30.7 C
Jakarta
Wednesday, June 24, 2026
Home Blog Page 11

PERSONEL KOMPI 3 BATALYON D PELOPOR SATBRIMOB POLDA SUMSEL BKO POLRES MUBA DI KAWASAN PT. HINDOLI KABUPATEN MUSI BANYUASIN

0

Musi Banyuasin — Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan objek vital, sebanyak 10 personel Kompi 3 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di wilayah hukum Polres Musi Banyuasin, tepatnya di kawasan PT Hindoli, Kabupaten Musi Banyuasin, pada Senin, 11 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danton 1 Kompi 3 Batalyon D Pelopor, Dpp Ipda Edi Mulyanto. Kehadiran personel Brimob di lokasi bertujuan untuk mendukung pengamanan kawasan perusahaan serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang dapat menghambat aktivitas operasional perusahaan.

Selama pelaksanaan tugas, personel melaksanakan patroli, monitoring situasi, serta koordinasi dengan pihak keamanan internal perusahaan guna memastikan kondisi tetap aman dan kondusif. Selain itu, personel juga melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan di area PT Hindoli.

Dengan adanya kegiatan BKO tersebut, diharapkan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, khususnya di kawasan PT Hindoli, tetap terjaga dengan baik sehingga aktivitas masyarakat dan operasional perusahaan dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan.

(Yuli)

Persit Bisa Vol.2 Tahun 2026 “Karya Wastra, Memberdayakan Ekonomi, Melestarikan Budaya”

0

Kegiatan Persit Bisa Vol.2 Tahun 2026 resmi selesai digelar di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Event ini diikuti oleh 63 pengrajin UMKM dari seluruh Indonesia yang telah melalui proses kurasi dan menampilkan berbagai produk unggulan karya anggota Persit Kartika Chandra Kirana.

Tidak hanya menghadirkan produk UMKM pilihan, dalam rangkaian acara Persit Bisa Vol.2 juga menampilkan Wastra Pavilion, peragaan busana karya anggota Persit Kartika Chandra Kirana, pagelaran seni tari dan vocal grup, hingga Inspirational Talk Show yang melibatkan anggota Persit Kartika Chandra Kirana.

Kesuksesan Persit Bisa Vol.2 terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat. Pada hari ketiga, tidak kurang dari 4.500 pengunjung memadati area Kartika Expo, Balai Kartini dan semakin menambah semarak kegiatan.

5

UMKM Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya juga berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dengan melampaui target penjualan. Produk Engscraft dan Pragosa tercatat melampaui target penjualan hingga 7x lipat dan Beelbe tercatat melampaui target 5x lipat hingga hari terakhir kegiatan Persit Bisa Vol. 2

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa Persit Kartika Chandra Kirana mampu menjadi wadah pemberdayaan anggota melalui penguatan kreativitas, peningkatan rasa percaya diri, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga prajurit.

Pada akhir kegiatan, Pembina Utama Persit Kartika Chandra Kirana Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ibu Uli Simanjuntak menyampaikan closing speech serta ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana, Yayasan Kartika Jaya, para pelaku UMKM, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Persit Bisa Vol.2 sehingga berlangsung sukses dan spektakuler.

(Yuli)

SPBU Tolak pembayaran uang Asli lecek seorang jurnalis

0

Semarang, Update 87.Com || Uang Rupiah menjadi alat pembayaran yang sah di Indonesia, dan apabila menolak pembayaran dengan uang asli tapi lecek merupakan pelanggaran hukum dan bisa dipidanakan.

Minggu,10/05/2026 , seorang wartawan mengisi BBM Pertalite di SPBU Jl. Untung suropati kelurahan Kedungpane kecamatan Mijen kota semarang, dengan uang pecahan Rp.20.000,- Asli namun lecek dan di tolak oleh petugas SPBU tersebut dengan nada keras mengatakan “*ada uang yang lain pa ndak karena uang ini tidak bisa untuk pengembalian dan ndak laku*” Ucap sang operator SPBU dengan inisial “*E*”

Dijawab oleh awak media, “*Mas kalau Uang ini tidak laku bisa catat nopol saya besuk saya kesini pasti saya ganti*,” Ucap Adi.

Sang operator mengatakan lebih ketus lagi sekarang ya sekarang pokoknya, Akhirnya ada seorang ibu yang memberikan uang Rp.50.000,- untuk membayarnya, dan awak media mengatakan ijin kami beritakan ya mas, di jawab lagi silahkan.

Secara hukum, SPBU atau pedagang mana pun *tidak boleh menolak*pembayaran menggunakan uang rupiah asli meskipun kondisinya lecek atau lusuh selama uang tersebut masih utuh dan ciri keasliannya dapat di kenali.

Dengan penolakan pembayaran dengan menggunakan uang asli namun lecek ke awak media tidak di benarkan

Kewajiban menerima uang rupiah berdasarkan UU No.7 Tahun 2011 tentang mata uang, setiap orang dilarang menolak menerima rupiah saat melakukan transaksi, sehingga penolakan yang asli untuk pengisian pertalite melanggar aturan.

Kasus Penolakan pembayaran dengan uang asli walapun lecek kepada wartawan saat bertugas merupakan pelanggaran etika pelayanan konsumen.

Kepala perwakilan Wilayah ( Kaperwil) Media Update 87. Com akan menyurat dan melaporkan kejadian tersebut di atas ke Aparat penegak hukum, agar menjadi pembelajaran untuk SPBU dan agar membina operator dan karyawan SPBU dengan baik dan lebih santun.

( Adi & Tim Update 87 jateng)

Personel Batalyon B Satbrimob Polda Sumsel Laksanakan Panen Jagung di Musi Rawas

0

Musi Rawas – Personel Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumsel melaksanakan kegiatan panen jagung yang dipimpin langsung oleh Danki 2 Yon B Por, Iptu Joko Purnomo, pada Minggu, 10 Mei 2026. Kegiatan panen tersebut berlangsung di Desa Rejo Sari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan personel Brimob terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya memanfaatkan lahan produktif untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel bersama-sama melakukan proses panen jagung dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Adapun hasil panen yang diperoleh mencapai 1,5 ton jagung dengan jenis varietas Simetal BISI 321. Hasil tersebut dinilai cukup baik dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta mendukung program swasembada pangan di wilayah Sumatera Selatan.

Iptu Joko Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan pertanian seperti ini akan terus didorong sebagai bentuk kontribusi nyata Brimob kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Dengan adanya kegiatan panen jagung ini, diharapkan sinergi antara aparat dan masyarakat semakin erat serta mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga di Kabupaten Musi Rawas.

(Yuli)

DITEMPA UNTUK MENJADI PILAR KEKUATAN TNI AL MASA DEPAN, 20 PERWIRA MARINIR IKUTI UJI KOMPETENSI

0

Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Jakarta). Sebanyak 20 Perwira Korps Marinir TNI AL yang mengikuti Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Dikreg Seskoal) Angkatan LXV/65 dan Dikreg Seskoad LXVII/67 Tahun 2026 menjalani uji kompetensi di Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kesiapan, wawasan, dan profesionalisme perwira sebelum melanjutkan ke penugasan. Uji kompetensi ini berada di bawah pengawasan langsung Kadisminpers Kormar Kolonel Marinir Augustinus Purba, S.E., CRMP., selaku Ketua Panitia.

Para peserta digembleng melalui materi ujian tertulis yang meliputi keangkuman, nikgarlat/sisbinlat, dan profesi, serta ujian lisan visi dan misi. Setiap komponen dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir strategis, mampu mengintegrasikan pengetahuan akademis, kemampuan analitis, pengalaman operasional, pengambilan keputusan dalam konteks lintas matra dan instansi serta memperkuat karakter kepemimpinan dalam menghadapi dinamika tugas di era globalisasi.

 

Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. berpesan bahwa Korps Marinir menuntut calon-calon komandan satuan mampu menjawab setiap tantangan tugas secara profesional, adaptif, dan berkarakter prajurit pejuang, dengan tetap menjaga nama baik serta kehormatan Korps Marinir. Pangkormar menegaskan bahwa para Perwira Marinir harus menjadi sosok yang cerdas, tangguh, berintegritas, serta memiliki naluri tempur yang kuat sebagai calon pemimpin satuan yang nantinya dituntut mampu menggerakkan prajurit dalam setiap penugasan operasi amfibi, pertahanan pantai, dan operasi tempur lainnya demi menjaga kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah laut Nusantara.

Sebagai lembaga pendidikan tertinggi TNI AL, Seskoal secara konsisten menyelenggarakan Dikreg untuk mencetak perwira yang unggul secara intelektual dan berintegritas tinggi. Angkatan LXV/65 Tahun 2026 dipersiapkan untuk mengisi posisi-posisi strategis di lingkungan TNI AL, sehingga hasil uji ini akan menjadi tolok ukur penting dalam pembinaan karier dan penempatan tugas mereka setelah lulus.

Pelaksanaan uji kompetensi berlangsung tertib sesuai standar kurikulum yang ditetapkan. Diharapkan, tempaan di Seskoal ini melahirkan perwira Marinir yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga memiliki semangat pengabdian dan kehormatan sebagai penjaga kedaulatan laut Nusantara.

(Yuli)

Danyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumsel Hadiri Pemantapan TAGANA Muda Provinsi Sumatera Selatan

0

Palembang, 9 Mei 2026 — Komandan Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumsel, KOMPOL Feryanto, S.H., bersama Kasubag Dal Ops Satbrimob Polda Sumsel mewakili Dansat Brimob Polda Sumsel menghadiri kegiatan Upacara Pengukuhan dan Pemantapan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Muda Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cadika Kota Palembang, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan upacara tersebut dipimpin langsung oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Apriyadi, M.Si., dan diikuti oleh para peserta TAGANA Muda dari berbagai daerah di Sumatera Selatan. Acara ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang tanggap, sigap, dan peduli terhadap penanggulangan bencana sejak dini.

Kehadiran jajaran Sat Brimob Polda Sumsel dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pembinaan generasi muda, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam maupun situasi darurat lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergitas antara instansi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin dan berjiwa sosial.

Dalam suasana penuh khidmat, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan pengukuhan dan pemantapan dengan semangat tinggi. Diharapkan melalui kegiatan ini, TAGANA Muda Provinsi Sumatera Selatan dapat menjadi pelopor kesiapsiagaan bencana serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

(Yuli)

Sinergi TNI-Polri, Penyuluhan Radikalisme di Desa Godo Perkuat Wawasan Kebangsaan Warga

0

PATI – Sabtu (09/05/2026) Upaya pencegahan paham radikalisme terus digencarkan di tengah masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan yang digelar di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, dengan menghadirkan Aipda Bibit Widodo selaku Bhabinkamtibmas sebagai narasumber utama, didampingi Babinsa Desa Godo, Serda Sujono.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Bibit Widodo memberikan pemahaman kepada warga tentang bahaya radikalisme yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, ia menjelaskan ciri-ciri paham radikal serta cara menangkalnya sejak dini, terutama di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Serda Sujono yang turut mendampingi juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan dan meningkatkan rasa cinta tanah air. Ia menekankan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga stabilitas keamanan desa, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kegiatan penyuluhan ini mendapat respon positif dari warga yang hadir. Mereka tampak antusias mengikuti materi dan aktif berdiskusi, terutama terkait langkah-langkah konkret dalam menghadapi potensi penyebaran paham radikal di lingkungan sekitar.

Melalui sinergi antara TNI dan Polri, diharapkan masyarakat Desa Godo semakin memiliki wawasan kebangsaan yang kuat serta mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman, termasuk radikalisme.
(Yuli)

Ungkapan Bu Sarmini di Balik Pembangunan Rumah TMMD di Desa Godo

0

PATI — Wajah Ibu Sarmini tampak berbinar saat menyaksikan anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati bersama warga bergotong royong menyelesaikan rumahnya di Desa Godo, Kecamatan Winong, Sabtu (09/05/2026). Di tengah suara palu dan derap langkah para pekerja, perempuan sederhana itu tak mampu menyembunyikan rasa haru.

Baginya, rumah yang kini hampir rampung itu bukan sekadar bangunan. Ada harapan, kepedulian, dan kebersamaan yang tumbuh di dalam proses pembangunannya. “Saya sangat bersyukur dan terharu. Tidak menyangka rumah saya bisa dibangun secepat ini berkat bantuan bapak-bapak TNI dan warga,” ungkap Bu Sarmini.

Pagi itu, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat kembali melanjutkan pengerjaan rumah miliknya. Mereka bahu-membahu menaikkan empyak rumah secara gotong royong. Suasana akrab terlihat di sela pekerjaan, memperlihatkan kuatnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Pemasangan empyak menjadi tanda bahwa progres pembangunan rumah Bu Sarmini kini telah mencapai sekitar 85 persen. Jika tidak ada kendala, rumah tersebut dalam waktu dekat sudah bisa ditempati dengan nyaman.

Bagi Bu Sarmini, bantuan itu menjadi berkah besar yang sulit dilupakan. Ia berharap semangat kebersamaan seperti yang ditunjukkan Satgas TMMD dan warga Desa Godo terus terjaga.

“Semoga kebersamaan seperti ini tetap ada dan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk saling membantu,” harapnya.

Program TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat desa. Di rumah sederhana milik Bu Sarmini, nilai itu kini terasa nyata — berdiri kokoh bersama dinding dan atap yang perlahan mulai sempurna.

(Yuli)

Keterbukaan Komunikasi Warga dan Satgas Warnai Pembangunan RTLH TMMD Pati

0

Di balik deru palu dan tumpukan material bangunan di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, tersimpan satu kunci yang tak terlihat namun terasa kuat: komunikasi yang cair antara warga dan anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati.

Sabtu (09/5/2026), suasana pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tampak bukan sekadar aktivitas fisik semata. Di sela-sela pekerjaan, warga dan prajurit TNI terlihat saling berbagi peran, saling mengisi, bahkan sesekali berhenti untuk sekadar berdiskusi ringan soal teknis bangunan maupun kebutuhan di lapangan.

Bagi sebagian orang, komunikasi mungkin hanya dianggap pelengkap. Namun di lokasi TMMD ini, komunikasi justru menjadi fondasi yang membuat pekerjaan berjalan lebih cepat, lebih rapi, dan lebih tepat sasaran.

Seorang warga setempat mengungkapkan, keterbukaan antara Satgas dan masyarakat membuat proses pembangunan terasa lebih ringan. Aspirasi warga tidak hanya didengar, tetapi juga langsung direspons di lapangan. Mulai dari penyesuaian desain rumah hingga pengaturan tenaga kerja gotong royong.

“Kalau ada yang kurang pas, kami langsung bicara. Mereka juga terbuka. Jadi semua bisa diselesaikan bersama,” ujar salah satu warga yang ikut terlibat dalam pembangunan.

Di sisi lain, anggota Satgas TMMD juga menilai komunikasi yang baik dengan warga menjadi faktor penting dalam mempercepat progres pekerjaan. Tidak hanya soal teknis pembangunan, tetapi juga membangun rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat.

Pembangunan RTLH sendiri bukan hanya soal mendirikan bangunan baru. Lebih dari itu, program ini menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu.

Di lokasi TMMD ke-128 ini, setiap percakapan sederhana di sela kerja keras seakan menjadi perekat yang menguatkan semangat gotong royong. Tidak ada sekat antara seragam loreng dan warga desa—yang ada hanya tujuan yang sama: rumah yang lebih layak untuk kehidupan yang lebih baik.

Komunikasi yang terbangun hari ini membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya soal material dan tenaga, tetapi juga soal hati yang saling memahami di tengah kerja bersama.

(Yuli)

Quick Response TNI Pascaserangan Brutal OPM terhadap Warga Sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura, Papua Tengah

0

Duka kembali menyelimuti tanah Papua. Kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan serangan mendadak dan mematikan terhadap warga sipil di wilayah Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Aksi brutal yang diduga dilakukan kelompok OPM pimpinan Guspi Waker itu tidak hanya menebar ketakutan, namun juga merenggut masa depan seorang anak perempuan tak berdosa berusia sekitar 12–15 tahun.

Di tengah dinginnya malam Papua, tangis keluarga pecah ketika korban harus mengembuskan napas terakhir akibat luka tembak yang dideritanya.

Selain korban meninggal dunia, seorang warga lainnya dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian betis kaki kiri dan kini masih menjalani perawatan medis intensif.

Sementara itu, sejumlah masyarakat memilih meninggalkan camp dan mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman demi menyelamatkan anak-anak dan keluarga mereka dari ancaman teror bersenjata.

Sebelum insiden terjadi, personel Satgas TNI yang melaksanakan pengamanan wilayah MP 69 telah mendeteksi adanya pergerakan mencurigakan. Dari hasil pemantauan tersebut, terdengar dua kali letusan senjata api dari arah Camp David di seberang sungai, yang diduga berasal dari kelompok OPM pimpinan Guspi Waker.

Tidak lama berselang, kelompok separatis tersebut kembali melepaskan rentetan tembakan yang diarahkan ke posisi personel Satgas TNI di sekitar Camp Wini Kalikuluk, sehingga memicu situasi mencekam di tengah pemukiman warga sipil.

Dalam kondisi penuh ancaman tersebut, prajurit TNI tetap mengedepankan prinsip Rules of Engagement (ROE), dengan memastikan setiap tindakan dilakukan sesuai hukum, menjunjung tinggi HAM, etika, serta nilai-nilai kemanusiaan.
Namun bagi TNI, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Berpegang pada prinsip Salus Populi Suprema Lex Esto — keselamatan rakyat merupakan prioritas utama — personel bergerak cepat mengevakuasi warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak, ke lokasi yang lebih aman sebelum melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang melarikan diri ke dalam hutan.

Di tengah situasi penuh kepanikan, personel TNI menemukan seorang anak perempuan yang mengalami luka tembak pada bahu kiri di sekitar Camp Wini.

Dengan penuh kepedulian dan harapan agar nyawanya dapat diselamatkan, prajurit menandu korban menuju pusat pelayanan kesehatan terdekat.

Namun takdir berkata lain. Di perjalanan menuju fasilitas kesehatan, tepatnya di Jalan Poros MP 69, anak tersebut dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya.

Kepergian korban meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, masyarakat, dan seluruh pihak yang mendambakan Papua damai tanpa kekerasan.

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menegaskan bahwa Satgas TNI di lapangan terus mengutamakan perlindungan masyarakat sipil dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan wilayah Papua.

“Tindakan yang dilakukan personel telah sesuai prosedur dan dilakukan secara terukur untuk meminimalkan risiko jatuhnya korban dari masyarakat sipil. Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan salah satu korban luka, Irince Wandikbo, tembakan berasal dari arah Camp David di seberang sungai ketika warga tengah berkumpul bersama keluarga di dalam camp.

Hingga saat ini, jajaran Satgas TNI Kewilayahan masih melaksanakan patroli pengamanan dan pendalaman terkait aksi penembakan tersebut. TNI juga terus meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas kelompok OPM pimpinan Guspi Waker yang diduga berupaya menciptakan teror dan menunjukkan eksistensinya di wilayah Kalikuluk dan sekitarnya.

Di balik duka yang kembali menyelimuti Papua, harapan akan perdamaian tetap hidup. Masyarakat Papua mendambakan masa depan yang aman, tempat anak-anak dapat tumbuh tanpa suara tembakan, dan keluarga dapat hidup tenang tanpa bayang-bayang kekerasan.

Negara melalui TNI berkomitmen terus hadir menjaga keamanan, melindungi rakyat, serta memastikan tanah Papua tetap menjadi bagian damai dari bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Yuli)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş