30.4 C
Jakarta
Thursday, June 25, 2026
Home Blog Page 23

GUGUR DALAM PENUGASAN, DUA PRAJURIT MARINIR DIMAKAMKAN SECARA MILITER

0

Dispen Kormar TNI Angkatan Laut. Dua prajurit terbaik Korps Marinir, almarhum Pratu Marinir (Anumerta) Andi Suvio dan Pratu Marinir (Anumerta) Elki Saputra, personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Papua, dimakamkan secara militer pada Selasa (24/03/2026).

Upacara pemakaman militer almarhum Pratu Marinir (Anumerta) Andi Suvio dilaksanakan di TPU Karangasam Bojongjati, Pangandaran, dan dipimpin langsung oleh Letkol Marinir Muhammad Kristian Widiantoro, M.Tr.Opsla. Kegiatan diawali dengan persemayaman di kediaman duka, kemudian jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman untuk dimakamkan secara militer. Prosesi berlangsung khidmat, dihadiri keluarga, prajurit TNI, serta unsur pemerintah daerah.

Sementara itu, upacara persemayaman dan pemakaman militer almarhum Pratu Marinir (Anumerta) Elki Saputra dilaksanakan di Jorong Batang Lapu, Sumatera Barat, dipimpin oleh Letkol Marinir Afrison Taufik dan diikuti pasukan gabungan Kodaeral II. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan keluarga di rumah duka, pelaksanaan sholat jenazah di Masjid Al Ikhlas, dan penyerahan jenazah kepada negara sebagai bentuk penghormatan atas dharma bakti almarhum. Usai persemayaman, jenazah diberangkatkan menuju TPU setempat untuk dimakamkan secara militer.

Dalam kedua prosesi pemakaman, dilaksanakan pembacaan riwayat hidup, apel persada, penghormatan terakhir, serta tembakan salvo sebagai penghormatan militer kepada jenazah. Prosesi dilanjutkan dengan penurunan jenazah ke liang lahat, penimbunan tanah secara simbolis, penaburan bunga, dan peletakan karangan bunga.

Sebagai wujud penghormatan negara, Bendera Merah Putih diserahkan kepada keluarga masing-masing almarhum, mengiringi duka yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik Korps Marinir. Atas jasa dan pengorbanan yang telah diberikan kepada bangsa dan negara, kedua prajurit tersebut dianugerahi kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Pratu Marinir (Anumerta). Seluruh rangkaian kegiatan di kedua lokasi berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Pengabdian almarhum bukan sekadar catatan tugas, namun telah menjelma menjadi teladan tentang arti loyalitas, keberanian, dan pengorbanan sejati seorang prajurit Jalasena. Mereka gugur dalam kehormatan, meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu hidup dalam sanubari Korps Marinir TNI AL dan bangsa Indonesia.

(Yuli)

Polrestabes Semarang Lakukan Penyekatan Angkutan Barang di Pintu Masuk Kota Selama Operasi Ketupat Candi 2026

0

Semarang, Update 87.com || Dalam rangka mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik Lebaran serta pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, jajaran Polrestabes Semarang melalui Polsek jajaran melakukan penyekatan dan pembatasan operasional angkutan barang bersumbu tiga atau lebih di sejumlah pintu masuk Kota Semarang, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan yang meningkat selama periode arus mudik. Penyekatan dilakukan dengan melakukan penertiban serta sosialisasi kepada para pengemudi angkutan barang terkait ketentuan pembatasan operasional kendaraan berat.

Pembatasan ini mengacu pada kebijakan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 854 Tahun 2026 tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang selama masa mudik Lebaran yang berlaku mulai 13 hingga 19 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para pengemudi agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Agung Setiyo Budi, menjelaskan bahwa penyekatan terhadap kendaraan angkutan barang bersumbu tiga atau lebih dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan ruang bagi kendaraan pemudik agar perjalanan dapat berlangsung lebih aman dan tertib.

Selain penertiban, petugas juga mengingatkan para pengemudi angkutan barang untuk tidak berhenti atau beristirahat di bahu jalan, terutama di jalur utama maupun ruas tol, karena dapat membahayakan keselamatan serta berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas.

“Pembatasan operasional ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan mengurangi potensi kemacetan. Kami mengimbau kepada para pengemudi agar mematuhi aturan yang berlaku serta tidak beristirahat di bahu jalan. Manfaatkan rest area atau tempat istirahat yang telah disediakan,” ujar Agung Setiyo Budi.

Selama kegiatan penyekatan dan penertiban berlangsung, situasi di wilayah hukum Polrestabes Semarang terpantau aman, tertib, serta pengaturan arus lalu lintas di lapangan.
(Editor, Adi – Nur Tim Update 87 jateng)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş