Medan – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan kembali menorehkan sejarah dengan menyelenggarakan perayaan Dies Natalis ke-52 yang berlangsung meriah di Kampus I UIN Sutomo.
Mengusung tema “Meraih Pengakuan Internasional untuk Kemandirian Bangsa dan Peradaban Dunia”, ribuan civitas akademika, mahasiswa, alumni, hingga masyarakat sekitar turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut.
Beragam acara menarik digelar untuk menyemarakkan perayaan tahun ini, mulai dari Jalan Sehat, Lomba Memasak Bapak–bapak, Lomba Vokal Solo, Lomba Paduan Suara, hingga pencabutan Lucky Draw dengan ratusan hadiah. Suasana kampus terlihat penuh kebersamaan, antusiasme, dan semangat kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Rektor UIN SU Prof. Dr. Nurhayati menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang kampus hingga mencapai usia 52 tahun. Ia menegaskan bahwa Dies Natalis kali ini menjadi momentum penting untuk mempercepat langkah menuju pengakuan internasional.
“Dies Natalis tahun ini bukan hanya momentum untuk mengenang perjalanan panjang UIN SU, tetapi menjadi titik tolak menuju pengakuan internasional. Kita ingin melahirkan generasi mandiri, unggul, dan memberi kontribusi bagi peradaban dunia. Saya bangga kepada seluruh keluarga besar UIN SU yang terus berkarya,” ujar Rektor.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada mahasiswa, dosen, dan alumni berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mengharumkan nama UIN SU.
Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yang dipimpin Dekan Dr. Nursapia Harahap, M.A., tampil menonjol dalam perayaan tahun ini. FKM memborong dua gelar juara bergengsi: Juara 1 Lomba Vokal Solo danJuara 1 Lomba Paduan Suara
Prestasi tersebut tidak terlepas dari penampilan memukau Dewi Agustina, S.Kep., Ns., M.Kes, yang berhasil menghipnotis juri dan penonton melalui kualitas vokal dan teknik panggungnya yang impresif.
Komandan Resimen Mahasiswa Batalyon C UIN SU, Mickael Halomoan Harahap, turut mengungkapkan kebanggaannya atas suksesnya penyelenggaraan Dies Natalis.
“Dies Natalis ke-52 ini bukan sekadar perayaan rutin, tetapi ajang memperkuat solidaritas, disiplin, dan kecintaan mahasiswa terhadap kampus. Kami dari Menwa akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini demi membentuk karakter mahasiswa UIN SU yang tangguh,” ujarnya.
Perayaan Dies Natalis ke-52 UIN SU tidak hanya meninggalkan kesan meriah, tetapi juga memancarkan optimisme baru untuk menapaki pengakuan internasional. Dengan kolaborasi seluruh elemen kampus, UIN SU terus memantapkan langkah sebagai perguruan tinggi Islam terkemuka yang berkontribusi bagi bangsa dan peradaban dunia. (Endan)







