Medan, Update87. com
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali melakukan penggerebekan di kawasan padat penduduk Jalan Jermal 7 Ujung, Kecamatan Medan Denai, pada Rabu (3/12/2025) sore.
Dalam operasi tersebut, bandar narkotika yang selama ini dikenal dengan sebutan Mamat alias MAT berhasil melarikan diri saat polisi masuk ke lokasi.
Informasi sebelumnya yang kerap menyebut inisial GS sebagai pelaku ternyata tidak tepat. GS yang dimaksud warga selama ini adalah Garapan Sekitarnya, bukan sosok bernama Guntur Syahputra seperti isu yang beredar.
Yanto, warga Jalan Panglima Denai, mengatakan kawasan Jermal 7 Ujung memang sudah lama dikenal sebagai wilayah dengan peredaran narkotika cukup tinggi.
“Kawasan itu sudah viral karena maraknya peredaran sabu yang dikendalikan Mamat di daerah GS. Penggerebekan kemarin sudah ditunggu-tunggu warga,” ujar Yanto kepada wartawan, Kamis (4/12/2025).
Ia menyebut, Mamat merupakan pemain lama yang eksis mengendalikan peredaran sabu di permukiman padat tersebut.
“Beberapa waktu lalu sebuah akun media sosial juga mengungkap aktivitas sabu di Jermal 7. Banyak yang lihat langsung,” katanya.
Yanto menegaskan masyarakat sangat mendukung langkah Polrestabes Medan dalam menciptakan rasa aman, termasuk dengan menindak tegas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
“Saya yakin penggerebekan ini tidak akan berhenti. Polisi pasti terus memburu Mamat yang lolos kemarin,” tambahnya.
Menurutnya, para pengedar di Jermal 7 telah menyiapkan “anggota” untuk memberi kode jika melihat polisi datang, terutama yang berpakaian preman. Hal itu kerap membuat target operasi kabur sebelum sempat diamankan.
Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha SIK MH, saat dikonfirmasi Kamis kemarin mengenai penggerebekan tersebut masih enggan memberikan keterangan lebih jauh. (Endan)







