26.5 C
Jakarta
Thursday, April 16, 2026
Home Blog Page 287

Pemuda Ragom Mufakat 2 Kalianda Bagikan Nasi Berkah untuk Masyarakat yang Membutuhkan

0

Pemuda Ragom Mufakat 2 Kalianda Bagikan Nasi Berkah untuk Masyarakat yang Membutuhkan

 

Kalianda, Lampung Selatan – Pada Jumat, 1 November 2024, pemuda dari komunitas Ragom Mufakat 2 di Kalianda, Lampung Selatan, menggelar aksi sosial berbagi nasi berkah kepada masyarakat yang membutuhkan. Aksi ini dipimpin oleh Febri F Yamin, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Bang Pep, bersama dengan pemuda-pemuda setempat. Mereka terjun langsung ke lapangan untuk membagikan nasi kepada tukang ojek, pedagang pinggir jalan, dan pemulung.

 

Febri F Yamin menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, bisa sedikit membantu saudara-saudara kita yang masih membutuhkan. Semoga kegiatan ini juga dapat menginspirasi banyak orang untuk berbagi kepada sesama,” ujar Febri.

 

Aksi pembagian nasi berkah yang dilakukan di beberapa titik di wilayah Kalianda berlangsung lancar dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Salah seorang penerima, seorang tukang ojek, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pemuda yang telah memberikan bantuan. “Ini sangat membantu, terutama di tengah situasi yang sulit seperti sekarang. Terima kasih kepada pemuda-pemuda yang sudah peduli,” katanya.

 

Aksi ini bukan hanya menjadi bentuk solidaritas, tetapi juga bertujuan untuk mendorong lebih banyak orang agar tergerak melakukan hal serupa. Febri F Yamin berharap, kegiatan ini akan menjadi awal dari aksi-aksi sosial lainnya yang lebih besar, dengan harapan semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk berbagi.

 

Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, pemuda Ragom Mufakat 2 berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin, demi membantu masyarakat yang kurang mampu di sekitar Kalianda. Mereka juga berharap gerakan ini bisa menyebar ke komunitas lain di berbagai daerah. (Pep)

Polisi Selidiki Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas, Diduga Ada Unsur Kesengajaan

Polisi Selidiki Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas, Diduga Ada Unsur Kesengajaan

 

Lampung Timur – Kebakaran lahan yang melanda Taman Nasional Way Kambas kembali terjadi. Sejak Rabu (30/10/2024), api telah membakar ratusan hektar lahan di kawasan tersebut. Tim gabungan berhasil memadamkan api pada Jumat (1/11/2024) dini hari. Pihak berwenang kini sedang menyelidiki penyebab kebakaran yang diduga kuat melibatkan unsur kesengajaan.

 

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, mengungkapkan bahwa tim masih melakukan investigasi terkait kebakaran ini. “Tadi malam setelah dua hari terbakar, tim gabungan berhasil memadamkan api yang membakar sejumlah lahan di Taman Nasional Way Kambas. Untuk luasnya, diperkirakan lebih dari 50 hektare,” ujar Umi, Jumat (1/11/2024).

 

Dugaan Kesengajaan Umi menambahkan bahwa pihak kepolisian bekerja sama dengan pihak Taman Nasional Way Kambas untuk menyelidiki lebih lanjut, karena ada dugaan kuat kebakaran ini sengaja dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kami bersama pihak Taman Nasional akan menyelidiki karena ada indikasi unsur kesengajaan dalam kebakaran ini,” jelasnya.

 

Lahan yang Terdampak Kebakaran tersebut diketahui terjadi di wilayah Seksi I dan II Taman Nasional Way Kambas, yang masuk ke dalam kawasan Desa Rantau, Kecamatan Sukadana. “Meski berada di wilayah Seksi I dan II, ini merupakan titik baru yang belum pernah terbakar sebelumnya,” kata Umi.

 

Tidak Ada Satwa yang Terkena Dampak Sementara itu, Umi juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya satwa yang terdampak atau mati akibat kebakaran ini. “Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada satwa yang kami temukan mati. Semoga tidak ada lagi kebakaran yang terjadi di kemudian hari,” pungkasnya.

 

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas ini menjadi perhatian serius, mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Indonesia, tempat hidupnya berbagai satwa langka seperti gajah sumatera dan badak sumatera. (Pep)

Progam Swasembada Pangan , Polsek Serang Baru Tinjau Lokasi 

0

Progam Swasembada Pangan , Polsek Serang Baru Tinjau Lokasi 

 

Kabupaten Bekasi . Dalam rangka mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas Prabowo Subianto Presiden RI dalam 100 hari kerja pertamanya, Polsek Serang Baru Polres Metro Bekasi melakukan peninjauan di lahan Tanah Kas Desa (TKD) Nagacipta, bertempat di kampung Tegal Sapi RT01/01, Desa Nagacipta, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jumat (1/11/2024).

 

Sementara, Kapolsek Serang Baru mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melihat potensi lahan yang bisa dimanfaatkan dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah dan Nasional.

 

“Polsek Serang Baru berperan dalam memastikan keamanan dan kelancaran proses persiapan lahan untuk program swasembada pangan yang akan dikembangkan di kawasan ini. Dengan lahan TKD yang memiliki potensi pertanian tinggi, diharapkan nantinya dapat menjadi salah satu sumber produksi pangan utama di wilayah Serang Baru, “ujar AKP Bagus Susanto.

 

Kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mencapai ketahanan pangan dan kemandirian di sektor pertanian.

 

“Program swasembada pangan adalah salah satu program prioritas bapak Presiden dalam 100 hari kerja pertama. Kami di Polsek Serang Baru siap mendukung program ini dengan menjaga keamanan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait penggunaan lahan TKD, “terangnya.

 

Dengan adanya langkah peninjauan ini, diharapkan realisasi program swasembada pangan di Nagacipta dapat segera berjalan, membawa manfaat besar bagi masyarakat setempat serta mendukung ketersediaan pangan secara Nasional.

Polrestabes Medan Tangkap Sembilan Dalang Curanmor, Tiga Ditembak

Polrestabes Medan Tangkap Sembilan Dalang Curanmor, Tiga Ditembak

 

Medan-Tim Resmob/Teka Satreskrim Polrestabes Medan menangkap sembilan orang yang diduga menjadi dalang aksi pencurian kendaraan bermotor di Medan, Sumatera Utara.

 

Dari sembilan orang yang ditangkap, tiga di antaranya terpaksa ditembak pada bagian kakinya karena melakukan perlawanan saat dilakukan pengembangan.

 

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum mengatakan, ketiga bandit Curanmor yang ‘didor’ tersebut adalah, DS (40) warga Jalan Karya Wisata Gang wisata.

 

“Kemudian RAS alias Gelek (26) warga Pasar III, Dusun XV Gang Sepakat, Tembung Percut Seituan, dan EJ alias Neglong (48) warga Jalan Batang Kuis Gang Karya 1, Batang Kuis,” kata Kapolrestabes Medan.

 

Sementara enam orang tersangka lagi masing-masing, E alis Ewin (39) warga Dusun IV Desa Sena, Batang Kuis, S alias Adi (51) warga Batang Kuis, MIP (38) warga Titi Kuning Gang Suka Tirta, Medan Johor, YS alias Yosafat (28) warga Kompleks Taman Hako Indah, Medan Helvetia, BS (31), dan RMR (22).

 

Lebih lanjut didampingi Kasatreskrimnya Kompol Jama K Purba, S.H., M.H, mantan Kapolres Metro Jakarta Utara ini menjelaskan, hasil interogasi tersangka DS mengaku melakukan pencurian kendaraan bermotor roda tiga (Betor) BK 3627 LF di Jalan Karya Bakti Gang Wisata, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor pada, Rabu (24/1/2024) sekitar pukul 02.00 WIB.

 

“Tersangka DS ini merupakan otak dari tindak pidana pencurian becak bermotor tersebut bersama temannya B (sudah ditahan di Rutan Tanjung Gusta), dan RMN yang perperan menjualkan betor hasil kejahatannya ke penadah,” jelas Kapolrestabes Medan.

 

Dalam kasus 3-C ini, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum menegaskan tidak memberi ruang gerak sekecil apapun terhadap para pelaku.

 

“Kembali ‘mesin pelumpuh’ Satreskrim Polrestabes Medan mengungkap berbagai kasus kejahatan 3-C. Sebanyak sembilan pelaku berhasil ditangkap dan tiga orang harus ditembak di bagian kakinya karena berusaha melawan,” tegasnya.

 

Kapolrestabes Gidion menerangkan, para pelaku dalam menjalankan aksinya mengincar rumah kosong lalu membawa kabur sepeda motor serta merusak stang kendaraan yang sedang parkir ditinggal pemiliknya.

 

“Mereka (pelaku-red) ini kerap beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan,” terangnya berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku rata-rata merupakan residivis yang sebelum pernah dihukum terlibat kasus kejahatan.

 

“Para pelaku kejahatan juga diberikan tindak tegas terukur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya lagi seraya menyebutkan Polrestabes Medan akan terus ‘meng-GAS’ para pelaku 3C (curas, curat dan curanmor) yang meresahkan masyarakat di Kota Medan.

 

“Terhadap para pelaku ini dikenakan Pasal 363 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman tujuh tahun kurungan penjara,” beber Gidion.

 

Pada kesempatan itu, salah seorang korban Deddy Pratama Ginting menyampaikan apresiasi kepada Polrestabes Medan karena berhasil mengungkap kasus curanmor tersebut.

 

“Terima kasih kepada Bapak Kapolrestabes Medan dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan yang telah menangkap pelaku yang mencuri sepeda motor saya dan telah dikembalikan,” pungkasnya. (Endan)

Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pesawaran Dibekuk Polisi

Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pesawaran Dibekuk Polisi

 

Pesawaran, 31 Oktober 2024 – Unit PPA Satreskrim Polres Pesawaran berhasil membekuk seorang pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pelaku berinisial S (44), warga Desa Pejambon, Kecamatan Negeri Katon, Pesawaran, ditangkap setelah dilaporkan melakukan aksi bejatnya terhadap seorang anak berusia sembilan tahun.

 

Kapolres Pesawaran, AKBP Maya Henny Hitijahubessy, melalui Kasat Reskrim Iptu Devrat Aolia Arfan, menyampaikan bahwa pelaku diamankan pada Kamis (31/10/2024) setelah adanya laporan dari orang tua korban. Kejadian bermula pada Sabtu, 26 Oktober 2024, sekitar pukul 16.30 WIB, saat korban, sebut saja (melati), tengah bermain di sekitar rumah pelaku.

 

“Korban saat itu menanyakan apakah teman bermainnya ada di rumah pelaku. Pelaku kemudian menarik korban masuk ke dalam rumah, memaksanya masuk ke kamar, dan melakukan tindakan asusila terhadap korban,” ungkap Iptu Devrat.

 

Korban, yang sempat berusaha melawan dan menangis ketakutan, mengalami trauma berat setelah kejadian tersebut. Selain itu, pelaku juga sempat mengancam korban untuk tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapa pun.

 

Orang tua korban mulai mencurigai adanya sesuatu yang tidak beres ketika melihat perubahan perilaku korban. Korban mengganti celana beberapa kali karena ada noda darah dan merasa tidak nyaman di area vitalnya. Setelah didesak oleh orang tuanya, korban akhirnya mengungkapkan perbuatan pelaku.

 

Pihak keluarga korban segera melaporkan kejadian ini ke Polres Pesawaran. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit PPA bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.

 

“Pelaku saat ini sudah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan. Ia akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan(pep)

Satresnarkoba Polres Tulang Bawang Berhasil Tangkap Bandar Narkoba dalam Operasi ‘Gasak Narkoba’

Satresnarkoba Polres Tulang Bawang Berhasil Tangkap Bandar Narkoba dalam Operasi ‘Gasak Narkoba’

 

Tulang Bawang – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, berhasil menangkap seorang bandar narkoba jenis sabu dalam operasi pemberantasan narkoba bertajuk ‘Gasak Narkoba’. Operasi ini dilakukan untuk menindak peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tulang Bawang.

 

Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu, mengungkapkan bahwa tersangka berinisial JZ (25), seorang wiraswasta asal Dusun Jaya Baru, Kampung Lebuh Dalem, Kecamatan Menggala Timur, ditangkap petugas dengan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat total 57,56 gram. Selain itu, turut disita uang tunai sebesar Rp35.000, kotak rokok merek Sampoerna Mild, serta sepeda motor Honda CBR 150R berwarna merah hitam yang diduga digunakan dalam aktivitas transaksi narkoba.

 

“Penangkapan ini dilakukan pada Rabu (30/10/2024) sekitar pukul 01.00 WIB. Petugas kami menangkap tersangka di pinggir jalan Kampung Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo, berdasarkan informasi dari masyarakat,” jelas Kapolres AKBP James H Hutajulu, Kamis (31/10/2024).

 

AKBP James menambahkan bahwa operasi ‘Gasak Narkoba’ merupakan bentuk komitmen Satresnarkoba Polres Tulang Bawang dalam memberantas narkoba di wilayah Sai Bumi Nengah Nyappur. Operasi ini juga mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo, yang salah satunya adalah memerangi peredaran narkoba di Indonesia.

 

“Barang bukti sabu seberat 57,56 gram yang kami sita ini bisa merusak banyak nyawa jika berhasil diedarkan. Penangkapan ini adalah bagian dari upaya kami untuk memutus rantai peredaran narkoba di wilayah ini,” tambahnya.

 

Saat ini, tersangka JZ telah ditahan dan akan diproses sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polisi juga tengah mengembangkan penyelidikan untuk mengejar pelaku lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba tersebut.

 

Operasi pemberantasan narkoba ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan mempersempit ruang gerak para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Tulang Bawang.(pep)

Binaan Rumah Zakat Bekasi, Panen Sayur pokcoy Metode Hidroponik

0

Binaan Rumah Zakat Bekasi, Panen Sayur pokcoy Metode Hidroponik

Kabupaten Bekasi . Pada Rabu, 30 Oktober 2024, telah berlangsung Panen Raya Pokcoy di Desa Binaan Rumah Zakat, yang berlokasi di Perumahan Gramapuri, Sukajaya, Cibitung, Bekasi. Kegiatan ini menjadi momen yang dinantikan oleh warga sekitar, karena sayuran pokcoy yang ditanam dengan metode hidroponik ini sangat diminati oleh masyarakat.

Bu Eko, selaku koordinator kegiatan, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan mendukung kegiatan panen raya ini. Dalam sambutannya, Bu Eko menekankan bahwa program hidroponik ini diharapkan bisa memberdayakan warga dan memberikan alternatif sumber pangan sehat bagi keluarga. Panen raya ini merupakan hasil dari kerja sama dan gotong royong yang solid antara warga dan tim Rumah Zakat, yang selama ini aktif mendampingi serta membimbing warga dalam menjalankan metode pertanian hidroponik.

Berkat antusiasme dan semangat warga, pokcoy hasil panen ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi lokal, tetapi juga menjadi potensi bagi peningkatan ekonomi warga. Panen raya ini juga menjadi bukti bahwa metode tanam hidroponik dapat menjadi solusi pertanian di tengah keterbatasan lahan di kawasan perkotaan.

Dengan keberhasilan panen ini, warga Desa Binaan Rumah Zakat Sukajaya semakin termotivasi untuk terus mengembangkan pertanian hidroponik dan memajukan desa sebagai desa percontohan.

Panen raya juga dihadiri kepala cabang rumah zakat bekasi menyampaikan adanya program ini bisa

(Ms)

Arahan Presiden Di Respon Cepat Oleh Kapolri

0

Arahan Presiden Di Respon Cepat Oleh Kapolri

Jakarta, update87.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo merespons cepat arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung Asta Cita Presiden RI, berbagai program, dan kebijakan pemerintah lainnya. Arahan itu disampaikan pada hari pertama setelah mengikuti retreat Kabinet Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah.

Jenderal Sigit pun langsung mengumpulkan seluruh jajarannya di tingkat polda dan polres melalui video conference. Kepada jajaran, Kapolri menyampaikan langkah-langkah yang harus dilakukan seperti mencegah kebocoran keuangan negara.

Kemudian, Jenderal Sigit juga memerintahkan penegakan hukum yang tegas terhadap kasus-kasus yang menjadi perhatian pemerintah, seperti judi online, narkoba, dan penyelundupan. Lalu, memerintahkan jajarannya memberikan dukungan terhadap upaya swasembada pangan dengan melaksanakan berbagai program, termasuk rencana rekrutmen ahli pertanian dan ahli gizi sebagai personel Polri.

“Segera buat rencana jangka pendek, menengah, dan panjang,” ungkap Jenderal Sigit dalam video conference sebagaimana dikutip, Rabu (30/10/24).

Lebih lanjut disampaikan Jenderal Sigit, para pejabat Polri diminta untuk segera menyusun penjabaran dari program Presiden Prabowo. Kapolri pun memerintahkan penjabaran tersebut harus sudah dilaporkan pada 5 November 2024.

Menurut Jenderal Sigit, Polri telah mempersiapkan rencana kerja dalam 100 hari untuk mendukung program Presiden Prabowo. Asta Cita ini untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Visi pemerintahan menuju Indonesia Emas 2045 dapat disimpulkan dalam Asta Cita. Polri telah mempersiapkan program 100 Hari untuk mendukung Asta Cita yang ditetapkan pemerintah,” ungkap Jenderal Sigit.

Dalam penekanannya, Kapolri juga menyampaikan agar Posko Presisi didukung dengan Pejabat Utama terkait agar menyusun program jangka pendek, menengah, dan panjang untuk mengimplementasikan Asta Cita tersebut. Terlebih, Presiden RI mengatakan “Indonesia merdeka untuk jadi negara yang kuat dan terhormat serta disegani karena rakyatnya hidup sejahtera, dan berkontribusi positif pada kehidupan bangsa-bangsa”.

(Red)

Pj. Gubernur Lampung Terima Kunjungan Kerja Komite Nasional Disabilitas RI

0

Pj. Gubernur Lampung Terima Kunjungan Kerja Komite Nasional Disabilitas RI

Bandar Lampung, 31 Oktober 2024 – Penjabat (Pj.) Gubernur Lampung, Samsudin, menerima kunjungan kerja dari jajaran Komite Nasional Disabilitas Republik Indonesia (KND RI) di Ruang Kerja Gubernur pada Rabu, 30 Oktober 2024. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan penyandang disabilitas di wilayah Lampung.

Dalam kunjungan ini, Ketua KND, Rachmita Maun Harahap, didampingi oleh beberapa anggota komite, termasuk Jonna, menyampaikan berbagai program dan kebijakan yang akan diimplementasikan di daerah-daerah, khususnya terkait aksesibilitas dan inklusi sosial bagi penyandang disabilitas. Mereka juga berdiskusi dengan Pj. Gubernur mengenai sinergi antara pemerintah daerah dan KND dalam mewujudkan Lampung yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas.

Pj. Gubernur Samsudin menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh inisiatif yang disampaikan oleh KND. “Kami akan terus berupaya menciptakan kebijakan yang adil dan merata bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, agar mereka dapat menikmati hak-hak mereka secara setara,” ungkapnya.

Selain membahas kebijakan, pertemuan ini juga diisi dengan pemaparan mengenai langkah-langkah konkret yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mendukung program-program KND, seperti pembangunan fasilitas publik yang lebih aksesibel serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan yang inklusif.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan akrab ini diharapkan dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih intens antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Komite Nasional Disabilitas RI dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas. (Pep)

Pj. Gubernur Lampung Terima Kunjungan Kerja Komite Nasional Disabilitas RI

0

Pj. Gubernur Lampung Terima Kunjungan Kerja Komite Nasional Disabilitas RI

Bandar Lampung, 31 Oktober 2024 – Penjabat (Pj.) Gubernur Lampung, Samsudin, menerima kunjungan kerja dari jajaran Komite Nasional Disabilitas Republik Indonesia (KND RI) di Ruang Kerja Gubernur pada Rabu, 30 Oktober 2024. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan penyandang disabilitas di wilayah Lampung.

Dalam kunjungan ini, Ketua KND, Rachmita Maun Harahap, didampingi oleh beberapa anggota komite, termasuk Jonna, menyampaikan berbagai program dan kebijakan yang akan diimplementasikan di daerah-daerah, khususnya terkait aksesibilitas dan inklusi sosial bagi penyandang disabilitas. Mereka juga berdiskusi dengan Pj. Gubernur mengenai sinergi antara pemerintah daerah dan KND dalam mewujudkan Lampung yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas.

Pj. Gubernur Samsudin menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh inisiatif yang disampaikan oleh KND. “Kami akan terus berupaya menciptakan kebijakan yang adil dan merata bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, agar mereka dapat menikmati hak-hak mereka secara setara,” ungkapnya.

Selain membahas kebijakan, pertemuan ini juga diisi dengan pemaparan mengenai langkah-langkah konkret yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mendukung program-program KND, seperti pembangunan fasilitas publik yang lebih aksesibel serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan yang inklusif.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan akrab ini diharapkan dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih intens antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Komite Nasional Disabilitas RI dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas. (Pep)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş