28.9 C
Jakarta
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 93

Bakamla RI Evakuasi Korban Kebakaran KMP Barcelona 5 di Perairan Talise  

0

Manado — Bakamla RI melalui unsur KN Gajah Laut-404 dan HSC 32-03 melakukan aksi cepat tanggap darurat dalam membantu proses evakuasi penumpang KMP Barcelona 5 yang mengalami musibah kebakaran di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Minggu (20/7/2025).

Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona 5 diketahui mengangkut ratusan penumpang dan 15 Anak Buah Kapal (ABK), bertolak dari Pelabuhan Melonguane (Kepulauan Talaud) menuju Manado. Dalam perjalanannya, kapal sempat berlindung di Pelabuhan Lirung karena cuaca buruk, dan kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 01.00 Wita. Namun nahas, saat memasuki perairan Pulau Talise sekitar pukul 14.00 Wita, kapal mengalami kebakaran hebat di bagian buritan, memicu kepanikan di antara penumpang.

Beberapa penumpang langsung terjun ke laut menggunakan life jacket, sementara nelayan setempat turut membantu mengevakuasi korban ke Pulau Talise dan Pulau Gangga.

Menanggapi insiden tersebut, KN. Gajah Laut-404 yang dikomandani Letkol Bakamla Agus Tri Haryanto, S.T., M.H., dan unsur HSC 32-03 Zona Tengah Manado, segera diberangkatkan dari Pangkalan Serei Likupang Barat untuk melakukan penyelamatan. Unsur Bakamla RI bergerak bersama kapal dari Basarnas, Satpolair, PSDKP Bitung, dan instansi terkait lainnya.

Hingga laporan awal ini dirilis, 5 orang dilaporkan meninggal dunia, dua di antaranya belum teridentifikasi. Sementara itu, 284 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, termasuk 3 pasien rujukan medis dari RS Mala Kepulauan Talaud yang berhasil diselamatkan, yaitu: Tn. Hugu Majuntu (diagnosis: epilepsi, post-stroke), Ny. Betrivia Malimbulun (hamil 37–38 minggu, dengan komplikasi), dan Tn. Daniel Lena (diagnosis: serangan jantung inferior/STEMI).

Para korban luka-luka telah dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat seperti RSUD Walanda Maramis, RSUP Prof. Kandou Malalayang, dan RSUD ODSK. Sebagian korban lainnya dirawat di Puskesmas Mubune, Kec. Likupang, termasuk warga dari Lirung, Beo, Kabaruan, Melonguane, dan sekitarnya.

Kepala Zona Bakamla Tengah, Laksma Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP., menyampaikan bahwa unsur Bakamla RI akan terus siaga untuk membantu penanganan darurat laut dan mengawal kelanjutan proses evakuasi serta pencarian korban apabila masih diperlukan. “Kami turut berduka cita atas korban yang meninggal dunia. Tim Bakamla RI akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan seluruh korban dan mendukung penuh proses evakuasi hingga tuntas,” ujar Laksma Teguh Prasetya.

 

(Yuli)

Warga Keluhkan Drainase Tersumbat, PD Pasar Medan Dinilai Abai

0

Medan, Update87.com

Warga Lingkungan 4 dan 5, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur, mengaku kecewa terhadap kinerja petugas PD Pasar Kota Medan. Pasalnya, saluran drainase yang tersumbat di sekitar Pasar Cahaya tak kunjung diperhatikan, meski retribusi pasar terus dipungut.

Keluhan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, yang digelar oleh Anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri, di Kelurahan Durian dan Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Minggu (20/7/2025).

“Kami kecewa dengan petugas PD Pasar yang hanya datang untuk mengutip retribusi Pasar Cahaya, tapi tidak peduli dengan kondisi pasar dan lingkungan warga di sini,” ujar Nurdin, salah satu warga.

Senada dengan Nurdin, warga lain bernama Robi juga menyampaikan kekecewaannya. Menurutnya, tidak ada manfaat yang dirasakan warga dari pungutan retribusi yang dilakukan petugas PD Pasar.

“Parit di sekitar pasar tumpat, tapi tidak pernah dibersihkan. Kami hanya ditagih retribusi, tidak ada solusi,” keluh Robi.

Ia juga mengungkap, petugas PD Pasar pernah menjanjikan akan menyalurkan infak ke Masjid Al-Hidayat dari sebagian hasil retribusi, namun hingga kini tidak ada realisasi.

“Bahkan janji infaq untuk masjid pun tak pernah ditepati,” tambahnya.

Robi mengaku dirinya hanya menjadi perpanjangan tangan dari pihak kecamatan untuk mengutip retribusi dari pedagang Pasar Cahaya. Namun, ia meminta warga yang membuang sampah ke pasar agar memilah jenis sampah terlebih dahulu.

“Tolong sampah-sampah seperti batu dan kotoran dipisahkan, jangan dibuang sembarangan ke pasar,” harapnya.

Mendengar berbagai keluhan tersebut, Lailatul Badri pun mengaku terkejut. Ia menyatakan akan segera memanggil pihak PD Pasar Kota Medan guna meminta klarifikasi terkait persoalan yang terjadi.

“Saya tidak tahu kalau ada perjanjian seperti itu antara PD Pasar dengan pedagang. Ini harus ditelusuri. Nanti akan kami panggil pihak PD Pasar,” ujar Lailatul Badri yang akrab disapa Lela.

Lela, legislator dari Dapil Medan Timur, Medan Deli, Medan Perjuangan, dan Medan Tembung itu juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, yang dinilai tak pernah hadir dalam setiap kegiatan sosialisasi atau reses yang membahas soal sampah.

“Bagaimana persoalan sampah bisa selesai jika pihak DLH tak pernah hadir untuk mendengar langsung keluhan masyarakat,” tandasnya.

 

(rel/Endan)

Panglima TNI dan Ratusan Sahabat Lama Berbagi di CFD dan Nobar Film “Believe”  

0

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama ratusan sahabat lamanya yang merupakan teman masa kecil dan remaja dari SMP Negeri 2 Cimahi dan SMA Negeri Cimindi angkatan 86, melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan 1.000 paket makanan gratis kepada masyarakat di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin, Jakarta, Minggu pagi (20/7/2025). Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap rakyat dan bentuk kedekatan emosional Panglima TNI dengan lingkungan asalnya.

Setelah kegiatan sosial tersebut, Panglima TNI dan sahabat-sahabat lamanya melanjutkan kebersamaan melalui acara nonton bareng (nobar) film inspiratif “BELIEVE: Takdir, Mimpi, dan Keberanian” di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. Nobar ini menjadi ajang reuni hangat yang sarat makna dan penuh nostalgia. Senyum, tawa, dan keakraban mewarnai suasana pertemuan. Sambutan hangat dari sahabat-sahabat lama menambah kekhidmatan momen tersebut, yang menunjukkan bahwa tali silaturahmi dan persahabatan tetap terjaga meskipun waktu telah berlalu lama.

Sementara itu, pembagian 1.000 paket makanan oleh TNI dalam rangkaian kegiatan CFD disambut antusias oleh masyarakat yang sedang berolahraga dan menikmati udara pagi. Para prajurit TNI turut menyapa warga, membagikan makanan, serta berbincang hangat, menciptakan suasana akrab antara TNI dan rakyat. Melalui kegiatan ini, TNI ingin menegaskan komitmennya sebagai bagian dari rakyat.

TNI hadir bukan hanya untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga untuk terus berbagi, mengabdi, dan memperkuat hubungan kemanunggalan dengan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, TNI berharap dapat terus menjadi institusi yang dicintai, dipercaya, dan dibanggakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

#tniprima

#tnipatriotnkri

#nkrihargamati

#tnikuatrakyatbermartabat

#filmbelieve

 

(Yuli)

Hakim, Anak Tukang Babat Rumput Lulus Seleksi Tamtama TNI AD, Wujudkan Mimpi Mengabdi untuk Negeri  

BANDUNG – Semangat juang dan ketekunan membuahkan hasil manis bagi Hakim (19), putra dari seorang tukang babat rumput di kawasan Batujajar, Jawa Barat.

Hakim berhasil lulus dalam seleksi penerimaan Tamtama TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun 2025, setelah menjalani serangkaian seleksi ketat meliputi kesehatan, jasmani, akademik, mental ideologi dan psikologi.

Lulusan SMK Mahardika Giriarsih, Batujajar, Bandung ini menjadi inspirasi banyak orang setelah namanya diumumkan sebagai salah satu peserta yang lolos seleksi ketat yang melibatkan ribuan pemuda dari berbagai wilayah di Jawa Barat.

Dengan latar belakang keluarga sederhana dan keterbatasan ekonomi, yang orang tuanya hanya bekerja sebagai tukang Babat Rumput di Laboratorium Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Lab Dislitbangad),.dan ibu seorang buruh cuci pakaian, Hakim membuktikan bahwa mimpi besar dapat dicapai dengan kerja keras, disiplin, dan doa.

Sedikit mengulik latar belakang Hakim, dirinya pernah mendaftar sekolah Calon Bintara (Secaba) setelah lulus SMK, namun harapannya kandas dikarenakan salah satu faktor syarat kelulusan tidak terpenuhi nilai standar.

Setelah gagal seleksi Secaba, untuk membantu ekonomi keluarga, dirinya bekerja sebagai karyawan tempat pencucian mobil di Panghegar, Buah Batu, Bandung. Berbekal tekad yang kuat untuk menjadi prajurit TNI AD, sambil bekerja, dirinya terus mempersiapkan diri dan belajar dari kegagalan sebelumnya dengan berlatih dan belajar.

Ketika dirinya mengetahui dibukanya pendaftaran seleksi Tamtama TNI AD Gelombang II, dirinya pun mencoba mendaftarkan diri kembali.

Usaha memang tidak mengingkari hasil, dengan berbekal pengalaman dan latihan dan belajar tekun untuk melatih mimpinya, dirinya berhasil melalui seluruh tahapan seleksi dengan hasil memuaskan.

Dan ketika sidang penentuan Akhir (Pantukhir) untuk menentukan kelulusan, Jumat (18/7/2025), Hakim salah satu peserta seleksi yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidikan Tamtama TNI AD Gelombang II yang aka dilaksanakan di Rindam III/Siliwangi.

“Saya ingin membanggakan orang tua dan menjadi prajurit yang siap mengabdi untuk bangsa,” ujar Hakim dengan mata berkaca-kaca usai dinyatakan lulus.

Sang Ayah, Agus Rukmana (akrab disapa Agus Babat) yang sehari-hari bekerja membabat rumput untuk mencukupi kebutuhan keluarga, tidak mampu menyembunyikan rasa harunya.

Keberhasilan Hakim menjadi bukti bahwa TNI AD membuka kesempatan yang adil bagi seluruh anak bangsa, tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun status sosial. TNI AD menilai berdasarkan kemampuan, potensi, dan komitmen untuk mengabdi kepada negara.

Dengan semangat baru, Hakim akan segera menjalani pendidikan Tamtama di Rindam III/Siliwangi dan siap menempuh perjalanan barunya sebagai garda terdepan pertahanan negara.

Ditemui usai putranya dinyatakan lulus seleksi, Agus Rukmana menaruh harapan besar selain suatu kebanggan putra pertamanya menjadi penjaga kedaulatan negara, juga dapat mengangkat derajat orang tua karena dirinya tidak mampu untuk membiayai kuliah anaknya.

 

(Yuli)

Sat Brimob Polda Sumut Bersama Polsek Patumbak Seser Diduga Lokasi Judi

0

Patumbak, Update87.com

Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora bersama Kanit Reskrim Iptu M.Y Dabutar SH,MH memimpin kegiatan penindakan diduga sebagai lokasi Judi di Jalan Pertahanan Pasar VII Desa Patumbak I Kecamatan Patumbak, Minggu (20/7/2025) pagi.

Dari hasil penindakan dilakukan diduga sebagai lapak judi yang viral di media sosial, tidak ada ditemukan kegiatan perjudian di lokasi tersebut.

“Di lokasi yang diduga sebagai lapak judi tersebut tidak ada kita temukan kegiatan perjudian dan lokasi dalam keadaan kosong dan sepi,” terang Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora.

Dia juga memberikan imbauan kepada warga yang ada di lokasi agar tidak ada melakukan perjudian di lokasi dan tidak menerima tawaran dari oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai lapak judi.

 

(Endan)

Operasi Gabungan di Jl Dr. Cipto Sekaligus Antisipasi Balap Liar, 46 Pelanggar Lalu Lintas Ditindak

0

SEMARANG , Update 87.com || — Jajaran Polrestabes Semarang bersama unsur TNI dan instansi terkait menggelar operasi gabungan penindakan pelanggaran lalu lintas dalam rangka Operasi Patuh Candi 2025. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (19/7/2025) dini hari di kawasan TL Sidodadi, Jalan Dr. Cipto, Kecamatan Semarang Timur.

Operasi dimulai pukul 00.30 hingga 02.40 WIB dan dipimpin langsung oleh Kasubbag Binops Polrestabes Semarang Kompol Sarmina, S.H., M.H., didampingi Kapolsek Semarang Timur Iptu Andi S. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dan penindakan terhadap sejumlah pelanggaran yang menjadi fokus Operasi Patuh Candi.

Beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran di antaranya adalah pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, tidak memakai helm SNI, pengemudi di bawah umur, pengemudi mobil tanpa sabuk keselamatan, berboncengan lebih dari satu orang, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, penggunaan knalpot brong, serta mengantisipasi aksi balap liar.

Sebanyak 51 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari personel Satlantas Polrestabes Semarang, Patroli Perintis Presisi, Koramil 03/Semarang Timur, Provost, Reskrim, serta unit intelijen dari Polrestabes dan Polsek Semarang Timur.

Hasil dari operasi gabungan ini, petugas menindak 46 pelanggaran lalu lintas dengan barang bukti yang diamankan berupa 22 STNK, 14 SIM, dan 10 unit sepeda motor. Selain itu, lima pelanggar juga diberikan teguran simpatik karena melakukan pelanggaran ringan.

Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Agung Setiyo Budi, S.E. menyatakan bahwa operasi ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran. “Operasi ini merupakan bagian dari upaya kami dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar yang sering terjadi pada malam hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, penegakan hukum yang dilakukan tetap mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis. Masyarakat diimbau untuk terus mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

 

(Editor, Adi – Nur Team update 87 jateng)

Dandim 1710/Mimika Hadiri Lounching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Di Wilayah Kabupaten Mimika  

0

Timika – Dandim 1710/Mimika Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos,.M.Han,.M.A menghadiri kegiatan Launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Bupati Mimika Bapak Johannes Rettob, S.Sos,.MM bertempat di Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania, Kab. Mimika, Sabtu (19/07/2025).

Dalam keterangannya, Dandim 1710/Mimika mengatakan bahwa acara ini merupakan bentuk nyata sinergi TNI bersama masyarakat dalam mendorong kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Koperasi Desa Merah Putih diresmikan sebagai wadah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya di sektor pertanian dan UMKM desa.

“Pentingnya keberlanjutan program seperti ini sebagai solusi atas berbagai tantangan ekonomi dan pangan di pedesaan. Dengan koperasi dan teknologi pertanian yang tepat akan dapat menjadi pilar utama ketahanan nasional,” ujarnya.

Pada Kesempatan tersebut, Dandim 1710/Mimika juga menyampaikan bahwa beliau sangat mendukung terhadap program-program strategis yang menyentuh langsung kehidupan rakyat dan Kodim 1710/Mimika siap menjadi motor penggerak dan fasilitator di lapangan demi suksesnya program pemberdayaan desa seperti ini dalam mendukung pembangunan desa, memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

 

(Yuli)

Edarkan Sabu, Warga Adinegoro Ditangkap Polisi   

0

Medan, Update87.com

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan mengamankan terduga pelaku pengedar sabu berinisial IK alias Suno (44).

Warga Jalan Adinegoro ini diamankan di Jalan Karantina, Gang Sudi, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur, Minggu (13/11/2025).

“Saat diamankan polisi berhasil menyita barang bukti masing – masing 4 plastik klip berisikan sabu dengan berat bersih 1,06 gram, 16 klip plastik kosong, uang tunai Rp 130.000 dan 1 dompet kecil warna putih, ” ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan melalui Kasatnarkoba AKBP Thommy Aruan kepada wartawan, Sabtu (19/7/2025) siang.

Menurut Thommy, pelaku diamankan setelah Satresnarkoba Polrestabes Medan mendapatkan informasi dari warga di Jalan Karantina , Gang Sudi itu dijadikan tempat transaksi narkoba jenis sabu, Rabu (19/7/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan pada Minggu (13/7/2025), petugas mendatangi seseorang laki – laki diduga sebagai penjual sabu di TKP dan memesan sabu tersebut. Saat menyerahkan sabu itu kepada petugas langsung pelaku ditangkap dan menyita barang bukti lainnya.

Di kantor polisi, pelaku mengaku sabu yang disita milik berinsial C (belum tertangkap). “Tujuan menjual sabu itu untuk dinikmati oleh pembeli di seputaran Jalan Karantina Medan, ” jelasnya.

 

(Endan)

Belasan Konsumen Zhafirah Residence 2 Terlantar, Diduga Jadi Korban Penipuan Pengembang

0

Depok, Jawa Barat – Sebanyak 14 konsumen perumahan Zhafirah Residence 2 di Kampung Rumbut, Cimanggis, Kelapa Dua Depok, mengaku tertipu oleh pengembang H. Muhammad Soleh. Mereka telah membeli kavling tanah dan bahkan membangun rumah, namun hingga kini surat kepemilikan tidak kunjung diberikan. Kasus ini kini bergulir di pengadilan dan sedang dalam proses mediasi.

Salah satu korban, Isidro Dacosta, mengungkapkan kerugian fantastis mencapai Rp2 miliar untuk pembelian kavling tanah yang sudah dibangun rumah oleh pengembang. Menurut Isidro, H. Muhammad Soleh sebelumnya menjanjikan sertifikat akan keluar setelah rumah selesai dibangun, namun janji tersebut tak pernah terealisasi.

Kecurigaan Isidro memuncak setelah beberapa kali menagih sertifikat namun selalu diundur. Ia kemudian diberitahu oleh orang kepercayaan H. Muhammad Soleh bahwa pemilik asli tanah tersebut adalah Sigit Prakoso Suyoto, bukan H. Muhammad Soleh.

“Saya kaget, ini tanah siapa sebenarnya? Saya langsung hubungi Pak Sigit dan meminta bantuan untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Isidro. Sigit Prakoso Suyoto pun berjanji akan membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

Isidro Dacosta menceritakan bahwa proyek Zhafirah Residence 2 dimulai dengan peluncuran besar-besaran yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah dan sekitar 5.000 warga. Janji umroh bagi 10 pembeli pertama menjadi daya tarik utama. Tergiur janji tersebut, Isidro membeli dua kavling yang sekarang sudah selesai dibangun oleh pengembang & tiga Kavling tanah , ia membayar DP Rp300 juta, dan kemudian bertahap Rp500 juta serta Rp200 juta dan seterusnya hingga menyentuh uang keseluruahan yang dikeluarkan Isidro mencapai Rp. 2 Milliar.

Namun setelah rumahnya selesai dalam enam bulan, Isidro menagih sertifikat, namun selalu dijawab “lagi proses”. Merasa ada yang tidak beres, ia didatangi oleh Haji Nasir, orang kepercayaan Sigit Prakoso Suyoto, yang menjelaskan bahwa tanah tersebut sebenarnya milik Sigit, dan H. Muhammad Soleh belum melunasi pembelian tanah tersebut.

Isidro kemudian berkomunikasi langsung dengan Sigit Prakoso Suyoto melalui telepon. Sigit membenarkan bahwa tanah tersebut miliknya dan H. Muhammad Soleh belum melunasi pembayaran. Sigit meminta tolong kepada Isidro untuk memberhentikan menghentikan proyek tersebut sampai H. Muhammad Soleh menyelesaikan masalah ini.

Setelah upaya Isidro menghentikan proyek tersebut, ia mendatangi Sigit Prakoso Suyoto dan mengetahui bahwa tanah tersebut masih berstatus Girik. “Saya kaget sekali mendengar tanah masih Girik. Tapi beliau (Pak Sigit) berjanji akan menyelesaikannya,” tutur Isidro.

Namun, situasi menjadi rumit ketika setelah sertifikat tanah jadi, Isidro justru dituduh ikut membangun tanpa izin. Ia merasa difitnah padahal ia adalah korban. “Saya ini konsumen, korban dari kesepakatan Pak Sigit dengan Pak Soleh,” tegas Isidro.

Kuasa hukum Sigit Prakoso Suyoto saat ini telah melaporkan H. Muhammad Soleh ke Bareskrim Polri atas tuduhan penipuan dan pemalsuan dokumen. H. Muhammad Soleh diduga memalsukan izin dari Sigit Prakoso Suyoto untuk membangun proyek perumahan di atas tanah tersebut.

Saat ini, kasus tersebut berada di pengadilan dan sedang dalam tahap mediasi antara konsumen, Sigit Prakoso Suyoto, dan H. Muhammad Soleh. Para konsumen berharap agar masalah ini dapat diselesaikan dengan adil.

“Kami berharap Pak Sigit dan pengacaranya dapat membuka hati nurani dan tidak berputar-putar dalam menyelesaikan masalah ini,” kata Isidro Dacosta. Ia menambahkan bahwa jika memang Sigit tidak menerima uang dari H. Muhammad Soleh, maka setidaknya uang konsumen bisa dikembalikan atau ada perhitungan yang jelas, terutama bagi rumah yang sudah jadi.

 

(Yuli)

Kapolsek Medan Tuntungan Turun Langsung Tangani Kebakaran di Jamin Ginting, Penyebab Masih dalam penyelidikan

0

Medan, Update87.com

Sedikitnya lima bangunan terbakar di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Jumat (18/7/2025) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Api diduga berasal dari ledakan gas di sebuah warung tuak yang sedang beroperasi.

Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Syawal Sitepu, SH, MH membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 21.45 WIB dan langsung bergerak ke lokasi kejadian bersama personel Polsek serta tim pemadam kebakaran.

“Setibanya di lokasi, kami mendapati satu unit warung tuak, satu unit warung stiker, satu unit rumah, tiga kamar kontrakan, dan satu warung kosong dalam kondisi terbakar,” kata Iptu Syawal Sitepu, Sabtu (19/7) pagi.

Dalam upaya pemadaman, enam unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Medan dikerahkan. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah beberapa waktu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Menurut keterangan warga yang dihimpun di lokasi, api pertama kali muncul dari dapur warung tuak milik Noma br Pandiangan (50), warga Simpang Gardu, Pancur Batu.

Saat itu, pemilik warung sedang memasak ketika tiba-tiba terdengar suara ledakan keras yang diduga berasal dari tabung gas.

“Kobaran api kemudian cepat merambat ke bangunan di sekitarnya, termasuk warung stiker milik Asro Tanjung (47), dan rumah serta kamar kontrakan milik Junaidi Pranata Sembiring (45),” ungkap Kapolsek.

Dari lokasi kejadian, petugas menemukan dua tabung gas elpiji 3 kg dan dua tungku masak yang diduga menjadi pemicu awal kebakaran. Garis polisi telah dipasang guna mengamankan lokasi.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga akan menginterogasi pemilik warung tuak yang hingga kini belum bisa dimintai keterangan karena mengalami trauma.

“Kami telah mendatangi TKP, mengamankan barang bukti, mencari saksi-saksi, dan melakukan penyelidikan awal. Penanganan lanjutan akan terus kami lakukan,” pungkasnya.

 

(Endan)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş