27.1 C
Jakarta
Tuesday, September 22, 2026
Home Blog Page 5

Pimpin Upacara HAORNAS ke-43, Dankorbrimob Polri Teguhkan Semangat Hidup Aktif dan Buga

0

*Pimpin Upacara HAORNAS ke-43, Dankorbrimob Polri Teguhkan Semangat Hidup Aktif dan Bugar*

 

 

 

DEPOK – Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 menjadi momentum bagi Korps Brimob Polri untuk terus meneguhkan pentingnya kebugaran sebagai bagian dari kesiapan personel dalam menjalankan tugas. Mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!”, peringatan HAORNAS menjadi pengingat bahwa budaya olahraga berperan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, disiplin, tangguh, dan produktif.

 

Sejalan dengan momentum tersebut, Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat memimpin langsung Upacara Peringatan HAORNAS ke-43 di Lapangan Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Rabu (9/9/2026).

 

Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali penghormatan pasukan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga pemberian penghargaan Dankorbrimob Polri kepada perwakilan personel berprestasi di bidang olahraga.

 

Pemberian Penghargaan Satya Dharma Padma menjadi bentuk apresiasi Korbrimob Polri terhadap dedikasi, disiplin, kemampuan, dan prestasi personel yang turut mengharumkan nama kesatuan.

 

Berikut perwakilan penerima penghargaan yaitu:

 

1. AKP Pinilih Waluyo Jati

Juara 1 Turnamen Bola Basket Kasau Cup 2026.

 

2. Ipda Roni Tri Prasetyo

Juara 1 Menembak Presisi 25 Meter Individu Pama, Juara 1 Menembak Presisi 25 Meter Beregu Polri, dan Juara 1 Shoot Off Pistol Pama dalam Kejuaraan Kapolri Cup Shooting Championship 2026.

 

3. Ipda Nederlan Hulopi

Juara 1 Menembak Presisi 25 Meter Beregu Polri dan Juara 2 Shoot Off Pistol Pama dalam Kejuaraan Kapolri Cup Shooting Championship 2026.

 

4. Briptu Muhammad Alfian Hasym

Juara 1 Beregu Turnamen Badminton Kapolri Cup 2026.

Bharada Nyoman Rendy Semara Arjana Putra Hastina

Juara 1 Turnamen Bola Basket Kasau Cup 2026.

 

5. Bharada Akhmad Rizky

Juara 1 Beregu Turnamen Badminton Kapolri Cup 2026.

 

Usai prosesi penghargaan, upacara dilanjutkan dengan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan oleh Dankorbrimob Polri. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa olahraga merupakan investasi dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, disiplin, tangguh, sportif, memiliki semangat juang, serta mampu meningkatkan produktivitas.

 

“Olahraga perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, tempat kerja, desa, ruang publik maupun keluarga.”

 

Pesan tersebut sejalan dengan karakter tugas Korbrimob Polri yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental secara berkelanjutan. Bagi personel Brimob, kebugaran bukan sekadar menunjang kondisi fisik, melainkan menjadi bagian dari kesiapan menghadapi berbagai tantangan tugas yang membutuhkan daya tahan, ketangguhan, disiplin, dan respons cepat.

 

Amanat Menpora juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan olahraga tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat menjadi lebih aktif dan bugar.

 

“Dari pasif menjadi aktif, dari aktif menjadi bugar, dari bugar menjadi produktif, dan dari produktif menjadi Indonesia yang lebih kuat.”

 

Upacara tersebut dihadiri Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, para Teknisi Utama Tingkat I Korbrimob, Karorenminops, Danpas Gegana, Danpas Pelopor, Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Korbrimob, para Teknisi Utama Tingkat II Korbrimob, para Kabag Rorenminops, Para Kabid, Dansat Intel, Dansatlat, para Dansat Pasgegana, para Danmen Paspelopor, para Pamen Teknisi Madya Korbrimob, para Pamen Anjak Madya Korbrimob, Karumkit Tingkat III Bhayangkara Brimob, Dandenma, Kasi Keu, serta Kataud, serta seluruh personel dan Pegawai Negeri Sipil Korbrimob Polri.

 

Melalui peringatan HAORNAS ke-43, Korbrimob Polri meneguhkan komitmen untuk membangun personel yang aktif, bugar, tangguh, dan produktif. Semangat “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!” tidak hanya menjadi tema peringatan, tetapi juga relevan dengan upaya menjaga kesiapsiagaan personel dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

 

 

(Yuli)

Brigjen Pol. Donyar Kusumadji Hadiri Upacara Haornas ke-43, Polri Tegaskan Pentingnya Kebugaran Personel

0

*Brigjen Pol. Donyar Kusumadji Hadiri Upacara Haornas ke-43, Polri Tegaskan Pentingnya Kebugaran Personel*

 

 

JAKARTA — Semangat membangun sumber daya manusia yang sehat, aktif, dan tangguh mewarnai Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Teknisi Jibom Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Donyar Kusumadji turut hadir bersama jajaran pejabat dan personel Polri dalam memperingati momentum nasional yang mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar.”

 

Upacara dipimpin Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Waastamaops) Polri Irjen Pol. Laksana, dan diikuti personel dari berbagai satuan kerja Mabes Polri, mulai dari perwira tinggi, perwira menengah, bintara, tamtama hingga pegawai negeri pada Polri.

 

Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan Irjen Pol. Laksana, olahraga ditegaskan bukan sekadar aktivitas untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.

 

“Olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

 

Melalui olahraga, masyarakat didorong untuk membangun karakter yang disiplin, tangguh, sportif, serta memiliki daya juang. Budaya hidup aktif juga diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari tanpa harus menunggu fasilitas yang mewah atau aktivitas yang rumit.

 

Masyarakat dapat memulainya dengan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, senam bersama maupun olahraga lainnya sesuai kemampuan masing-masing.

 

Bagi institusi Polri, pesan tersebut memiliki arti strategis. Kebugaran jasmani merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kesiapan personel menjalankan tugas kepolisian yang menuntut ketahanan fisik, kesiapsiagaan, disiplin, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

 

Kehadiran Brigjen Pol. Donyar Kusumadji dalam upacara tersebut menjadi bagian dari komitmen Korps Brimob untuk terus menumbuhkan budaya hidup sehat dan menjaga kebugaran personel sebagai modal penting dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Peringatan Haornas ke-43 di Mabes Polri sekaligus menjadi momentum untuk menggelorakan semangat “bergerak dari sekarang”, sehingga olahraga tidak hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan yang membentuk masyarakat semakin aktif, sehat, bugar, dan produktif.

 

Dengan personel yang sehat dan bugar, Polri diharapkan semakin siap menghadapi dinamika tugas sekaligus memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban di seluruh Indonesia.

 

(Yuli)

Satgas Operasi X-Fire Aman Nusa II Satbrimob Polda Sumsel Terjun Langsung Lakukan Penyemprotan Cairan X-Fire di Lahan Gambut Terdampak Karhutla

0

# Satgas Operasi X-Fire Aman Nusa II Satbrimob Polda Sumsel Terjun Langsung Lakukan Penyemprotan Cairan X-Fire di Lahan Gambut Terdampak Karhutla

 

Muara Enim, Rabu 9 September 2026 — Satgas Operasi X-Fire Aman Nusa II Satbrimob Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melaksanakan penyemprotan cairan X-Fire Slog Mabes Polri di lahan gambut yang terdampak kebakaran di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (9/9/2026).

 

Kegiatan pemadaman dipimpin langsung oleh Ka Posko Satgas Operasi X-Fire Aman Nusa II, AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., yang turun ke lapangan bersama para Kasatgas dan personel untuk memastikan proses pemadaman berjalan efektif. Penyemprotan cairan X-Fire difokuskan pada titik-titik api dan area gambut yang masih menyimpan bara guna mencegah kebakaran kembali meluas.

 

AKBP Andiyano mengatakan bahwa karakteristik lahan gambut yang mudah menyimpan panas di bawah permukaan memerlukan penanganan khusus. Oleh karena itu, penggunaan cairan X-Fire Slog Mabes Polri menjadi salah satu metode strategis untuk mempercepat proses pendinginan dan memutus potensi munculnya api susulan.

 

> “Satgas Operasi X-Fire Aman Nusa II akan terus hadir di lokasi-lokasi rawan karhutla. Penanganan secara cepat, tepat, dan terpadu menjadi prioritas kami agar kebakaran dapat segera dikendalikan serta dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalisasi,” ujar AKBP Andiyano.

 

Didampingi para Kasatgas, personel Satbrimob Polda Sumsel juga melakukan patroli penyisiran, pendinginan area terbakar, serta pemantauan intensif terhadap titik-titik rawan sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran api.

 

Operasi ini merupakan bagian dari upaya Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung penanggulangan bencana karhutla melalui Operasi Aman Nusa II, sekaligus wujud nyata kehadiran Polri dalam melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, dan menekan dampak kebakaran hutan serta lahan di wilayah Sumatera Selatan.

 

Dengan sinergi seluruh personel Satgas dan pemanfaatan teknologi pemadaman X-Fire Slog Mabes Polri, diharapkan kondisi lahan gambut di Kecamatan Gelumbang dapat segera terkendali dan terhindar dari potensi kebakaran berulang.

 

 

(Yuli)

Sedekah dan Berbagi kepada Sesama, Wujud Kepedulian Personel Satbrimob Polda Sumsel

0

# Sedekah dan Berbagi kepada Sesama, Wujud Kepedulian Personel Satbrimob Polda Sumsel

 

Palembang, Rabu 9 September 2026 — Sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, personel Satbrimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan sedekah dan berbagi kepada sesama dengan membagikan paket makanan kepada masyarakat yang berada di sekitar Mako Satbrimob Polda Sumsel, Rabu (9/9/2026).

 

Kegiatan sosial tersebut menyasar warga sekitar Sebanyak 5 Pers dipimpin Langsung Ipda Zainal Abidin, S,H,, pengendara, pekerja harian, serta masyarakat yang melintas di lingkungan Mako Satbrimob. Dengan penuh kehangatan, para personel Brimob membagikan makanan siap santap sebagai wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan.

 

Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel menegaskan bahwa kegiatan sedekah dan berbagi merupakan salah satu implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan kepada seluruh personel Brimob.

 

> “Berbagi kepada sesama merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial. Semoga apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat dan mempererat hubungan harmonis antara Brimob dengan masyarakat,” ujarnya.

 

Masyarakat yang menerima bantuan menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh personel Satbrimob Polda Sumsel. Suasana penuh keakraban terlihat ketika personel berinteraksi langsung dan menyapa warga dengan ramah.

 

Melalui kegiatan ini, Satbrimob Polda Sumsel berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh sebagai budaya positif, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang humanis, peduli, dan selalu hadir untuk melayani.

 

(Yuli)

Klaim JKN Almarhum Rizky Haryono Dipertanyakan, Kuasa Hukum Dorong BPK Audit Alur Pembayaran. 

0

Klaim JKN Almarhum Rizky Haryono Dipertanyakan, Kuasa Hukum Dorong BPK Audit Alur Pembayaran. 

 

 

CIKARANG, 9 September 2026 — Persoalan permintaan data pelayanan kesehatan dan klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) almarhum Rizky Haryono kembali menjadi sorotan.

 

Pihak keluarga melalui ahli waris, Mulyono, mempertanyakan transparansi proses pengajuan hingga pembayaran klaim JKN yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan almarhum.

 

Sebelumnya, keluarga bersama kuasa hukum, Hendra Gunawan, S.H., CMED, telah mengikuti proses mediasi. Namun, permintaan data kepada BPJS Kesehatan Cabang Cikarang belum dapat dipenuhi seluruhnya dengan alasan perlindungan data pribadi dan kerahasiaan informasi kesehatan.

 

Kondisi tersebut kemudian mendorong pihak keluarga mempertimbangkan langkah pengawasan melalui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

 

Kuasa hukum keluarga, Hendra Gunawan, menegaskan bahwa persoalan ini tidak semata-mata berkaitan dengan akses terhadap data, tetapi juga menyangkut transparansi dan akuntabilitas tata kelola klaim JKN.

 

«“Kami akan lebih fokus mendorong pemeriksaan oleh BPK terhadap tata kelola, verifikasi dan pembayaran klaim. Bukan menuduh adanya pelanggaran atau kerugian negara, tetapi meminta agar prosesnya dapat diperiksa secara objektif sesuai kewenangan BPK,” ujar Hendra.»

 

Menurut Hendra, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara pelayanan kesehatan yang diberikan, klaim yang diajukan fasilitas kesehatan, proses verifikasi oleh BPJS, hingga pembayaran klaim.

 

Minta Alur Klaim Dibuka Secara Transparan

 

Hendra mengatakan pihak keluarga tidak ingin terlebih dahulu membuat kesimpulan mengenai ada atau tidaknya pelanggaran dalam proses klaim tersebut.

 

Menurutnya, seluruh persoalan harus diuji berdasarkan dokumen dan mekanisme pemeriksaan lembaga yang memiliki kewenangan.

 

«“Kami ingin semuanya terang. Kalau seluruh proses klaim sudah sesuai ketentuan, tentu hasil pemeriksaan juga akan memberikan kepastian. Kalau ada ketidaksesuaian, biarkan lembaga yang berwenang yang menilainya,” katanya.»

 

Ia menambahkan, pemeriksaan BPK diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai tata kelola dan pertanggungjawaban keuangan yang berkaitan dengan klaim JKN tersebut.

 

Pihak keluarga, kata Hendra, tidak bermaksud menyimpulkan adanya fraud maupun kerugian negara sebelum adanya pemeriksaan.

 

«“Kami tidak ingin membuat kesimpulan sebelum audit. Justru karena itu kami meminta pemeriksaan. Fakta harus dilihat dari dokumen klaim, hasil verifikasi dan pembayaran, bukan dari asumsi,” tegasnya.»

 

Keluarga Tetap Minta Penjelasan BPJS

 

Di sisi lain, pihak keluarga tetap meminta BPJS Kesehatan memberikan penjelasan administratif mengenai proses klaim yang dapat disampaikan kepada ahli waris sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Keluarga berharap persoalan tersebut dapat memperoleh penjelasan secara transparan sehingga tidak menimbulkan pertanyaan berkepanjangan.

 

Namun, apabila persoalan permintaan informasi dan penjelasan administratif tersebut belum menemukan titik terang, permohonan pemeriksaan kepada BPK menjadi salah satu langkah yang dipertimbangkan oleh pihak keluarga.

 

Langkah tersebut, menurut kuasa hukum, dimaksudkan untuk memastikan seluruh proses dapat dinilai berdasarkan dokumen, mekanisme dan kewenangan lembaga pemeriksa, bukan berdasarkan dugaan maupun asumsi.

 

Drt

Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78 di Mabes Polri, Dankorbrimob Dukung Kiprah Polwan untuk Polri Presisi

0

*Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78 di Mabes Polri, Dankorbrimob Dukung Kiprah Polwan untuk Polri Presisi*

*Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78 di Mabes Polri, Dankorbrimob Dukung Kiprah Polwan untuk Polri Presisi*

 

JAKARTA — Semangat pengabdian dan penghormatan terhadap kiprah Polisi Wanita (Polwan) mewarnai kegiatan Syukuran Hari Jadi Polwan Republik Indonesia ke-78 yang digelar di Aula Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, turut dihadiri Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi, Kalemdiklat Polri Komjen Pol. R.Z. Panca Putra S., bersama Bhayangkari, jajaran pejabat utama Mabes Polri, serta para Polwan yang hadir.

Kehadiran Dankorbrimob menjadi bagian dari dukungan terhadap peran strategis Polwan dalam memperkuat pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia yang profesional, humanis, dan Presisi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan dan registrasi tamu undangan, dilanjutkan dengan tarian pembuka serta sesi foto bersama. Suasana kemudian berlangsung khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Polwan.

Momentum peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 semakin bermakna melalui tayangan selayang pandang dan video testimoni yang menggambarkan perjalanan serta kontribusi Polwan dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Setelah pembacaan doa dan laporan ketua panitia, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kapolri. Tumpeng tersebut diberikan kepada KBP Eti Haryati dan Bripda Rasya sebagai simbol rasa syukur sekaligus bentuk penghargaan kepada personel Polwan dari berbagai generasi.

Rangkaian syukuran juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada Polwan berprestasi serta pengumuman pemenang lomba video konten kesehatan mental. Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kreativitas, dan prestasi Polwan dalam menjalankan tugas sekaligus memberikan kontribusi positif bagi institusi dan masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan biola oleh Diva Baranita sebelum ditutup oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan ramah tamah.

Peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 tidak sekadar menjadi momentum syukuran, tetapi juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang Polisi Wanita dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Semangat pengabdian tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Polri yang semakin profesional, modern, humanis, dan dekat dengan masyarakat.

Melalui momentum ini, Polri terus mendorong seluruh personel, termasuk Polwan, untuk menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

(Yuli)

 

 

 

JAKARTA — Semangat pengabdian dan penghormatan terhadap kiprah Polisi Wanita (Polwan) mewarnai kegiatan Syukuran Hari Jadi Polwan Republik Indonesia ke-78 yang digelar di Aula Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, turut dihadiri Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi, Kalemdiklat Polri Komjen Pol. R.Z. Panca Putra S., bersama Bhayangkari, jajaran pejabat utama Mabes Polri, serta para Polwan yang hadir.

 

Kehadiran Dankorbrimob menjadi bagian dari dukungan terhadap peran strategis Polwan dalam memperkuat pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia yang profesional, humanis, dan Presisi.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan dan registrasi tamu undangan, dilanjutkan dengan tarian pembuka serta sesi foto bersama. Suasana kemudian berlangsung khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Polwan.

 

Momentum peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 semakin bermakna melalui tayangan selayang pandang dan video testimoni yang menggambarkan perjalanan serta kontribusi Polwan dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

 

Setelah pembacaan doa dan laporan ketua panitia, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kapolri. Tumpeng tersebut diberikan kepada KBP Eti Haryati dan Bripda Rasya sebagai simbol rasa syukur sekaligus bentuk penghargaan kepada personel Polwan dari berbagai generasi.

 

Rangkaian syukuran juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada Polwan berprestasi serta pengumuman pemenang lomba video konten kesehatan mental. Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kreativitas, dan prestasi Polwan dalam menjalankan tugas sekaligus memberikan kontribusi positif bagi institusi dan masyarakat.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan biola oleh Diva Baranita sebelum ditutup oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan ramah tamah.

 

Peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 tidak sekadar menjadi momentum syukuran, tetapi juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang Polisi Wanita dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Semangat pengabdian tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Polri yang semakin profesional, modern, humanis, dan dekat dengan masyarakat.

 

Melalui momentum ini, Polri terus mendorong seluruh personel, termasuk Polwan, untuk menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

 

(Yuli)

PERSONEL SATBRIMOBDA SUMSEL BKO POLRES MUBA LAKSANAKAN PENGAMANAN AKSI UNJUK RASA DI KANTOR PEMKAB MUBA

0

PERSONEL SATBRIMOBDA SUMSEL BKO POLRES MUBA LAKSANAKAN PENGAMANAN AKSI UNJUK RASA DI KANTOR PEMKAB MUBA

 

Musi Banyuasin — Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan yang melaksanakan BKO di Polres Musi Banyuasin (Muba) diterjunkan dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh Persatuan Penyuling Minyak Muba di Kantor Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa, 8 September 2026.

 

Dalam kegiatan tersebut, kekuatan personel yang dilibatkan sebanyak 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK). Pengamanan dipimpin langsung oleh Danyon Gas Satbrimobda Sumsel Kompol Maryuni Triyanto, S.H., M.Si.

 

Pengamanan dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi setiap kemungkinan yang dapat terjadi selama berlangsungnya aksi penyampaian pendapat di muka umum.

 

Personel Satbrimobda Sumsel disiagakan pada sejumlah titik strategis di sekitar lokasi aksi dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, profesional, dan terukur, serta menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

 

Dalam pelaksanaan pengamanan, personel juga melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait guna menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Setiap perkembangan situasi di lapangan dipantau secara intensif sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan eskalasi.

 

Kompol Maryuni Triyanto, S.H., M.Si. menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga sikap dan profesionalitas, serta mengutamakan keselamatan masyarakat dan personel selama pelaksanaan pengamanan.

 

Kehadiran personel Satbrimobda Sumsel dalam kegiatan tersebut merupakan wujud kesiapsiagaan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

 

Dengan sinergi seluruh unsur pengamanan dan komunikasi yang baik dengan peserta aksi, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan

aman, tertib, lancar, dan kondusif.

 

(Yuli)

Sespimma Polri Angkatan 76 Turun Langsung ke Warga, 150 Paket Sembako Disalurkan di Lembang

0

Sespimma Polri Angkatan 76 Turun Langsung ke Warga, 150 Paket Sembako Disalurkan di Lembang

 

BANDUNG BARAT — Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Sespimma Sespim Lemdiklat Polri. Sebanyak 150 paket sembako disalurkan kepada warga kurang mampu di Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (8/9/2026).

 

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Para Serdik Sespimma Angkatan ke-76 tidak hanya membagikan bantuan di Balai Desa Langensari, tetapi juga mendatangi langsung rumah-rumah warga yang membutuhkan.

 

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian peserta didik Sespimma Polri terhadap kondisi sosial masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara institusi Polri dan warga.

 

Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Victor Togi Tambunan, S.H., S.I.K., turut hadir bersama jajaran PJU Sespimma, Widyaiswara Kepolisian Madya TK III Sespimma, Patun Sespimma, serta seluruh Serdik Sespimma Angkatan 76.

 

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung agar paket sembako dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kehadiran para Serdik di tengah permukiman warga juga menjadi bagian dari semangat pengabdian dan kepedulian sosial.

 

Sebanyak 150 paket sembako diberikan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar Desa Langensari. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Bakti sosial ini sekaligus menunjukkan bahwa proses pendidikan dan pembentukan calon pemimpin di lingkungan Polri tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan profesional, tetapi juga membangun kepedulian dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat.

 

Drt

Personel Sat Brimob Polda Sumsel Satgas Aman Nusa II Lakukan Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut dengan Cairan X-Fire Slog Polri

0

Personel Sat Brimob Polda Sumsel Satgas Aman Nusa II Lakukan Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut dengan Cairan X-Fire Slog Polri

 

 

Palembang, Sumatera Selatan — Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa II terus melakukan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob melaksanakan pemadaman pada area lahan gambut yang terbakar. Untuk membantu mempercepat proses pemadaman dan mencegah api kembali menyala, petugas menggunakan cairan X-Fire Slog Polri sebagai bagian dari upaya penanganan karhutla.

Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan menyasar titik api serta area yang berpotensi menjadi sumber penyebaran api. Kondisi lahan gambut menjadi perhatian khusus karena api dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan tanah sehingga membutuhkan penanganan secara menyeluruh.

Personel di lapangan juga melakukan pembasahan terhadap area yang telah terbakar guna mengantisipasi munculnya kembali bara api. Penggunaan cairan pemadam diharapkan dapat membantu proses pendinginan dan mempercepat penanganan titik-titik yang sulit dipadamkan.

Dansat Brimob Polda Sumsel melalui personel Satgas Aman Nusa II menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam melindungi masyarakat, menjaga lingkungan, serta mencegah meluasnya dampak karhutla.

“Kami terus berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla, khususnya pada lahan gambut yang membutuhkan penanganan lebih intensif. Keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan menjadi prioritas kami,” ujar personel di lapangan.

Selain pemadaman, personel Satgas Aman Nusa II juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.

Polri hadir melalui Satgas Aman Nusa II untuk bersama-sama mencegah dan menanggulangi karhutla di Sumatera Selatan.

Jaga Hutan, Jaga Lingkungan — Cegah Karhutla, Selamatkan Masa Depan.

 

 

(Yuli)

Aman Nusa I dan II Digelar, Polri Siagakan Ribuan Personel untuk Lindungi Masyarakat dari Bencana dan Konflik Sosial

0

*Aman Nusa I dan II Digelar, Polri Siagakan Ribuan Personel untuk Lindungi Masyarakat dari Bencana dan Konflik Sosial*

 

CIKEAS — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan menghadapi bencana dan konflik sosial Tahun 2026 di Lapangan Yana Anucasana, Satlat Brimob, Cikeas, Gunung Putri, Jawa Barat, Senin (7/9/2026).

 

Apel dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan dihadiri Kalemdiklat Polri Komjen Pol. R. Z. Panca Putra S., Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, Auditor Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Joko Sulistio, Danmen I Paspelopor Korbrimob Polri Kombes Pol. Esty Setyo Nugroho, Teknisi Jibom Madya Tk. II Korbrimob Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto, pejabat utama Mabes Polri, jajaran satuan kerja Mabes Polri, serta personel Satgas Operasi Aman Nusa I dan Aman Nusa II.

 

Kekuatan kedua satgas tercatat sebanyak 5.586 personel. Satgas Aman Nusa I memiliki 2.766 personel, dengan 1.161 personel mengikuti apel. Sementara Aman Nusa II memiliki 2.820 personel, dengan 1.212 personel mengikuti apel. Total personel yang mengikuti apel sebanyak 2.373 personel.

 

Operasi Aman Nusa I disiapkan untuk menghadapi potensi konflik sosial melalui langkah preemtif, preventif, penindakan, penegakan hukum, hingga pengelolaan informasi publik. Satgasnya terdiri atas Preemtif, Preventif, Tindak, Gakkum, Humas, dan Banops.

 

Sementara Aman Nusa II merupakan operasi kontingensi untuk menghadapi bencana alam maupun nonalam. Satgasnya meliputi Pencarian dan Pertolongan, Pengungsian dan Perlindungan, Dokkes, Lidik Sidik, Humas, serta Banops.

 

Kesiapsiagaan tersebut menjadi penting mengingat Indonesia memiliki potensi berbagai bencana, termasuk gempa bumi, erupsi gunung api, dan kebakaran hutan dan lahan. Enam gunung api juga tercatat berada pada status Siaga atau Level III, yakni Anak Krakatau, Sinabung, Semeru, Merapi, Lewotobi Laki-laki, dan Ibu.

 

Dalam amanatnya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Kondisi geologis, geografis, dan klimatologis yang kompleks, ditambah posisi Indonesia di kawasan Ring of Fire, membuat ancaman gempa bumi, tsunami, hingga erupsi gunung api harus diantisipasi secara serius.

 

Berdasarkan data BNPB yang disampaikan dalam apel, sejak Januari 2026 hingga saat ini tercatat 1.730 kejadian bencana alam di Indonesia. Bencana yang didominasi banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut telah mengakibatkan 397 orang meninggal dunia dan lebih dari 4 juta masyarakat mengungsi.

 

Di tengah kondisi tersebut, aktivitas vulkanik juga menjadi perhatian. Pada 6 September 2026, aktivitas erupsi tercatat terjadi pada sejumlah gunung api, di antaranya Gunung Sinabung, Gunung Merapi, Gunung Anak Krakatau, Gunung Semeru, Gunung Ili Lewotolok, Gunung Lewotobi Laki-laki, serta Gunung Ibu.

 

“Bencana alam dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus dibangun pada fase prabencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana,” tegas Wakapolri.

 

Wakapolri menekankan, Polri harus senantiasa hadir sebagai salah satu kekuatan negara yang mampu memberikan respons cepat sekaligus pelayanan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana melalui Operasi Aman Nusa II.

 

Kesiapan tersebut diwujudkan melalui pengerahan personel, pelaksanaan pencarian dan evakuasi korban, pengamanan lokasi bencana, pengaturan lalu lintas dan jalur evakuasi, hingga pendirian dapur lapangan dan rumah sakit lapangan. Polri juga menyiapkan dukungan air bersih, bantuan logistik, pelayanan kesehatan, serta dukungan psikososial dan trauma healing, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

 

“Dengan kesiapan personel, sarana prasarana, dan kecepatan bertindak, Polri harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, meringankan beban masyarakat yang terdampak, serta memberikan pengabdian terbaik dalam setiap situasi bencana,” ujar Wakapolri.

 

Dalam penanganan bencana, sinergi lintas sektor juga menjadi kunci. Polri akan berkoordinasi dengan TNI, BNPB/BPBD, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, relawan, serta seluruh elemen masyarakat agar setiap langkah penanganan dapat dilakukan secara terpadu dan efektif.

 

Selain ancaman bencana alam, Polri juga dihadapkan pada dinamika konflik sosial yang berkembang dari berbagai persoalan politik, ekonomi, sosial budaya, dan keamanan, baik di lapangan maupun ruang digital.

 

Sepanjang 2026, sejumlah aksi penyampaian pendapat di muka umum telah berlangsung di berbagai wilayah. Pada momentum Hari Buruh atau May Day 1 Mei 2026, puluhan aksi dilaksanakan dengan pusat kegiatan di Jakarta. Sementara pada akhir Agustus 2026, tercatat 52 aksi unjuk rasa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

 

Ke depan, Polri juga mengantisipasi potensi aksi yang dikaitkan dengan isu Black September, termasuk prediksi aksi pada 24 September 2026 yang bertepatan dengan Hari Tani Nasional serta peringatan Tragedi Semanggi II.

 

Wakapolri menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional masyarakat yang wajib dihormati dan dilindungi. Namun, Polri melalui Operasi Aman Nusa I tetap harus memastikan setiap potensi eskalasi dapat dicegah agar tidak berkembang menjadi konflik, kekerasan, maupun gangguan kamtibmas yang lebih luas.

 

“Pahami akar persoalan di wilayah masing-masing dan bangun kedekatan dengan tokoh masyarakat untuk dapat memitigasi timbulnya konflik,” pesan Wakapolri kepada personel yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa I.

 

Upaya tersebut dilakukan melalui pemetaan potensi kerawanan, penguatan deteksi dini dan early warning system, patroli siber terhadap narasi provokatif, serta pelibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun dialog dan mencegah eskalasi.

 

Apabila konflik terjadi, Polri harus mampu melakukan pengamanan, pemisahan pihak yang berkonflik, perlindungan terhadap masyarakat dan objek vital, serta penegakan hukum secara profesional, proporsional, dan berkeadilan.

 

Sementara pada tahap pascakonflik, Polri didorong mendukung proses rekonsiliasi, pemulihan keamanan, dan pembangunan kembali kepercayaan masyarakat agar konflik tidak kembali terjadi dan stabilitas kamtibmas dapat terpelihara secara berkelanjutan.

 

Dalam apel tersebut, Wakapolri kemudian memberikan dua penekanan utama kepada seluruh personel yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa I dan II.

 

Pertama, seluruh rangkaian penanganan bencana harus bermuara pada keselamatan dan pemulihan korban melalui tiga tahap utama, yakni siaga darurat, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana.

 

“Data yang tepat menjadi pijakan, gerak yang cepat menjadi tuntutan, dan kerja yang cermat menjadi jaminan keselamatan,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

 

Kedua, dalam penanganan konflik sosial, personel diminta mengutamakan langkah pencegahan untuk memitigasi seluruh risiko dan dampak berkelanjutan yang dapat ditanggung masyarakat.

 

Dalam kondisi yang membutuhkan tindakan lebih tegas, Wakapolri mengingatkan agar penindakan dilakukan secara terukur dan profesional dengan berpedoman pada prinsip ultimum remedium, yakni menempatkan penegakan hukum sebagai upaya terakhir.

 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, apel gelar pasukan merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI dan Kapolri untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dinamika situasi nasional. “Polri akan menggelar Operasi Aman Nusa I dan Operasi Aman Nusa II. Operasi Aman Nusa I itu kontingensi terkait dengan konflik sosial, sedangkan Operasi Aman Nusa II itu terkait dengan bencana alam,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

 

Beliau menambahkan, kesiapsiagaan Polri mencakup penanganan pascagempa di Nusa Tenggara Timur, kebakaran hutan dan lahan, serta peningkatan aktivitas vulkanik di sejumlah wilayah. “Secara prinsip, keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Jadi, Salus Populi Suprema Lex Esto. Ini menjadi salah satu prinsip dari kita,” tegasnya.

 

Dalam apel tersebut juga dilakukan pengecekan kesiapan personel dan peralatan, termasuk Satgas Sosialisasi dan Edukasi, Satgas SAR, serta satuan tugas bantuan teknis. Polri, kata dia, akan terus mengedepankan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kedamaian Indonesia.

 

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang terdampak langsung terkait situasi bencana. Silakan gunakan hotline center kita, yaitu 110, karena kami akan siap untuk kemudian merespons dan membantu,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Waastamaops Kapolri Irjen Pol. Laksana mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di ruang digital, khususnya terkait potensi bencana. “Kami himbau untuk semua masyarakat agar tetap mencermati semua informasi yang kira-kira beredar di ruang digital. Karena banyak informasi juga yang belum tentu sepenuhnya benar atau cuma sebagian benar namun didiseminasikan karena ada yang punya kepentingan,” ujar Irjen Pol. Laksana.

 

Beliau meminta masyarakat memastikan informasi mengenai aktivitas gunung berapi maupun penutupan bandara berasal dari sumber resmi. “Kalau kaitan sama informasi, kaitan sama gunung berapi dan penutupan bandara silakan. Ada website khusus dari kawan-kawan dari Angkasa Pura, dari kawan-kawan dari BMKG untuk diikuti terus-menerus,” katanya.

 

Irjen Pol. Laksana menegaskan bahwa pemerintah dan negara terus memastikan kehadirannya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. “Masyarakat tetap tenang karena negara dan pemerintah memastikan untuk bisa hadir,” tegasnya.

 

Apel Gelar Pasukan Aman Nusa I dan II menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta pola koordinasi seluruh unsur dalam menghadapi berbagai situasi kontingensi.

 

Korps Brimob Polri sebagai salah satu unsur yang disiapkan dalam operasi tersebut berkomitmen menjaga kesiapan operasional untuk mendukung penanganan konflik maupun bencana secara profesional, terukur, serta mengutamakan keselamatan dan perlindungan masyarakat

 

 

(Yuli)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş