Puluhan Driver Ojol Datangi Polrestabes Medan, Minta Penanganan Kasus Dugaan Pencurian Sepeda Motor di Tembung
Medan – Puluhan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam sejumlah komunitas dan solidaritas ojol mendatangi Mapolrestabes Medan, Rabu (29/7/2026) malam.
Kedatangan mereka untuk meminta penanganan kasus dugaan pencurian sepeda motor yang menimpa seorang driver ojol di kawasan Tembung, Kabupaten Deli Serdang.
Korban diketahui bernama Bagus Prayoga (32), warga Kecamatan Medan Denai. Ia mengaku kehilangan sepeda motor Honda Vario BK 3795 AHV setelah didatangi sejumlah pria saat hendak menjemput penumpang di Jalan Prima Gang Melati IV, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Menurut keterangan Bagus, saat berada di lokasi, dua pria mendatanginya dan menanyakan tujuan kedatangannya. Setelah korban menjelaskan hendak menjemput penumpang, kedua pria tersebut diduga mendorong hingga terjatuh dan memukulnya.
“Awalnya dua orang pelaku yang mendatangi saya. Tidak lama kemudian kawan-kawan mereka sekitar 10 orang datang membawa kayu dan batu. Saya kemudian menghindar dan meninggalkan sepeda motor dalam keadaan stang terkunci,” ujar Bagus saat ditemui di depan Mapolrestabes Medan, Rabu malam.
Bagus mengaku melihat sepeda motornya kemudian dibawa oleh sejumlah orang dengan cara diangkat bersama-sama. Ia juga menyebut saat kejadian kondisi sekitar sedang ramai, namun warga memilih tidak ikut campur karena khawatir terjadi keributan.
“Saya mendengar warga takut membantu karena khawatir rumah mereka dilempari,” katanya.
Atas kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Ia kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Tembung untuk meminta penanganan atas dugaan pencurian tersebut.
Bagus bersama rekan-rekan sesama driver ojol selanjutnya mendatangi Polsek Medan Tembung. Mereka meminta agar petugas segera menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan terduga pelaku dan sepeda motor miliknya.
Menurut Bagus, dalam pertemuan tersebut dirinya mendapat penjelasan bahwa penanganan di lokasi membutuhkan kekuatan personel yang memadai. Namun, keterangan tersebut disampaikan korban berdasarkan apa yang ia dengar saat berada di Polsek Medan Tembung.
Karena merasa belum memperoleh penanganan seperti yang diharapkan, puluhan driver ojol kemudian melanjutkan kedatangan mereka ke Mapolrestabes Medan. Mereka meminta jajaran Polrestabes Medan membantu penanganan laporan tersebut dan menindaklanjuti dugaan keberadaan terduga pelaku di sekitar lokasi kejadian.
Menanggapi hal itu, Kasat Intelkam Polrestabes Medan Kompol Lengkap Suherman Siregar, S.H., M.H meminta para driver ojol bersabar dan memastikan laporan korban tetap diproses sesuai prosedur hukum.
Ia menjelaskan bahwa proses penanganan perkara dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kecukupan alat bukti.
“Kami berharap rekan-rekan sekalian bersabar. Proses laporan korban dilakukan secara bertahap. Kalau pelaku sudah diamankan, silakan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut,” ujarnya di hadapan para driver ojol.
Kasat Intelkam juga menyampaikan bahwa personel JCS telah diarahkan untuk melakukan pengecekan ke lokasi. Pihaknya juga disebut telah berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung Iptu Parulian Sitanggang untuk mendampingi pengecekan bersama beberapa driver ojol.
Para driver ojol kemudian menyatakan siap membantu memberikan informasi mengenai lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan terduga pelaku, sembari menunggu proses penanganan oleh kepolisian. (Endan)