# Operasi Aman Nusa II 2026, Satbrimob Polda Sumsel Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla
Sumatera Selatan, Minggu, 13 September 2026 — Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Satbrimob Polda Sumatera Selatan yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 terus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Personel secara aktif menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam bentuk apa pun.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasatgas Tindak AKP Eko Sarwono, dengan pimpinan operasi selaku Wakaopsda Operasi Aman Nusa II Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H.
Dalam kegiatan sosialisasi, personel mengedukasi masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang ditimbulkan akibat pembakaran hutan dan lahan. Selain dapat merusak lingkungan, karhutla juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, serta mengurangi kualitas udara.
Personel Satbrimob Polda Sumsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya karhutla. Masyarakat diimbau agar segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun aktivitas pembakaran hutan dan lahan.
Kegiatan sosialisasi dan imbauan ini merupakan langkah preventif dalam pelaksanaan Operasi Aman Nusa II Tahun 2026, sekaligus bentuk komitmen Satbrimob Polda Sumsel untuk hadir di tengah masyarakat dalam upaya mencegah dan menanggulangi bencana karhutla.
Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan potensi karhutla dapat dicegah sejak dini sehingga Sumatera Selatan tetap aman, sehat, dan terbebas dari bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Satbrimob Polda Sumsel — hadir untuk masyarakat, peduli lingkungan, dan bersama mencegah karhutla.
Jika ingin dibuat lebih kuat untuk publikasi, saya juga bisa menyusunnya dalam format berita media online lengkap dengan judul, lead, dan kutipan pernyataan Kasatgas.
(Yuli)