25.6 C
Jakarta
Tuesday, July 14, 2026

Komponen Baterai PLTS di Way Haru Diduga Hilang, Warga Minta Polisi Lakukan Pengembangan Kasus

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

Komponen Baterai PLTS di Way Haru Diduga Hilang, Warga Minta Polisi Lakukan Pengembangan Kasus

 

Pesisir Barat – Komponen baterai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah Way Haru, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dikabarkan hilang. Warga menduga baterai bantuan pemerintah tersebut telah dicuri dan meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tersebut.

 

PLTS tersebut merupakan bantuan Pemerintah Pusat yang diperuntukkan bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Pesisir Barat. Program itu diharapkan mampu menyediakan penerangan bagi ratusan rumah warga yang belum terjangkau jaringan listrik secara optimal.

 

Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun dari seorang sumber berinisial WA, hilangnya baterai PLTS diduga berkaitan dengan jaringan pencurian yang sebelumnya berhasil diungkap oleh Polres Tanggamus.

 

“Komplotan itu ditangkap Polres Tanggamus beserta barang bukti hampir seratus baterai PLTS,” ujar WA.

 

Menurut sumber tersebut, para pelaku diketahui tertangkap setelah diduga mencuri baterai PLTS di Kecamatan Pematang Sawah.

 

Saat menjalani pemeriksaan, lanjut WA, para pelaku disebut pernah memperoleh baterai PLTS dari wilayah Way Haru. Ia menduga baterai tersebut dibeli dari seorang oknum aparatur pekon berinisial R. Dugaan tersebut hingga kini belum mendapat konfirmasi dari pihak yang bersangkutan.

 

“Mereka mengaku pernah membeli baterai PLTS dari sekitar Way Haru. Pengirimannya disebut melalui jalur laut menggunakan kapal menuju wilayah Tanggamus,” kata WA.

 

Setelah itu, para pelaku diduga kembali beraksi di wilayah Pematang Sawah hingga akhirnya diamankan oleh jajaran Polres Tanggamus bersama barang bukti puluhan hingga hampir seratus unit baterai PLTS. Satu baterai diduga dijual hingga sekitar 20 jutaan.

 

Informasi yang diterima, sebagian pelaku telah menempuh penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice (RJ), sementara satu orang pelaku dikabarkan masih menjalani proses hukum.

 

Sementara itu, warga lainnya yang meminta identitasnya disamarkan dengan inisial Y berharap Polres Tanggamus melakukan pengembangan penyidikan berdasarkan keterangan para pelaku.

 

“Polres Pesisir Barat juga harus melakukan penyelidikan. Kalau memang ada petunjuk dari hasil pemeriksaan pelaku, semua pihak yang diduga terlibat sebaiknya dipanggil untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

 

Menurutnya, baterai PLTS merupakan aset negara yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah untuk kepentingan masyarakat, sehingga apabila benar terjadi penyimpangan atau pencurian, kasus tersebut perlu diusut hingga tuntas.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam informasi tersebut belum memberikan tanggapan atau klarifikasi. Redaksi juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Polres Tanggamus maupun Polres Pesisir Barat terkait perkembangan penanganan perkara tersebut. (Tim Trabas Miring)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş