29.2 C
Jakarta
Friday, May 22, 2026

Warga Teluk Batang Diamankan Polisi, Usai Jual Solar Subsidi Diluar Harga Het

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

Kayong Utara, KALBAR – Dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar kembali mencuat di Kabupaten Kayong Utara. Seorang pria berinisial AB, warga Teluk Batang, diamankan aparat kepolisian terkait dugaan penjualan subsidi solar secara ilegal kepada nelayan di Dusun Besar, Kecamatan Pulau Maya.

Peristiwa penangkapan tersebut diketahui terjadi pada 1 Mei 2026. Saat ini, pelaku tak terduga bersama barang bukti berupa BBM jenis solar telah diamankan di Polres Kayong Utara untuk proses hukum lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, subsidi BBM tersebut diduga berasal dari SPBU 64.78809 Teluk Batang. Solar kemudian diperoleh menggunakan surat rekomendasi untuk kebutuhan operasional motor tambang menuju Dusun Besar. Namun dalam praktiknya, sebagian BBM diduga justru dijual kembali kepada nelayan dengan harga lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Aktivitas tersebut memicu sorotan masyarakat karena dianggap merugikan nelayan kecil dan menyoroti penggunaan distribusi subsidi BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.

Pengelola SPBU Teluk Batang, H Urip, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp pada Kamis (21 Mei 2026) pagi membenarkan bahwa BBM yang diamankan aparat berasal dari SPBU yang dikelolanya.

“Dia mengambil minyak itu di SPBU pakai rekom dari perhubungan, sekitar 400 liter untuk keperluan motor tambang ke Dusun. Tapi saya tidak tahu kalau di perjalanan sebagian dijual. Makanya ditangkap. Masa minyak untuk motor lalu dijual,” terang H Urip.

Sementara itu, Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo, SH, SIK, MH mengatakan kasus tersebut masih dalam tahap proses penyelidikan lebih lanjut.

“Saat ini sedang memproses sidik jari lebih lanjut,” singkat Kapolres saat dikonfirmasi.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena dugaan pemenuhan subsidi BBM masih sering terjadi di wilayah pesisir dan kepulauan. Aparat diharapkan dapat mengusut tuntas jalur distribusi hingga kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam praktik penjualan solar subsidi di atas harga resmi pemerintah.

Red.Update87.com

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş