Korps Brimob Polri Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi jajaran Korps Brimob Polri dalam memperkuat soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta menyamakan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Kapolri menegaskan bahwa Korps Brimob Polri harus selalu siap menghadapi dinamika situasi global maupun nasional yang berpotensi berdampak pada keamanan dalam negeri.

“Kita semua khususnya Brimob harus selalu siap dan terus mengikuti perkembangan situasi global, geopolitik, geoekonomi yang tentunya akan berdampak kepada eskalasi, baik yang terjadi di luar maupun dampaknya yang terjadi di dalam negeri,” tegas Kapolri.

Di sisi lain, Kapolri menekankan pentingnya kehadiran Brimob di tengah masyarakat melalui berbagai operasi kemanusiaan dan penanganan bencana.

“Terus menunjukkan bahwa Brimob adalah pasukan yang juga sangat dekat dengan masyarakat, sehingga masyarakat merasakan bahwa kehadiran rekan-rekan itu betul-betul bisa membantu,” ungkap Kapolri.

Menutup arahannya, Kapolri menyampaikan keyakinannya bahwa Korps Brimob akan selalu mampu menjalankan tugas dengan baik selama menjaga soliditas dan kekompakan.

“Saya yakin dan percaya bahwa dengan semangat, dengan soliditas dari seluruh keluarga besar Brimob, maka seberat apa pun tugas yang kita hadapi, rekan-rekan pasti akan mampu menghadapinya,” pungkas Kapolri.

Rakernis Korps Brimob Polri Tahun 2026 mengusung tema “Korps Brimob Polri Presisi Siap Mengamankan dan Mendukung Program Polri dalam Rangka Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026.” Tema ini menegaskan komitmen Korps Brimob Polri dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah serta menjaga stabilitas keamanan nasional.

Rakernis Korps Brimob Polri Tahun 2026 direncanakan berlangsung selama empat hari, mulai 21 hingga 24 April 2026. Kegiatan ini mencakup berbagai agenda pembahasan strategis, evaluasi kinerja, serta perumusan program kerja ke depan.

Selain itu, Kapolri juga melakukan penandatanganan empat prasasti sarana dan prasarana Korps Brimob Polri sebagai bentuk komitmen dalam peningkatan fasilitas pendukung tugas. Fasilitas yang diresmikan tersebut diantaranya:

1. Mess Polwan Korbrimob Polri “Dahniar Sukotjo”,

2. GOR Gegana “Heri Santoso”,

3. Lapangan Futsal Resimen II Pasukan Pelopor “Petrus Willem Pier”,

4. Fitness Center Presisi Korps Brimob Polri “Seno”.

Apel tersebut diikuti oleh sekitar 7.000 personel dari berbagai satuan di jajaran Korbrimob Polri. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan kesiapan institusi dalam menghadapi tugas-tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Pembukaan Rakernis ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan program kerja, melakukan evaluasi kinerja, serta memperkuat peran Korps Brimob Polri sebagai garda terdepan dalam penanganan gangguan keamanan intensitas tinggi.

(Yuli)

Semarang Siapkan Karnaval Lintas Seni Budaya dan Agama 2026, Perkuat Toleransi dan Pariwisata Kota semarang

Semarang, Update87.com || – Pemerintah Kota Semarang bersama lintas instansi mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Karnaval Lintas Seni Budaya dan Agama 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 26 April 2026. Rapat koordinasi digelar di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Selasa (21/4), guna memastikan kesiapan teknis, pengamanan, hingga kolaborasi antar pemangku kepentingan.

Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Falsafah Memayu Hayuning Bhawana Kita Tingkatkan Destinasi Wisata dan Indeks Toleransi Kota Semarang”, yang mencerminkan semangat menjaga harmoni kehidupan, memperkuat persaudaraan, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari, menekankan bahwa karnaval ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat identitas Semarang sebagai kota yang inklusif dan toleran. “Pariwisata bukan hanya soal kunjungan, tetapi juga tentang bagaimana kita menunjukkan nilai-nilai kebersamaan dan keberagaman yang hidup di tengah masyarakat,” ujarnya dalam forum tersebut.

Rapat dihadiri dari berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, dinas terkait, hingga komunitas seni dan tokoh lintas agama. Perwakilan Polrestabes Semarang turut hadir untuk memastikan kesiapan pengamanan, termasuk pengaturan lalu lintas dan mitigasi potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.

Dalam pembahasan, panitia memaparkan konsep karnaval yang akan melibatkan puluhan kelompok seni dan budaya dari berbagai latar belakang agama dan komunitas. Mulai dari kesenian tradisional seperti tari nusantara, kuda lumping, hingga atraksi khas lintas budaya seperti ogoh-ogoh, barongsai, dan rebana akan meramaikan jalannya karnaval.

Tidak hanya itu, filosofi yang diangkat dalam kegiatan ini juga menjadi perhatian utama. Tiga nilai utama yang diusung yakni Memayu Hayuning Bhawono (menciptakan dunia yang harmonis), Memayu Hayuning Sesami (mempererat hubungan antar sesama), serta Wasudhaiva Kutumbhakam (kita semua bersaudara), diharapkan dapat tercermin dalam setiap rangkaian acara.

Rute dan susunan peserta juga telah dirancang secara sistematis, melibatkan berbagai elemen masyarakat mulai dari kelompok seni, organisasi keagamaan, hingga komunitas budaya. Selain itu, dua tim pengiring dari kepolisian akan bertugas mengawal jalannya karnaval guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Dari sisi teknis, sejumlah aspek krusial turut dibahas dalam rapat, seperti kesiapan sarana prasarana, pengaturan arus lalu lintas, dukungan kesehatan, kebersihan, serta publikasi kegiatan. Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci suksesnya acara yang diperkirakan akan menyedot perhatian masyarakat luas tersebut.

Polrestabes Semarang dan Polsek Semarang Tengah menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh pengamanan kegiatan. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama karnaval berlangsung.

Karnaval ini juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor seni dan budaya lokal yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama Kota Semarang. Selain memperkuat toleransi, kegiatan ini diyakini mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif dan meningkatkan kunjungan wisatawan.

Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi lintas sektor, Kota Semarang optimistis dapat kembali menghadirkan perhelatan budaya yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman #karnaval #lintasbudaya @sorotan
(Nur – Adi Tim update 87 jateng)

Panitia Musda Ke- III Resmi Buka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat

0

Pesisir Barat – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Ke- III DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Kabupaten Pesisir Barat untuk masa bakti 2026-20231 mendatang.

Pengumuman ini disampaikan melalui konferensi pers yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat Lampung, pada Selasa 21 April 2026.

Ketua SC ( Steering Comite ) Musda ke III Kadek Gusti Artawan didampingi Sekretaris SC Sahrudin, Anggota Mulyadi dan Ketua Bapilu Golkar Argento dalam konferensi pers menyatakan bahwa ” Dalam Hal ini Secara Resmi kami mengumumkan, sebagai Panitia musyawarah Daerah (Musda) ke III Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat membuka pendaftaran bakal Calon Ketua DPD II Pesisir Barat, untuk para kader partai Golkar Pesisir Barat yang ingin mendaftarkan diri sebagai ketua DPD II dipersilahkan untuk mengambil serta mengisi formulir sebagai Bakal Calon yang sudah disediakan dengan para panitia atau datang ke kantor DPD partai Golkar Pesisir Barat, Sementara untuk pengembalian formulir pendaftaran Bacalon dijadwalkan pada tanggal 24 April pukul 00.00 wib ” kata Kadek.

“Dalam kaitan dengan Musda ke- III DPD Partai Golkar Pesisir Barat, panitia telah menyiapkan berbagai hal. Seluruh persiapan teknis telah rampung dilakukan oleh panitia Musda ke III guna menyukseskan gelaran lima tahunan partai berlambang pohon beringin tersebut ” ujar Kadek di hadapan Awak Media.

Terkait mekanisme penjaringan Ketua Steering Committee (SC) Kadek Gusti Artawan juga memaparkan terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap kader yang ingin bertarung menjadi ketua DPD II kabupaten Pesisir Barat, yaitu ” fotocopy KTP, fotocopy KTA Partai Golkar, Fotocopy Ijasah terakhir minimal D3 serta dilegalisir oleh instansi terkait, melampirkan foto diri terbaru, menyiapkan visi misi Bacalon ketua DPD, menyiapkan surat keputusan yang menerangkan Bacalon pernah menjabat sekurang kurang nya 1 tahun dalam kepengurusan periode sebelumnya maupun pernah menjadi kepengurusan 1 Tingkat diatasnya atau kepengurusan di Provinsi, dan salah satu poin krusial adalah membuat surat pernyataan dukungan mengantongi minimal 30 persen pemilik hak suara yaitu pimpinan kecamatan dan juga organisasi sayap yang didirikan maupun mendirikan ” tutup Kadek Ketua SC.

Pelaksanaan Musda ke III kabupaten Pesisir Barat yang akan digelar beberapa hari kedepan, diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan DPD Partai Golkar Pesisir Barat.
Penulis gatot suherman/wartawan update87.com

Kapolrestabes Semarang Baru Tancap Gas, Bangun Sinergi dengan Serikat Pekerja Jelang May Day 2026

0

Semarang , update 87.com || – Semarang 20/04/2026 , Mengawali tugasnya sebagai Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Heri Wahyudi langsung bergerak cepat membangun komunikasi dan sinergi dengan elemen buruh. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga kondusivitas Kota Semarang menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Kunjungan kerja hari ini perdana tersebut menyasar dua organisasi pekerja, yakni Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Indonesia Perjuangan (DPP FSPIP) di wilayah Genuk serta pengurus Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) di kawasan Pedurungan.

Di Kantor DPP FSPIP, Kapolrestabes Semarang beserta jajaran disambut langsung Ketua DPP FSPIP, Karmanto, bersama pengurus. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan, dengan agenda utama silaturahmi serta koordinasi teknis terkait rencana keberangkatan perwakilan buruh menuju Jakarta untuk mengikuti peringatan May Day 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolrestabes menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara kepolisian dan serikat pekerja, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Koordinasi ini juga mencakup pengaturan teknis perjalanan serta antisipasi potensi gangguan kamtibmas selama mobilisasi massa.

Usai dari Genuk, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Sekretariat KSPN di wilayah Pedurungan. Agenda yang dibahas serupa, yakni memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi dalam menjaga situasi tetap kondusif, khususnya saat momentum May Day yang identik dengan penyampaian aspirasi oleh para pekerja.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung, dalam keterangannya turut menyampaikan imbauan kepada kalangan pelajar, khususnya siswa SMA sederajat, agar tidak terlibat dalam aksi demonstrasi May Day. Ia menegaskan bahwa sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, pelajar tidak diperkenankan mengikuti kegiatan unjuk rasa.

“Peran guru dan pihak sekolah sangat penting dalam melakukan pengawasan terhadap siswa. Kami juga mengingatkan agar tidak ada pelajar yang terpengaruh kelompok anarko maupun aktivitas yang berpotensi melanggar hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menegaskan bahwa setiap potensi pelanggaran hukum akan tercatat secara digital. Kota Semarang sendiri telah dilengkapi dengan sistem pengawasan berbasis CCTV di berbagai titik, termasuk lokasi-lokasi yang kerap menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Selain itu, fitur patroli digital melalui aplikasi Libas milik kepolisian juga memungkinkan pemantauan secara real-time, baik melalui kamera jalan raya maupun CCTV lingkungan hingga tingkat RT. Hal ini menjadi bagian dari strategi preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan.

“Seluruh aktivitas di ruang publik dapat terpantau dengan baik. Ini diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan pelanggaran,” tambahnya.

Melalui langkah awal yang proaktif ini, Kapolrestabes Semarang menunjukkan komitmennya dalam membangun pendekatan humanis dan kolaboratif, sekaligus memastikan peringatan May Day 2026 di Kota Semarang berlangsung aman, damai, dan kondusif.
( Adi – Nur Tim update 87 jateng)

Pusterad Gelar Mobile Training Team TA 2026 di Magelang

0

(Pen Pusterad). Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) menggelar kegiatan Mobile Training Team (MTT) Tahun Anggaran 2026 yang di ikuti oleh 200 peserta, terdiri dari 50 Komandan Koramil (Danramil) dan 150 Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodam IV/ Diponegoro. Kegiatan ini berlangsung di Aula A. Yani Rindam IV/Diponegoro, Magelang, Jawa Tengah, Senin (20/4/2026).

Dalam amanat Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat yang dibacakan oleh Kolonel Inf Ahmad Basuki, S.I.P., disampaikan bahwa pelaksanaan MTT berlangsung mulai 20 hingga 25 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali, memelihara, serta meningkatkan kualitas profesionalisme para Danramil dan Babinsa, khususnya bagi personel yang belum berkesempatan mengikuti pendidikan formal di Pusat Pendidikan Teritorial (Pusdikter).

Melalui penyampaian materi yang up to date, kegiatan ini diharapkan mampu menyamakan visi, persepsi, dan tindakan para aparat kewilayahan sebagai ujung tombak organisasi dalam melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat di wilayah Kodam IV/Diponegoro.

Danpusterad juga menekankan pentingnya memanfaatkan momentum pelatihan ini secara optimal dengan penuh kesungguhan dan dedikasi tinggi. Para peserta diharapkan dapat menyerap materi secara maksimal, aktif berdiskusi serta berbagi pengalaman guna memperkaya wawasan.

Sebagai ujung tombak TNI AD, Danramil dan Babinsa dituntut untuk terus mempertajam kemampuan deteksi dini dan cegah dini terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat menggangu persatuan bangsa.

Selain itu, setiap pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata di wilayah binaan masing-masing, dengan tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, serta senantiasa menjaga kehormatan satuan dalam pengabdian kepada masyarakat.

Kepada tim pengajar dan pemateri, agar memberikan pembekalan yang aplikatif dan relevan dengan tantangan di lapangan. Metode pembelajaran yang komunikatif dan interaktif diharapkan dapat mendorong transformasi pengetahuan secara efektif, sehingga mampu meningkatkan kualitas aparat komando kewilayahan kita menjadi lebih andal, adaptif dan semakin dicintai oleh rakyat.

(Yuli)

Musda IV Demokrat Jateng, AHY: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan

0

Update87.com – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya konsolidasi menyeluruh dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jumat (17/4).

Dalam arahannya yang disampaikan melalui telekonferensi, AHY menekankan bahwa Musda IV Demokrat Jateng merupakan momentum strategis untuk memperkuat fondasi partai menuju kemenangan pada Pemilu 2029.

 

Mengusung tema besar “Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan”, AHY menggarisbawahi tiga pilar utama yang harus dijalankan secara terpadu oleh seluruh kader.

Pertama, rapatkan barisan. AHY menekankan bahwa soliditas internal adalah kunci utama keberhasilan partai. Ia mengingatkan agar Musda menjadi ajang pemersatu, bukan sumber perpecahan.

“Tanpa kebersamaan dan kerja bersama, tidak mungkin kita menjadi partai yang sukses. Perbedaan adalah hal yang wajar dalam politik, tetapi jangan sampai melukai rumah sendiri,” ujarnya.

Kedua, bangun kekuatan. Menurut AHY, kekuatan partai ditentukan oleh kualitas organisasi serta kader yang militan dan kompeten. Ia mendorong seluruh kader untuk tetap tangguh menghadapi dinamika politik.

Ketiga, rebut kemenangan. AHY menyoroti posisi strategis Jawa Tengah sebagai provinsi besar dengan 35 kabupaten/kota dan basis pemilih yang sangat signifikan. Ia menilai kerja kolektif dan penguatan akar rumput menjadi kunci dalam merebut hati dan pikiran rakyat.

“Pastikan bahwa sampai ke desa-desa, sampai kelurahan-kelurahan, bahkan masyarakat yang ada di akar rumput mengetahui bahwa Demokrat tetap eksis dan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama melalui kader-kader kita yang diamanahi jabatan publik, baik di eksekutif maupun legislatif,” tegasnya.

“Rebut kemenangan, rebut hati dan pikiran rakyat kita. Mengapa saya menggunakan kata rebut? Karena memang kita harus aktif. Bukan menunggu orang menyukai kita, bukan menunggu agar masyarakat kenal dengan Demokrat agar memilih kita, tapi kitalah yang punya kebutuhan untuk memenangkan hati dan pikiran masyarakat kita memenangkan suara mereka Pemilu 2029,” tuturnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, didampingi jajaran pengurus DPP Partai Demokrat. Turut hadir Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Rinto Subekti, beserta jajaran, serta para Ketua DPC Partai Demokrat se-Jawa Tengah.

(Yuli)

BUPATI PESISIR BARAT LANTIK PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN PESISIR BARAT

0

PESISIR BARAT – Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, secara resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Prosesi pelantikan berlangsung di Lobi Utama Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, pada Jumat (17/04/2026).

Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Pesisir Barat Nomor: 100.3.3.2/166/V.04/HK/2026.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Irawan Topan, SH., M.Kn., para staf ahli bupati, para asisten bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Pesisir Barat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat kepada para pegawai negeri sipil yang dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan pimpinan tinggi pratama bukan sekadar peningkatan karier, melainkan amanah besar yang menuntut tanggung jawab moral, integritas, dan profesionalisme tinggi.

“Jadikan kepercayaan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik dan memberikan kontribusi maksimal bagi Kabupaten Pesisir Barat,” ujarnya.

Menurutnya, pelantikan ini juga menjadi bagian dari penyegaran organisasi yang diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan sinergi antarperangkat daerah agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Bupati juga memberikan perhatian khusus pada penegakan disiplin aparatur, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Ia menjelaskan bahwa sanksi disiplin mencakup tingkat ringan hingga berat, mulai dari teguran hingga pemberhentian tidak dengan hormat.

“Disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga komitmen dalam menaati aturan. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa reformasi birokrasi saat ini menuntut kinerja dan akuntabilitas yang tinggi, sejalan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Tantangan ke depan juga semakin besar, terutama dengan adanya pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD pada tahun 2027.

Untuk itu, ia mengajak seluruh jajaran agar mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara kreatif dan inovatif, menciptakan terobosan dalam tata kelola pemerintahan, serta meninggalkan pola kerja lama yang tidak produktif.

Bupati juga memberikan sejumlah instruksi kepada pejabat yang baru dilantik, di antaranya menjadi teladan dalam disiplin, menerapkan prinsip “3 tepat” (tepat waktu, tepat administrasi, dan tepat mutu), serta membangun budaya kerja yang produktif, kreatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia menutup sambutannya dengan pesan agar para pejabat menjaga kepercayaan masyarakat, menjunjung tinggi integritas, dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

“Saudara adalah wajah birokrasi dan harapan masyarakat Pesisir Barat,” pungkasnya.

Adapun pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:

1. Andi Indrawara, S.Sos. – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
2. M. Ma’ruf, S.P. – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan
3. Mesrawan, S.STP., M.Si. – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
4. Martinus, S.IP. – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
5. Irhamudin, SKM., M.M. – Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana
6. Septomo, SKM., M.M. – Kepala Dinas Kesehatan
7. Makmur Hidayat, S.Pi., M.M. – Kepala Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
8. M. Belly Oscar, S.H., M.H, – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian
9. Herdi Wilismar, SH., M.M. – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Dengan pelantikan ini, diharapkan kinerja pemerintahan Kabupaten Pesisir Barat semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan daerah.
Penulis. Gatot suherman/wartawan update87.com

Marnentinus, S.IP. Resmi Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026.

0

Posberkualitalitas
Pesisirberkualitalitas.

“Selamat & sukses atas di lantiknya Bapak marnentinus,S.IP,sebagai kadis pendidikan kabupaten pesisir Barat,semoga amanah dalam menjalankan tugas,membawa inovasi,serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Pesisir Barat menjadi lebih maju,berkualitas,dan berkarakter”.

Marnentinus, S.IP. Resmi Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026
“Yang selalu siap bersinergi dalam mengawal kemajuan dunia pendidikan di Bumi Para Saibatin dan Ulama yang kita cinta ini”.

Penulis. : Gatot,s/wartawan.update87.com

Kasus Dugaan Peluru Nyasar di Gresik, Marinir TNI AL Tegaskan Langkah Kemanusiaan dan Proses Hukum Terus Berjalan

0

JAKARTA — Kasus dugaan peluru nyasar yang melukai seorang siswa di Gresik, Jawa Timur, masih terus bergulir. Pihak Marinir TNI AL menyatakan sejak awal telah menempuh langkah penanganan secara kemanusiaan sekaligus mendukung proses hukum yang saat ini masih berlangsung.

Peristiwa tersebut terjadi pada 17 Desember 2025 dan diduga berkaitan dengan aktivitas latihan menembak di Lapangan Tembak FX Soepramono, Karangpilang, Surabaya. Insiden itu menyebabkan dua siswa mengalami luka, salah satunya Darrell Fausta Hamdani (14).

Awalnya, penanganan terhadap korban disebut berjalan secara kooperatif. Namun dalam perkembangannya, keluarga korban melayangkan surat somasi yang ditujukan kepada Kolonel Marinir Rizal Ikhwan Nusofa, yang saat itu menjabat sebagai Danmenbanpur 2 Mar. Kondisi tersebut dinilai membuat proses penyelesaian perkara menjadi lebih kompleks.

Pada Jumat malam (17/04/2026) di kawasan Jakarta Selatan, Letkol Laut (PM) Reza Ali Aksha menyampaikan bahwa sejak awal fokus utama institusi adalah keselamatan korban, pendampingan keluarga, tanggung jawab institusi, serta penyelesaian terbaik bagi seluruh pihak.

Menurut Reza, kegiatan latihan menembak yang dilaksanakan saat itu merupakan bagian dari program rutin pembinaan kemampuan prajurit guna meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan keterampilan personel.

Ia juga menjelaskan bahwa lokasi latihan tersebut telah digunakan selama puluhan tahun. Namun, perkembangan kawasan pemukiman warga di sekitar area menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian ke depan.

“Dulu kawasan itu relatif kosong. Seiring waktu, mulai muncul permukiman. Setiap latihan tetap dilakukan dengan prosedur pengamanan, termasuk pemberitahuan kepada warga dan pemasangan tanda larangan,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Ninayanti menilai somasi yang dilayangkan kepada perwira tersebut tidak tepat sasaran.

“Somasi itu kami nilai error in persona atau salah alamat, karena seharusnya ditujukan kepada pejabat yang berwenang secara institusional,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pihak TNI AL tetap menunjukkan empati kepada korban melalui pembiayaan operasi, perawatan medis, hingga pendampingan lanjutan. Namun, sebagian bentuk bantuan lanjutan dan santunan disebut tidak diterima pihak keluarga korban.

Reza kemudian menjelaskan sejumlah langkah yang telah dilakukan institusi, antara lain:

* Penanganan medis penuh terhadap korban serta pemberian santunan awal.
* Mediasi berulang dengan melibatkan unsur LBH, tokoh masyarakat, dan keluarga korban.
* Salah satu korban telah selesai melalui jalur kekeluargaan.
* Upaya pendekatan lanjutan berupa silaturahmi dan santunan Rp50 juta telah dilakukan, namun belum diterima pihak keluarga korban lainnya.
* Penanganan komunikasi publik melalui kanal resmi secara terukur.
* Koordinasi intensif dengan Polisi Militer Angkatan Laut guna penguatan aspek hukum.

Di sisi lain, proses hukum disebut masih berjalan. Hingga saat ini, sekitar 119 personel yang terlibat dalam kegiatan latihan telah dimintai keterangan sebagai bagian dari penyelidikan.

“Ini menunjukkan proses hukum berjalan,” ujar Reza.

Ninayanti juga meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan insiden tersebut sebagai kesalahan tembak dari pihak Marinir, karena penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan resmi.

“Jangan sampai ini menjadi bola liar di masyarakat. Apakah benar peluru berasal dari Marinir atau tidak, itu masih berproses,” ujarnya.

Selain itu, ia menyinggung adanya tuntutan ganti rugi dari pihak keluarga korban sebesar sekitar Rp340 juta untuk kerugian material dan Rp1,5 miliar untuk kerugian immaterial. Menurutnya, tuntutan tersebut masih perlu dibahas sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Pihak Marinir menegaskan bahwa fokus utama saat ini tetap pada pemulihan korban agar dapat kembali beraktivitas normal. Menurut Reza, korban diketahui telah kembali bersekolah sejak awal Januari 2026.

Menutup keterangannya, Reza menyampaikan bahwa pihaknya tetap membuka ruang komunikasi dan menerima masukan konstruktif dari berbagai pihak demi mendukung pengungkapan perkara secara akuntabel, akurat, dan kredibel.

(Yuli)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş