Kendal, Update 87.com || Kadang masalah itu baru kelihatan kalau kita turun langsung.
Hari ini saya mengecek saluran di seputar alun-alun Kaliwungu—masuk gorong-gorong, ngobrol dengan warga, dan menemukan fakta di lapangan: ada saluran yang mati, bangunan berdiri tepat di atasnya, dan ada sampah logam dari PKL seperti sendok dan garpu yang bisa menyumbat aliran air.
Di situ juga saya langsung telepon Kepala Dinas PUPR. Tidak boleh ditunda. Atas seijin Bu Bupati saya kita perlu ada segera ada pembenahan Drainase, aliran harus dibuka, dan kawasan ini harus kembali aman saat hujan deras datang.
Sebagai santri, saya percaya: ikhtiar itu dimulai dari keberanian menghadapi masalah apa adanya.
Sebagai pelayan masyarakat, saya percaya: solusi harus dikerjakan, bukan sekadar dirapatkan.
Tapi saya juga butuh dukungan panjenengan semua.
Saluran yang bersih, drainase yang lancar—itu butuh pengorbanan kecil dari kita:
PKL menjaga sampahnya, warga tidak menutup saluran, dan kita semua siap sedikit direpotkan saat perbaikan dilakukan.
Kalau kita kompak, insyaAllah banjir bisa kita tekan.
Karena Kendal kuat tidak oleh pemerintahnya saja, tapi oleh warganya yang mau bergerak bersama.
( Editor, Budi – Adi & Tim update 87 jateng)
#WakilBupatiKendal #Kendal #kaliwungu #bennykarnadi







