31.1 C
Jakarta
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 96

Gelar Rapat Kerja Bulanan di Warkop Cempaka, Tison Ajak Anggota Saling Bergandengan Besarkan Forwatun

0

Medan Tuntungan, Update87.com

Forum Wartawan Tuntungan (Forwatun) kembali menggelar rapat bulanan di Warkop Cempaka, Jalan Jamin Ginting, Medan Tuntungan, Selasa (15/7/2025).

Rapat tersebut merupakan konsolidasi untuk mempererat tali silaturahmi sesama anggota. Selain itu, beberapa pembahasan juga dilakukan untuk meningkatkan kinerja organisasi yang terbentuk 8 Agustus 2022 lalu.

Ketua Forwatun, Tison Sembiring menegaskan kepada setiap anggota untuk saling menguatkan dan percaya ke sesama anggota. Begitupun dengan program-program ke depan yang akan dilakukan Forwatun.

“Kita harus saling percaya, saling bergandengan untuk memperbesar Forwatun. Untuk menunjukkan kepada warga Medan Tuntungan khususnya bahwa Forwatun ada,” tuturnya.

Selain itu, Tison juga berharap setiap anggota berperan aktif untuk menunjukkan eksistensi Forwatun. Khususnya pemberitaan-pemberitaan yang menyangkut kinerja Forkopimcam Medan Tuntungan.

“Untuk saat ini kita fokus audiensi ke Forkopimcam. Jadi kita harap pemberitaan rekan-rekan tentang kegiatan kita untuk terus di post. Itu untuk juga bagian dari menunjukkan eksistensi kita,” ujarnya.

Sementara Bahtiar Efendi Sirait, selaku pembina Forwatun mengungkapkan apresiasinya terhadap kepemimpinan Tison. Menurutnya, sebagai ketua Tison dapat merangkul setiap anggota untuk saling menguatkan. Termasuk saling tolong-menolong di saat salah satu anggota mengalami musibah.

“Sejauh ini Tison terlihat cukup mumpuni untuk memimpin. Mulai dari transparansi, kemampuannya untuk merangkul dan lainnya bisa untuk didengar dan diikuti setiap anggota,” tuturnya.

Purnawirawan Polri itu juga mengimbau setiap anggota Forwatun untuk tidak mudah menerima informasi negatif dari pihak luar. Menurutnya, hal itu hanya untuk mengundang perpecahan sesama anggota.

“Makanya kegiatan seperti ini penting dilakukan minimal setiap sebulan sekali. Ini untuk menguatkan nilai-nilai kebersamaan sesama anggota,” ujarnya.

 

(Endan)

Ayah dan Anak Tersangka Penganiayaan Pekerja Panglong Hingga Tewas

0

Medan, Update87.com

Polsek Sunggal menetapkan ayah dan anak sebagai tersangka penganiayaan berujung kematian terhadap pekerja panglong. Kedua tersangka berinisial TP (45) dan HS (20)

Hal ini diungkapkan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan S.I.K.S.H.M Hum didampingi Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G Hutabarat S.H.M.H dan Kanitreskrim AKP Budiman Simanjuntak S.E.M.H saat menggelar kasus penganiayaan berujung kematian di Mapolsek Sunggal, Jalan Tahi Bonar Simatupang Medan Sunggal, Selasa (15/07/2025).

“Salah satu tersangka TP Ini juga seorang residivis, pernah dihukum dalam kasus 363, kemudian juga positif narkoba, dua-duanya. Anak dan bapak ini positif narkoba,” kata Kapolrestabes Medan.

Korban adalah pekerja panglong yang ditemukan meninggal dunia usai mendapat penganiayaan berujung kematian. Wahyu Agung Pranata (28) mendapat luka tikaman pada leher kiri dan kening Pada Jumat 4 Juli 2025.

Peristiwa bermula saat Reza bersama Korban Wahyu Agung Pranata datang kerumah tersangka meminta uang handphone kepada HS yang merupakan anak tersangka di Jalan Besar Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Senin (30/06/2025). Namun pertemuan itu tidak membuahkan hasil berlarut-larut hingga berujung perkelahian.

” Mereka berlarut-larut dalam konteks penyelesaian persoalan, sehingga menggunakan kekerasan dan yang berujung pada kematian seorang laki-laki umur 28 tahun bernama Wahyu,” terangnya.

Kapolrestabes Medan mengimbau kepada masyarakat luas untuk dapat menyelesaikan sebuah persoalan dengan kepala dingin atau berdampingan dengan perangkat lingkungan dan kepolisian.

“Dan ini sebetulnya memprihatinkan buat kita. Ketika persoalan-persoalan kecil di masyarakat tidak mereka selesaikan secara bijak, tidak mengambil langkah-langkah hukum yang baik, kemudian memilih cara kekerasan untuk menyelesaikannya, maka akan berujung pada persoalan yang lebih besar,” tegasnya.

Barang bukti yang berhasil disita petugas kepolisian yakni 1 pisau dan 1 obeng. Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, terhadap tersangka dikenakan Pasal 340 Subs Pasal 338 KUHPidana.

 

(Endan)

Mekanisme Penegakan Hukum Selama Operasi Patuh Candi 2025, Ini Penjelasan Lengkapnya  

0

Semarang, update 87.com|| Polda Jateng – Operasi Patuh Candi 2025 resmi berlangsung selama 14 hari sejak Senin, (14/7/2025) dengan mengedepankan penindakan yang profesional dan humanis. Dalam pelaksanaannya, penegakan hukum dilakukan melalui dua metode utama, yakni penilangan dan teguran terhadap pelanggaran lalu lintas.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jateng AKBP Christopher Adhikara Lebang menjelaskan, tilang dalam Operasi Patuh Candi 2025 dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu tilang elektronik (ETLE) dan tilang manual. Tilang elektronik diterapkan dengan memanfaatkan kamera ETLE statis maupun mobile yang secara otomatis merekam pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengendara.

“Sementara untuk tilang manual, hanya diberlakukan terhadap pelanggaran kasat mata yang tertangkap tangan dan dilakukan oleh petugas yang sudah tersertifikasi. Pelanggaran yang ditindak adalah yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal,” ujar AKBP Christopher dalam keterangannya di Mapolda Jateng, Selasa, (15/7/2025).

Lebih lanjut, penindakan pelanggaran juga dilakukan melalui razia stasioner yang dilaksanakan di sejumlah titik strategis. Namun, ia menegaskan bahwa dalam kegiatan razia ini, petugas dilarang mencari-cari kesalahan pengendara.

“Petugas hanya boleh menindak pelanggaran kasat mata yang secara jelas terlihat dan berpotensi membahayakan keselamatan berlalu lintas. Penindakan harus dilakukan secara profesional dan humanis,” tegasnya.

AKBP Christopher juga mengingatkan bahwa petugas dilarang menerima uang titipan tilang dalam bentuk apapun dari pelanggar. Pembayaran denda tilang hanya dapat dilakukan melalui sistem perbankan, baik menggunakan M-Banking maupun datang langsung ke bank yang ditunjuk.

Ia juga menekankan bahwa seluruh proses penindakan harus dilakukan secara profesional dan humanis lalu menjelaskan pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara. Petugas dihimbau untuk menghindari perdebatan dengan masyarakat di lapangan.

 

(Editor, Sun – Budi team update 87 jateng)

Polda Jateng Resmi Gelar Operasi Patuh Candi 2025 Selama 14 Hari, Ingat Pelanggaran Ini Jadi Sasaran Utama

0

Semarang, update 87.com|| Polda Jateng melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2025 sebagai tanda dimulainya operasi kewilayahan yang dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 14-27 Juli 2025. Apel yang dipimpin oleh Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama Adhyasastra ini digelar di Lapangan Mapolda Jateng pada hari Senin, (14/7/2025) pagi.

Kegiatan apel diikuti oleh seluruh personil Satgas dan Subsatgas yang tergabung dalam operasi dan perwakilan dari Dishub Propinsi Jawa Tengah. Acara ini juga dihadiri oleh seluruh PJU Polda Jateng dan sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi terkait.

Dalam arahannya dihadapan peserta apel, Dirlantas menyebut bahwa kegiatan operasi yang bertemakan “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” ini digelar dalam rangka cipta kondisi keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.

“Operasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas dan menekan angka fatalitas korban akibat laka lantas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polda Jawa Tengah,” ujarnya

Kegiatan operasi akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah melalui upaya Preemtif (25%), Preventif (25%) dan Represif (50%). Kegiatan ini menyasar 7 sasaran yang menjadi target operasi diantaranya :

1. pengendara ramor yang menggunakan HP;

2. pengendara yang dibawah umur;

3. pemotor yang boncengan lebih dari satu orang;

4. penggunaan helm SNI bagi pemotor dan sabuk keselamatan bagi pengemudi dan penumpang roda empat;

5. berkendara dibawah pengaruh miras;

6. pengendara yang melawan arus;

7. pelanggaran terhadap batas kecepatan.

Adapun penegakan hukumnya akan mengedepankan mekanisme tilang elektronik (ETLE statis dan Mobile) Penggunaan tilang manual hanya diterapkan terhadap pelanggaran lalu lintas berat yang berakibat fatalitas.

“Lakukan pengawasan melekat terhadap seluruh personil yang melaksanakan kegiatan operasi. Lakukan penegakan hukum secara humanis dan hindari kegiatan kontraproduktif yang dapat menurunkan citra polri,” tegas Dir Lantas.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyebut bahwa kegiatan operasi yang digelar adalah bentuk Polri mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di Jawa Tengah. Dengan digelarnya kegiatan operasi secara profesional dan humanis, dirinya berharap kesadaran masyarakat dapat meningkat sehingga dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal.

“Kami himbau seluruh masyarakat di Jawa Tengah untuk bersama-sama mewujudkan budaya tertib berlalu lintas. Mari kita ciptakan jalan raya sebagai ruang umum yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” tandasnya.

 

(Editor, Nur – sun kabiro smg team update 87 jateng)

Parade Bastille Day 2025: Simbol Kemitraan Strategis Militer Indonesia–Prancis

(Puspen TNI). Derap langkah tegap diiringi irama langkah yang kompak dan penuh semangat, pasukan TNI berhasil menarik perhatian ribuan warga Paris yang tumpah ruah memadati sisi jalan, serta disambut tepuk tangan meriah dari para tamu kehormatan dan masyarakat internasional yang hadir pada peringatan Hari Nasional Prancis (Bastille Day) bertempat di Champs-Élysées, Paris, Senin (14/7/2025).

Kontingen Indonesia yang tergabung dalam Satgas Patriot II terdiri atas prajurit dari tiga matra TNI, Taruna Akademi TNI dan Kepolisian. Mereka tampil percaya diri, melangkah tegap, sejajar, dan penuh semangat di hadapan ribuan penonton, termasuk pejabat tinggi dari berbagai negara.

Penampilan memukau ini disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dari tribun kehormatan. Kehadiran Presiden menjadi simbol kuat dukungan negara terhadap diplomasi pertahanan Indonesia di tingkat global. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam mempererat hubungan bilateral dengan Prancis melalui kerja sama militer yang strategis.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang turut hadir menyaksikan langsung aksi para prajuritnya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas profesionalisme dan semangat juang yang ditunjukkan oleh seluruh pasukan defile.

Partisipasi TNI dalam Bastille Day 2025 merefleksikan kedekatan hubungan Indonesia–Prancis serta komitmen bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. Lebih dari sekadar kehadiran simbolik, momen ini memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra internasional yang aktif, profesional, dan dihormati.

Keikutsertaan TNI dalam parade Bastille Day bukan hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga sarana efektif untuk mempererat diplomasi pertahanan dan menjalin hubungan antar masyarakat (people to people contact). Momen ini menjadi bagian penting dari kerja sama strategis Indonesia–Prancis menuju masa depan yang damai, erat, dan saling menguntungkan.

#tniprima

#tnipatriotnkri

#nkrihargamati

#tnikuatrakyatbermartabat

 

(Yuli)

Polsek Medan Tembung Sosialisasi Ops Patuh Toba 2025, Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja di SMKN 1 Percut

0

Medan, Update87.com

Hari pertama masuk sekolah, Polsek Medan Tembung Polrestabes Medan menggelar sosialisasi Ops Patuh Toba 2025, Bahya Narkoba dan Kenakalan Remaja di SMKN 1 Percut, Senin (14/7/2025).

Wakapolsek Medan Tembung AKP Japri Binsar H Simamora, S.H, M.H, mengatakan, kegiatan ini difokuskan pada siswa baru. Siswa – siswi yang baru masuk SMKN 1 Percut diharapakan agar mematuhi peraturan lalulintas dalam berkendara dan jauhkan Narkoba serta tidak ikut dalam kelompok geng motor dan tawuran.

“Kami imbau yang belum berusia 17 tahun, maka tidak diperbolehkan mengemudi kendaraan bermotor ke sekolah dan jangan menggunakan knalpot brong, memakai helm serta jangan berbonceng 3 atau lebih,” kata AKP Japri Simamora.

Selain itu, Wakapolsek Medan Tembung juga mengimbau kepada pelajar agar tidak terlibat gengmotor, tawuran serta penyalahgunaan Narkoba karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain serta keluarga.

“Jadilah orang – orang yang berguna dan bermanfaat buat keluarga dan kalau sayang kepada orang tua jahui Narkoba dan apabila mengalami atau melihat gangguan Kamtibmas agar segera menghubungi Call Center Pelayanan Kepolisian 110,” jelasnya.

 

  • (Endan)

Polrestabes Medan Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2025

0

Medan, Update87.com

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan memimpin apel gelar pasukan operasi kepolisian kewilayahan “Patuh Toba 2025” di halaman Apel Markas Polrestabes Medan, Senin (14/7/2025).

“Apel ini merupakan langkah penting sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap personel serta kelengkapan sarana dan prasarana,” kata Gidion saat menyampaikan amanat dari Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto.

Kegiatan Operasi Patuh Toba 2025 ini akan digelar serentak selama 14 hari, mulai 14 Juli hingga 27 Juli 2025.

“Fokus utama operasi adalah peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas serta upaya penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan,” katanya.

Dalam operasi yang dilakukan setidaknya dua pekan itu, akan menentukan beberapa target operasi, khususnya pelanggaran kasat mata.

Operasi ini dilakukan untuk kembali menertibkan lalulintas di Kota Medan, mengingat masih tingginya angka pelanggaran lalu lintas di tahun 2024 lalu. Yakni 319.167 pelanggaran, 6.850 kasus angka kecelakaan dan merenggut nyawa sebanyak 1.580 jiwa.

“Ini mencerminkan bahwa tingkat kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih perlu ditingkatkan secara serius dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ada sebanyak 1.549 akan dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari 100 personel Satgas Polda Sumut dan 1.449 personel dari Polres jajaran Polda Sumut.

“Para stakeholder juga turut dilibatkan,” ucapnya.

Selain menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, operasi ini juga dapat meningkatkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas.

“Serta terciptanya keteladanan aparat di lapangan yang mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas,” tukasnya.

Berikut Target Operasi Patuh Toba 2025 :

– Pengemudi dan penumpang sepeda motor wajib menggunakan helm SNI

– Dilarang menggunakan handphone saat mengemudikan kendaraan

– Pengguna lalu lintas wajib mematuhi rambu lalu lintas, dilarang keras melawan arus

– Berkendara melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan

– Dilarang berkendara di bawah umur

– Kendaraan R2 dan R4 yang tidak dilengkapi surat-surat (SIM dan STNK)

– Pengendara melanggar marka jalan

– Tidak menggunakan plat nomir/TNKB palsu

– Pengemudi atau pengendara dalam pengaruh/ mengkonsumsi alkohol.

 

(Endan)

Polisi Tangkap Bandar Narkotika dan Sita 41,67 Gram Sabu

0

Medan, Update87.com

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan kembali menangkap seorang bandar narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Denai, Gang Taqwa, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai.

Dari pelaku berinisial YS (22) warga Pasar V, Dusun XIII, Desa Tembung, Kecamaran Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang itu, petugas berhasil menyita barang bukti 1 klip plastik transparan yang berisikan sabu berat bersih 41,67 gram, 1 unit handphone android dan 1 unit sepeda motor Vario warna Hitam BK 4626 ADY.

“Pelaku yang sudah masuk TO polisi berhasil ditangkap saat hendak bertransaksi dengan petugas Polrestabes Medan, ” ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan melalui Kasat Narkoba AKBP Thommy Aruan kepada wartawan di Medan, Senin (14/7/2025).

Dia mengatakan, kejadian dan penangkapannya berawal petugas mendapatkan informasi
adanya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Polrestabes Medan. Atas informasi tersebut petugas Satresnarkoba Polrestabes Medan melakukan penyelidikan.

Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan hingga pada Sabtu (5/7/2025) sekitar pukul 17.30
WIB di Jalan Denai, Gang Taqwa, Kelurahan Tegal Sari Mandala III
Kecamatan Medan Denai, petugas melihat sebuah rumah dicurigai dijadikan tempat menjual sabu tersebut.

Lalu tim menghampiri seorang laki-laki yang mengaku inisial B yang diduga sebagai pengedar narkotika. Saat dilakukan penggeledahan terhadap B, tim tidak menemukan barang bukti apapun.

Kemudian tim melakukan
interogasi dan B menjelaskan, dirinya sering belanja
dengan seseorang berinisial YS. Petugaspun menghubungi YS menggunakan handphone B dengan memesan narkotika jenis sabu sebanyak 1 ons dan menyuruh untuk datang ke rumah B.

Sekitar pukul 20.30 WIB, YS datang dengan menggunakan sepeda motor Vario warna hitam BK 4626 ADY dan ketika dia akan menyerahkan sabu menggunakan tangan kanannya, seketika petugas langsung melakukan penangkapan dengan mengakui dan mengenalkan diri
sebagai polisi.

Petugas melakukan penggeledahan lalu dari tangan kanannya ditemukan satu klip plastik transparan yang berisikan sabu. Petugas selanjutnya menginterogasi YS dengan menanyakan kepemilikan barang bukti yang ditemukan
tersebut.

YS saat itu menerangkan bahwa seluruh barang bukti ditemukan tersebut merupakan miliknya, namun ketika akan diperlihatkan bersama dengan B bahwa B telah melarikan diri, kemudian petugas membawa tersangka dan barang bukti ke Satresnarkoba Polrestabes Medan.

Modus operandi, tersangka sudah menjalankan jual beli sabu sejak
Juli 2025. Narkotika tersebut didapatkan dari U dengan cara memesan terlebih dahulu, dengan keuntungan sekitar
Rp 2.000.000.

“Atas perbuatan yang dilakukan itu, pelaku melanggar Pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 20 penjara dan maksimal seumur hidup dan hukuman mati,” terangnya.

 

(Endan)

Kapolres Kudus Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2025, Dorong Kesadaran Tertib Berlalu Lintas

0

Kudus II update 87 .com. Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Polda Jawa Tengah, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2025 yang berlangsung di halaman Mapolres setempat, Senin (14/7).

Apel gelar pasukan ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 14 hingga 27 Juli 2025. Operasi ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”, dengan melibatkan 2.480 personel gabungan dari Polda Jateng dan jajaran Polres.

Operasi secara resmi dimulai dengan prosesi pemasangan pita tanda operasi oleh Kapolres Kudus kepada perwakilan personel dari berbagai satuan, sebagai simbol kesiapan seluruh pasukan dalam menjalankan tugas di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Heru Dwi Purnomo membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, disampaikan bahwa permasalahan lalu lintas saat ini berkembang sangat pesat dan dinamis, sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang semakin tinggi. Hal ini berdampak langsung terhadap kompleksitas tantangan dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas.

“Kondisi tersebut membutuhkan keterlibatan aktif seluruh stakeholder untuk mengampanyekan tertib berlalu lintas secara berkelanjutan,” ungkap AKBP Heru.

Disebutkan pula bahwa penanganan lalu lintas tidak bisa hanya mengandalkan Polri, namun harus ditunjang dengan koordinasi lintas sektoral yang lebih solid.

Berdasarkan data semester I tahun 2025, jumlah pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 284.064 kasus, turun 26% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 357.427 kasus. Penindakan tilang pun mengalami penurunan signifikan sebesar 64%, dari 154.459 menjadi 94.226 lembar. Sementara jumlah teguran turun 8%, dari 202.968 menjadi 188.703 teguran.

Operasi Patuh Candi 2025, lanjut Kapolres difokuskan untuk menekan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas korban lalu lintas, serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Sasaran operasi mencakup potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang dapat menyebabkan kemacetan, pelanggaran, maupun kecelakaan lalu lintas.

“Operasi ini dilaksanakan dengan pendekatan preemtif, preventif, hingga penegakan hukum secara elektronik maupun manual, namun tetap mengedepankan edukasi, persuasif dan humanis,” imbuhnya.

Usai apel gelar pasukan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan dinas oleh Kapolres Kudus didampingi Forkopimda dan para pejabat utama Polres. Pengecekan tersebut bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung operasi agar pelaksanaan kegiatan di lapangan berjalan maksimal.

 

(Editor, Nazar kabiro kudus update 87 Jateng)

Kodam XIV/Hsn Gelar Kirab SPPI dan Yonif TP : Sosialisasi Program Strategis Menuju Indonesia Emas

0

Makassar – Ribuan peserta memadati ruas-ruas jalan utama Kota Makassar dalam gelaran Kirab SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) yang berlangsung meriah dan penuh semangat, di Lapangan Karebosi, Jl. Jenderal A. Yani, Kota Makassar. Sabtu, (12/07/2025).

Kegiatan yang digelar oleh Kodam XIV/Hsn ini, menjadi bagian penting dalam memperkenalkan program strategis pemerintah sebagai langkah nyata reformasi pertahanan negara dan upaya percepatan pembangunan nasional, sekaligus sebagai wujud pamitan dari para peserta yang akan bertugas melayani masyarakat di wilayah Sulsel, Sulbar, dan Sultra.

Kirab ini diselenggarakan usai penutupan Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) SPPI Batch-3 Tahun 2025 dan hanya dilaksanakan di dua kota, yakni Kota Makassar dan Cimahi. Di Kota Makassar, kirab diikuti oleh 1.658 siswa SPPI dari tiga Lembaga Pendidikan (Lemdik), yaitu Rindam XIV/Hasanuddin sebanyak 852 orang, SPN Batua Polda Sulsel sebanyak 651 orang, dan Kodiklatal Makassar sebanyak 155 orang, serta 549 orang personel Yonif TP 823/RW

Kegiatan kirab juga dimeriahkan oleh berbagai elemen pendukung seperti Drumband Yonif 726/Tml, Drumband IPDN Gowa, Drumband Dispora Makassar, Mitra Kodam, Patwal Pomdam XIV/Hasanuddin, PJD Yonif 700/Wyc, Tim Patmor Kodim 1408/Makassar, serta komunitas mobil kuno dan offroad Makassar.

Sebagaimana diketahui, program SPPI dan Yonif TP merupakan kebijakan strategis Presiden RI yang dijalankan oleh Kementerian Pertahanan. Kehadiran Yonif TP sebagai bagian dari program ini juga menjadi simbol penguatan peran teritorial TNI dalam membangun daerah, utamanya di wilayah terpencil dan perbatasan.

Dengan semangat kebersamaan, kirab SPPI dan Yonif TP diharapkan menjadi titik awal yang kuat dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya partisipasi semua elemen bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

 

(Yuli)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş