26.9 C
Jakarta
Saturday, May 23, 2026

Seorang Laki-laki Hanyut Terbawa Arus di Bendungan Pleret, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

Semarang, Update87.com || Sebuah peristiwa memilukan terjadi di kawasan Bendungan Pleret, aliran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, pada Jumat (22/5/2026). Seorang warga laki-laki yang diduga berusia sekitar 60 tahun dilaporkan hanyut terbawa arus deras dan hingga kini belum ditemukan. Kejadian ini bermula saat curah hujan yang sangat tinggi mengguyur wilayah Kota Semarang, menyebabkan debit air dan arus sungai meningkat drastis dan berbahaya.

Berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat, peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, saksi mata bernama Slamet Riyadi (54 tahun) melihat korban sudah berada di aliran sungai anakan dekat Bendungan Pleret dalam posisi telungkup sambil berpegangan pada sebatang besi, diduga kuat berusaha menahan diri agar tidak terbawa arus yang kencang. Namun, sekitar lima menit kemudian, kekuatan arus air yang semakin deras akibat hujan lebat mampu menyeret korban masuk ke aliran utama Sungai Banjir Kanal Barat hingga hilang dari pandangan saksi.

Sekitar pukul 13.35 WIB, saksi kedua bernama Eko Purwantoro (40 tahun) segera menghubungi layanan SPKT Polsek Semarang Barat untuk melaporkan kejadian tersebut. Merespons cepat laporan warga, petugas Pengawas Lapangan (Pawas) bersama personel SPKT dan piket fungsi tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 14.04 WIB. Petugas segera melakukan pengamanan lokasi serta penyisiran di sekitar kejadian guna mencari keberadaan korban. Tidak lama berselang, tepatnya pukul 14.15 WIB, tim dari Basarnas Kota Semarang juga telah tiba di lokasi dan langsung bergabung melakukan upaya pencarian dan penyelamatan.

Hingga berita ini diturunkan, korban yang berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 60 tahun belum ditemukan. Upaya pencarian masih terus digencarkan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Kota Semarang, Satuan Samapta Polrestabes Semarang, serta para relawan penanggulangan bencana setempat. Pencarian difokuskan menyusuri aliran sungai ke arah hilir, mengingat kondisi arus air yang masih sangat deras dan keruh akibat hujan.
( editor, Adi – Nur & Tim update 87 jateng)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş