29.2 C
Jakarta
Saturday, May 9, 2026
Home Blog Page 15

Sorotan Tajam Menu MBG, Wali Murid Pardasuka Protes Kualitas, Ditemukan Pisang Busuk

0

Lampung Selatan- UPDATE87.COM
Sejumlah wali murid di Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mempertanyakan kualitas dan kesesuaian paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui SPPG 1 Yayasan Asoofaati Kalianda. Program MBG sendiri merupakan kebijakan pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah.

Buah Busuk hingga Pisang Mentah
Kekecewaan wali murid memuncak setelah ditemukan menu yang dinilai tidak layak konsumsi. Beberapa siswa dilaporkan menerima pisang busuk, bahkan ada yang mendapatkan pisang mentah.

“Anak kami pernah dapat pisang yang sudah busuk. Teman anak saya juga dapat pisang mentah. Kalau sampai keracunan, siapa yang bertanggung jawab?” ujar salah seorang wali murid dengan nada geram.

Menurut para wali murid, selain kualitas yang dipertanyakan, jumlah dan komposisi menu juga dinilai tidak sesuai dengan standar yang mereka pahami dari program MBG. Mereka khawatir, jika pengawasan tidak diperketat, kondisi tersebut dapat membahayakan kesehatan siswa.

Sudah Dimediasi, Dapur Diminta Tingkatkan Kualitas
Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Camat Katibung membenarkan adanya keluhan tersebut.

Ia menyatakan pihak kecamatan telah melakukan monitoring bersama puskesmas dan kepolisian sektor setempat.
“Dapur tersebut sudah kami monitoring bersama puskes dan polsek. Sudah diberi masukan terkait IPAL, kebersihan dan kualitas makanan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, sebelumnya dapur belum memiliki Instalasi Pengolahan Air limbah (IPAL) dan limbah langsung dibuang ke sungai. Setelah diberikan masukan, pihak dapur akhirnya membangun IPAL.
Terkait kualitas makanan, camat menegaskan bahwa ahli gizi yang lebih berwenang menjelaskan aspek teknis. Ia menyebut, imbauan untuk peningkatan kualitas makanan sudah sering disampaikan.

“Yang dikeluhkan wali murid soal MBG yang tidak sesuai dengan perhitungan mereka. Pernah kami mediasi antara dapur dan wali murid. Hasilnya, masing-masing pihak punya perhitungan. Namun setelah diberi saran, dapur berjanji meningkatkan kualitas dan kuantitas,” jelasnya.

Pihak Dapur Bungkam
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait pemberitaan yang telah terbit dan hasil pertemuan antara pihak dapur dan wali murid, pihak dapur Putri SPPG 1 Katibung Yayasan Asoofaati belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Minimnya respons dari pihak pengelola dapur menambah tanda tanya publik mengenai pengawasan dan standar operasional program MBG di tingkat pelaksana.

Program MBG yang digagas melalui Badan Gizi Nasional sejatinya menjadi harapan besar dalam upaya pemenuhan gizi anak sekolah. Namun, jika kualitas makanan tidak terjaga dan keluhan wali murid terus berulang, kepercayaan masyarakat terhadap program ini bisa tergerus.

Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya melakukan monitoring administratif, tetapi juga memastikan pengawasan kualitas bahan pangan, standar kebersihan, serta kesesuaian porsi benar-benar dijalankan sesuai ketentuan. Sebab, menyangkut makanan anak-anak, kelalaian sekecil apa pun dapat berujung pada risiko kesehatan yang serius.

YUSRON & ADIT

Dugaan Intimidasi Usai Pemberitaan MBG, Aktivis dan Media Terima Ancaman Pertemuan Disertai Kata-Kata Kasar

0

Lampung Selatan, UPDATE87.COM
Polemik pemberitaan berjudul “Kualitas MBG Yayasan Asoofaati Disoal, Wali Murid Pertanyakan Standar Distribusi” berbuntut panjang. Setelah berita tersebut terbit, muncul dugaan intimidasi terhadap pihak yang mengkritisi pelaksanaan program MBG di SPPG 1 Pardasuka, Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung

Yayasan yang menjadi sorotan dalam pemberitaan tersebut adalah Yayasan Asoofaati, yang mengelola SPPG 1 Pardasuka.

Kronologi Dugaan Ancaman
Menurut keterangan yang dihimpun, setelah pemberian MBG berlangsung, salah satu awak media dari Nasional Potret menerima panggilan telepon dari nomor tidak dikenal: 0877-4457-8519.
Dalam percakapan tersebut, penelepon diduga mengajak bertemu dengan nada tinggi dan kata-kata bernada ancaman. Kutipan percakapan yang diterima redaksi antara lain:

“Di mana kamu Junhendri? Kita ketemu, anjing kamu ya. LSM Junhendri keluar kamu, kita sebacokan. Kalau kamu mau tahu saya, keluar kamu di mana, kita ketemuan.”
Ucapan tersebut dinilai mengandung unsur intimidasi, ancaman kekerasan, serta penghinaan.

Isu “Dibekingi Preman”
Sebelumnya, beredar informasi di tengah masyarakat bahwa pengelolaan MBG di SPPG 1 Pardasuka diduga “dibekingi preman”. Dugaan ini mencuat setelah adanya pihak-pihak yang mempertanyakan kualitas serta standar distribusi MBG sebagaimana diberitakan dalam artikel sebelumnya.

Sejumlah wali murid meminta agar distribusi MBG dilakukan sesuai standar kelayakan, baik dari sisi kualitas makanan, kebersihan, maupun transparansi pengelolaan.
Aspek Hukum yang Dapat Diterapkan
Apabila dugaan ancaman tersebut terbukti, terdapat sejumlah pasal yang dapat dikenakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, antara lain:

1. KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)
Pasal 335 KUHP
Tentang perbuatan tidak menyenangkan atau pemaksaan dengan ancaman kekerasan.
Pasal 368 KUHP
Jika terdapat unsur pemaksaan dengan ancaman kekerasan untuk tujuan tertentu.
Pasal 369 KUHP
Tentang ancaman pencemaran atau membuka rahasia dengan maksud tertentu.
Pasal 310 dan 315 KUHP
Tentang penghinaan dan pencemaran nama baik.
2. UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik)
Jika ancaman dilakukan melalui sarana elektronik (telepon, pesan digital, dll), dapat dikenakan:
Pasal 27 ayat (4) UU ITE
Tentang muatan pemerasan dan/atau pengancaman.
Pasal 29 UU ITE
Tentang ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi melalui sistem elektronik.

Ancaman pidana dalam UU ITE dapat mencapai pidana penjara dan/atau denda sesuai ketentuan yang berlaku.
Kebebasan Pers dan Perlindungan Aktivis

Sebagai negara hukum, Indonesia menjamin kebebasan pers dan kebebasan menyampaikan pendapat sebagaimana diatur dalam:
UUD 1945 Pasal 28E
UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers
Setiap bentuk intimidasi terhadap jurnalis maupun aktivis yang menjalankan fungsi kontrol sosial dapat dikategorikan sebagai bentuk penghalangan kerja jurnalistik apabila terbukti.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum di wilayah Kabupaten Lampung Selatan dapat:
Menelusuri identitas penelepon dari nomor yang diduga melakukan ancaman.

Menindaklanjuti laporan apabila korban melaporkan secara resmi.
Menjamin keamanan jurnalis, aktivis, dan masyarakat yang menyampaikan kritik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola SPPG 1 Pardasuka maupun dari Yayasan Asoofaati terkait dugaan intimidasi tersebut.
Kasus ini menjadi ujian penting bagi komitmen terhadap transparansi pengelolaan program publik dan perlindungan terhadap kebebasan pers di daerah.

Yon

AKSI DAMAI LSM HARIMAU DI BANJARNEGARA

0

Pemerintah Daerah Tutup Operasional PT Superior Prima Sukses Tbk (Blesscon)
Banjarnegara – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) HARIMAU menggelar aksi damai sebagai bentuk kepedulian terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT Superior Prima Sukses Tbk (Blesscon), baik terkait persoalan lingkungan maupun dugaan kecelakaan kerja.

Aksi yang berlangsung tertib dan kondusif tersebut menjadi wujud aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya ketegasan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banjarnegara dalam menegakkan aturan serta melindungi hak-hak warga.

Setelah melalui proses audiensi dan koordinasi antara pihak pemerintah daerah dan perusahaan, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara akhirnya mengambil langkah tegas dengan menutup sementara operasional PT Superior Prima Sukses Tbk (Blesscon).

Keputusan ini diambil sebagai bentuk tindak lanjut atas dugaan pelanggaran yang terjadi, termasuk aspek pengelolaan lingkungan dan keselamatan kerja.

Tonny Syarifudin Hidayat,S.H. Ketua Umum LSM HARIMAU dalam pernyataannya menyampaikan bahwa aksi damai ini bukan bertujuan menghambat investasi, melainkan mendorong agar setiap aktivitas usaha berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami tidak anti investasi. Namun keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan perlindungan tenaga kerja harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

LSM HARIMAU juga meminta agar proses evaluasi dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta apabila terbukti terdapat pelanggaran serius, maka penegakan hukum harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara diharapkan dapat memastikan bahwa setiap perusahaan yang beroperasi di wilayahnya mematuhi standar lingkungan, keselamatan kerja, serta tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.

Aksi damai ini berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan secara tertib tanpa adanya tindakan anarkis. LSM HARIMAU menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini hingga tuntas demi kepentingan masyarakat Banjarnegara.

Editor : Sulistyanto Divisi Litbang DPP LSM HARIMAU

Wamenko Polkam Audiensi dengan Pangdam I/BB Sebelum Tinjau Huntap di Aceh Utara

0

Medan, Update87.com

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia Lodewijk Freidrich Paulus beraudiensi dengan Pangdam I/Bukit Barisan Hendy Antariksa di Ruang Kerja Pangdam I/BB Lantai 2, Makodam I/Bukit Barisan, Selasa (24/2/2026), sebelum melanjutkan kunjungan kerja ke Aceh Utara.

Dalam pertemuan itu, Pangdam I/BB menyampaikan selamat datang kepada Wamenko Polkam beserta rombongan serta menegaskan kesiapan jajaran Kodam I/Bukit Barisan mendukung monitoring dan koordinasi pembangunan hunian tetap (huntap) bantuan Menko Polkam bagi masyarakat terdampak banjir.

Pembangunan huntap tersebut merupakan bagian dari percepatan pemulihan pascabencana sekaligus penguatan stabilitas politik dan keamanan di wilayah otonomi khusus Aceh. Kodam I/BB siap mengawal pelaksanaan di lapangan agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Sementara itu, Wamenko Polkam menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pangdam I/BB dan jajaran. Di sela audiensi, ia juga meluangkan waktu melihat foto-foto kenangan saat menjabat sebagai Pangdam I/Bukit Barisan yang terpajang di Officer Lounge Room Makodam I/Bukit Barisan sebagai bagian dari nostalgia pengabdiannya di wilayah tersebut.

Audiensi turut dihadiri Sesmenko Polkam, Deputi I/Bidkoor Poldagri, Kasdam I/BB, Irdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Aslog Kasdam I/BB, serta Aster Kasdam I/BB. (Endan)

Danpusterad : Pembekalan dan Pendidikan Momentum Penting Dalam Perjalanan Karier

0

(Pen Pusterad). Pembekalan dan pendidikan adalah momentum penting dalam perjalanan karier sebagai Perwira TNI AD, dalam mempersiapkan diri mengemban amanah jabatan Danrem dan Dandim. Hal tersebut, disampaikan oleh Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno, saat memimpin Upacara pembukaan Pembekalan Danrem Tipe A dan Tipe B, serta Pendidikan Dandim Tipe A dan Tipe B TA 2026, bertempat di Aula Graha Manunggal Pusdikter Pusterad, Jl. Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (24/2/2026).

Danpusterad juga mengatakan bahwa, sebagai calon Danrem dan Dandim adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara di wilayah masing-masing. Anda adalah mata dan telinga pimpinan di lapangan, yang bertugas untuk mendeteksi dini setiap potensi ancaman dan gangguan terhadap stabilitas wilayah. Tugas dan tanggung jawab yang diemban sangatlah berat, namun dengan persiapan yang matang, dan melalui pembekalan dan pendidikan, akan mampu menghadapinya dengan sukses.

“Ingatlah, keberhasilan anda dalam melaksanakan tugas di wilayah, akan berdampak langsung pada keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” ucap Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno.

Untuk itu, saya mengajak seluruh peserta agar mengikuti pembekalan dan pendidikan dengan sungguh-sungguh, manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan berdiskusi, serta jalin komunikasi yang baik dengan sesama peserta dan tenaga pendidik. Jangan ragu untuk bertanya dan berbagi pengalaman, karena dari sanalah kita bisa saling belajar dan meningkatkan kemampuan diri.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa, peserta akan dibekali dengan berbagai materi pelajaran yang sangat penting dan relevan dengan tugas-tugas di lapangan. Materi ini dirancang khusus untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan di wilayah tugas masing-masing.

Seluruh materi tersebut saling terkait dan saling melengkapi, membentuk fondasi kemampuan Danrem dan Dandim untuk menjalankan tugas dengan profesional, efektifitas dan kesesuaian dengan nilai-nilai serta kepentingan bangsa dan negara. Keberadaan materi-materi ini dalam pembekalan dan pendidikan bukan hanya sebagai bentuk kewajiban administratif namun lebih sebagai investasi strategis untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan Komandan satuan kewilayahan.

“Saya berharap, dengan mengikuti seluruh materi pelajaran ini dengan sungguh-sungguh, maka anda akan menjadi Danrem dan Dandim yang profesional, berintegritas, dicintai oleh rakyat, dan mampu menjadi pemimpin yang dapat membawa perubahan positif bagi wilayah anda, serta mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat,”pungkas Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno.

 

(Yuli)

DI DUGA BPR AGUNG SEJAHTERA BOJA MEMPERSULIT PENGAMBILAN SERTIFIKAT, DAN DI DUGA MERUGIKAN MASYARAKAT

0

Boja, Update 87.com || Bank perkreditan Rakyat yang harus nya berpihak kepada rakyat namun yang terjadi diduga Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mencekik leher rakyat, ini terjadi di BPR Agung sejahtera

Nasabah atas nama *AL* yang melakukan pinjaman di BPR Agung sejahtera ( BPR AS) sebesar Rp.20.000.000,- ( Dua puluh juta rupiah) pada tanggal 29/06/2016 jatuh tempo 2019 , sudah 10 tahun yang lalu.

Pokok pinjaman sewaktu mau Ambil barang jaminan berupa sertifikat tanah kurang Rp.45.552,- terbilang (empat puluh lima ribu lima ratus lima puluh dua rupiah) namun sangat terkejut kok masih punya pinjaman.

Dengan besar hati AL akan membayarnya, namun bukan Rp.45.552 tapi harus membayar Rp.50.571.528,- padahal menurut AL pinjaman dari tahun 2016 , kurang Rp.45.552, tapi kok masih ada tunggakan dan harus membayar begitu banyak nya “saya kaget pak, kenapa harus bayar begitu banyaknya, setelah saya mau ambil sertifikat, saya mohon keadilan,” Ungkapnya

Ketua paguyuban Media dan LSM ” Tiga serangkai” Jateng menyampaikan ke awak media, ini tidak benar ini BPR seperti ini, saya akan segera bersurat ke OJK untuk segera dilakukan tindakan dugaan penarikan Bunga dan Denda melanggar aturan perbankan

Dengan pinjaman yang hanya sekitar 45ribuan kok suruh bayar 50jutaan melebihi Renternir/ lintah darat dan tindakan ini sudah masuk dalam katagori Pidana ungkapnya ke awak media

Penarikan *Denda* oleh BPR di luar batas kewajaran melanggar prinsip perlindungan konsumen sektor jasa keuangan khususnya *POJK* Nomor. 22 tahun 2023 dan POJK No.6/POJK.07/2022 tindakan ini bertentangan dengan asas kepatutan dan kewajaran hukum, Nasabah dapat melaporkan hal ini ke OJK untuk penyelesaian sengketa.

Masyarakat diharapkan lebih waspada dan berhati-hati terkait dengan BPR – BPR yang nakal, uang awalnya ingin membantu namun pada akhirnya menyengsarakan masyarakat ungkap Mas Laksono ketua paguyuban Media dan LSM ,

Pimpinan BPR Agung sejahtera, menyampaikan ke awak media, membenarkan bahwa pinjaman dengan plafon Rp.20.000.000,- lansung tertunggak dan tahun 2017 masuk katagori macet, jelasnya

Dengan pembayaran seadanya kita input ke pokok supaya pokok segera selesai, dengan sistem berjalan denda sudah menjadi Rp.50 juta dan kita memberi keringanan membayar denda 4 juta, lanjutnya

Pimpinan BPR Agung sejahtera juga memberikan warning / peringatan ke pewarta untuk hati hati jangan sampai ada pemberitaan yang salah tanpa konfirmasi dari pihak manajemen terlebih dahulu,

Kata kata ini sangat melecehkan wartawan, tentunya seorang jurnalis tidak akan membuat berita tanpa ada narasumber yang jelas dan bisa di pertanggung jawabkan dan kami pantang membuat berita Hoax, jadi peringatan ini sangat menyinggung kami selaku jurnalis

#Ojk
#mentrikeuangan
#Kementrian terkait
#Dinasterkait
#BPRAgungsejahtera

( Adi – Nur Tim Update 87 jateng)

Rehab Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Dogang Rampung, Dukung Konektivitas Wilayah Langkat

0

Langkat, Update87.com

Kodim 0203/Langkat melaksanakan rehab Jembatan Gantung Perintis Garuda yang melintasi Sungai Dogang di Desa Dogang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Jumat (20/2/2026). Pekerjaan tersebut kini telah rampung dan jembatan sudah dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Kegiatan rehab dilaksanakan dengan sasaran utama mewujudkan akses transportasi yang lebih aman dan layak bagi warga. Jembatan memiliki panjang 110 meter dan pekerjaan telah mencapai progres 100 persen setelah seluruh tahapan konstruksi dan finishing diselesaikan.

Pengerjaan diawali dengan pembongkaran lantai kayu lama serta pembersihan area sekeliling jembatan untuk memastikan kondisi struktur siap dilakukan perbaikan. Selanjutnya dilaksanakan penyelesaian akhir, termasuk pemasangan lantai jembatan menggunakan plat bunga, penguatan seling stabil, serta pengecatan bagian konstruksi guna meningkatkan ketahanan material terhadap cuaca dan penggunaan jangka panjang.

Dalam proses rehab, personel TNI bersama masyarakat setempat terlibat secara gotong royong dengan dukungan berbagai material seperti semen, pasir, kerikil, cat minyak, serta peralatan kerja lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali tanpa kendala menonjol di wilayah Kabupaten Langkat.

Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menyampaikan bahwa selesainya rehab jembatan ini merupakan wujud sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. “Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (Endan)

Satgas Gulbencal Kodam I/BB Laksanakan Pembersihan Ulang SDN 155680 Bonalumban, Kini Dapat Digunakan Kembali

0

Tapanuli Tengah, Update87.com

Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan melaksanakan pembersihan ulang fasilitas pendidikan SDN 155680 Bonalumban yang terdampak banjir dan tanah longsor di Lingkungan I, Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (19/2/2026).

Kegiatan pembersihan ulang ini dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan sarana pendidikan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal setelah sebelumnya lingkungan sekolah dipenuhi material lumpur akibat bencana alam.

Pembersihan difokuskan pada pengangkatan tanah dan lumpur yang masuk ke dalam ruang-ruang gedung sekolah serta pembersihan halaman sekolah yang terdampak endapan material banjir. Seluruh area yang sebelumnya tertutup lumpur dibersihkan secara bertahap hingga kondisi kembali layak digunakan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Koramil 03/Pandan bersama prajurit Yon TP 905/TS serta pihak sekolah dengan menggunakan peralatan manual seperti sekop dan cangkul untuk mempercepat proses pembersihan.

Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menyampaikan bahwa setelah dilaksanakan pembersihan ulang, kondisi sekolah kini sudah bersih dan dapat digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para siswa dapat kembali bersekolah dengan aman dan nyaman serta proses pendidikan dapat berjalan normal kembali,” ujarnya. (Endan)

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir Pusat Penerimaan Caba PK TNI AD Gel I TA 2026 di Rindam I/BB

0

Pematangsiantar, Update87.com

Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin kegiatan Sidang Pantukhir Pusat Penerimaan Calon Bintara (Caba) PK TNI AD Gelombang I TA 2026 tingkat Sub Panpus Kodam I/BB di Lapangan Tennis Indoor Rindam I/BB, Pematangsiantar, Kamis (19/2/2026). Setibanya di Rindam I/BB, Pangdam menerima laporan dan penghormatan jajar sebelum kegiatan dimulai.

Sebanyak 494 orang calon siswa Caba PK TNI AD Gel I TA 2026 mengikuti sidang tersebut setelah melalui rangkaian seleksi di tingkat Panda. Kegiatan diawali dengan laporan Sekretaris kepada Ketua Sidang serta penyampaian laporan hasil pelaksanaan penerimaan sebagai bentuk pertanggungjawaban seluruh tahapan rik/uji yang telah dilaksanakan.

Dalam kesempatan itu, Pangdam membacakan amanat Asisten Personel Kasad Mayjen TNI I Wayan Suarjana, S.E., M.M. yang menekankan pentingnya objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap proses seleksi. Disampaikan pula apresiasi kepada seluruh panitia rik/uji dan sekretariat yang telah bekerja optimal meski dihadapkan pada dinamika waktu yang terbatas.

Melalui sidang tingkat Sub Panpus ini, diharapkan terpilih calon prajurit terbaik guna memenuhi kebutuhan organisasi, khususnya satuan teritorial pembangunan. Setiap keputusan harus didasarkan pada hasil seleksi menyeluruh dan terakumulasi, dengan tetap menjunjung tinggi integritas, kejujuran, serta profesionalisme.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua Sidang, Ketua Tim Pengawas, Ketua Tim Pengamanan, Sekretaris I dan II, para Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan, Administrasi, Psikologi, Litpers, Jasmani, serta unsur staf terkait. (Endan)

Pangdam I/BB Tinjau Pembuatan Alat Incinerator di Workshop Bengrah Paldam I/BB

0

Medan, Update87. com
Pangdam I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Hendy Antariksa, melaksanakan peninjauan proses pembuatan alat incinerator di Workshop Bengrah Paldam I/BB, Jl. Gaperta, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini bertujuan melihat secara langsung progres pembuatan serta memastikan kesiapan alat dalam mendukung kebutuhan satuan.

Setibanya di lokasi, Pangdam I/BB menerima hormat jajar sebelum menuju area workshop untuk meninjau tahapan pengerjaan. Di tempat tersebut, Kapaldam I/BB, Letnan Kolonel Haris Waskito, S.E., memberikan penjelasan terkait proses pembuatan, spesifikasi teknis, serta mekanisme kerja alat incinerator yang dirancang untuk pengolahan limbah secara efektif dan aman.

Dalam proses pembuatannya, incinerator mobile dirancang menggunakan rangka baja beroda agar mudah dipindahkan. Sistem pembakaran memanfaatkan drum logam sebagai ruang bakar yang dilengkapi saluran udara, sementara asap hasil pembakaran dialirkan melalui sistem filter berbahan penyaring untuk mengurangi polutan sebelum dilepaskan ke udara.

Sementara itu, incinerator rumah tangga dibuat dengan desain lebih sederhana dan aman untuk lingkungan permukiman. Alat ini menggunakan drum logam dengan sistem sirkulasi udara, rak pembakaran, serta saluran asap yang diarahkan menjauhi bangunan, sehingga cocok digunakan di area terbuka dengan pengawasan.

Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han)., menjelaskan bahwa pembuatan alat incinerator ini merupakan bentuk inovasi satuan dalam mendukung pengelolaan limbah yang lebih efektif, praktis, dan ramah lingkungan. “Diharapkan alat ini nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu satuan maupun masyarakat dalam penanganan limbah secara aman dan terkontrol,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam I/BB didampingi Kasdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Aster Kasdam I/BB, dan Kapaldam I/BB. (Endan)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş