28 C
Jakarta
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 87

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL KOMBES POL. H. SUSNADI, S.I.K. BESERTA PJU IKUTI ZOOM MEETING BERSAMA WADANKOR BRIMOB POLRI

0

Palembang – Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. H. Susnadi, S.I.K. bersama para Pejabat Utama (PJU) Satbrimob Polda Sumsel mengikuti kegiatan Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Korps Brimob Polri (Wadankor Brimob Polri)

Kegiatan virtual meeting ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi dan koordinasi internal jajaran Korps Brimob Polri dalam rangka evaluasi kinerja serta penyampaian arahan strategis untuk menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam arahannya, Wadankor Brimob Polri menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Beliau juga mengingatkan agar seluruh jajaran Brimob di seluruh Indonesia senantiasa menjaga soliditas serta meningkatkan kemampuan operasional di tengah dinamika keamanan yang terus berkembang.

Kombes Pol. H. Susnadi, S.I.K. menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh seluruh arahan dan kebijakan pimpinan Korbrimob Polri. “Kami akan terus meningkatkan sinergi, kesiapan personel, dan kinerja satuan dalam mendukung tugas pokok Polri,” ujarnya usai mengikuti Zoom Meeting.

Zoom Meeting berlangsung dengan tertib dan lancar serta diikuti oleh seluruh satuan Brimob di berbagai wilayah secara serentak. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan koordinasi antar satuan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

 

(Yuli)

Polda Jateng Gelar Rakor Lintas Sektoral untuk Perkuat Sinergi Penanggulangan Konflik di Jawa Tengah

Semarang, Update 87.com|| Polda jateng Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektoral dan menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya, Polda Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang bertujuan untuk menyamakan persepsi dan langkah strategis dalam penanggulangan potensi konflik sosial. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Borobudur Mapolda Jateng pada Senin, (28/7/2025) pagi ini digelar sebagai bentuk nyata komitmen bersama menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai dan harmonis di Jawa Tengah.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dan dihadiri Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat serta Kabinda Jawa Tengah Brigjen Pol Harseno. Turut hadir para Pejabat Utama (PJU) Polda Jateng dan PJU Kodam IV Diponegoro, Plt Kakesbangpol Provinsi Jateng, para Kapolres, Danrem, Dandim, serta kepala Kakesbangpol dari seluruh kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menekankan pentingnya sinergitas antar instansi sebagai modal utama menjaga kedamaian dan ketertiban di wilayah. Ia menyebut forum ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk ikhtiar nyata menjaga kondusivitas Jawa Tengah.

“Mari kita jaga wilayah kita, Jawa Tengah, rumah kita bersama, agar senantiasa aman, nyaman, kondusif dan penuh kedamaian,” ujar Kapolda Jateng.

Kapolda Jateng mengingatkan bahwa kedamaian bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, tetapi hasil dari perjuangan dan kerja sama semua pihak. Ia menyampaikan bahwa potensi konflik harus dimitigasi sejak dini.

“Damai dan rukun itu bukan warisan, tapi upaya yang harus kita wujudkan dan jaga secara kolektif setiap hari,” tegasnya.

Secara umum disebutkan bahwa sitkamtibmas di wilayah Jawa Tengah berada dalam kondisi aman. Gangguan kamtibmas Jawa Tengah di tahun 2024 turun sebesar 8,5 persen dibanding tahun 2023. Di tahun 2024 terdapat 27 kasus yang merupakan konflik sosial yang cukup menonjol. Situasi serupa juga terjadi di tahun 2025 dimana konflik yang masih terjadi berupa konflik antar ormas, perguruan silat, hingga konflik antar suporter sepak bola. Salah satu kasus terbaru yang disorot adalah konflik yang terjadi di Pemalang.

Konflik ini, lanjutnya, harus dimitigasi bersama, sebagaimana penekanan Presiden R.I Prabowo Subianto bahwa persatuan dan kesatuan adalah kunci utama untuk memajukan bangsa. Kapolda menyebut bahwa upaya menjaga stabilitas keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat semata, tetapi seluruh elemen masyarakat.

“Setelah ini kita akan mengambil langkah strategis demi menjaga kondusivitas wilayah Jawa Tengah. Dengan semangat kebersamaan dan niat baik, insyaallah hasilnya juga akan baik,” imbuhnya

Sementara itu, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah Polda Jateng dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan bahwa Kodam IV/Diponegoro beserta seluruh jajarannya siap membantu kepolisian, khususnya Polda Jateng, dalam menegakkan supremasi hukum dan menjaga kondusifitas wilayah dari potensi konflik horizontal.

“Kami siap memberikan perbantuan kekuatan untuk mendukung penanggulangan konflik dan mewujudkan stabilitas kamtibmas di Jawa Tengah,” tegas Pangdam.

Ia menambahkan bahwa meskipun Jawa Tengah dikenal sebagai provinsi yang toleran dan harmonis, dinamika sosial yang terus berkembang tetap berpotensi memunculkan gesekan. Oleh karena itu, seluruh unsur di wilayah harus sigap dalam memantau dan merespons potensi kerawanan yang muncul.

“Tiga pilar antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah harus menjadi garda terdepan dalam mencegah konflik dan menjaga ketertiban masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabinda Jawa Tengah Brigjen Pol Harseno dalam paparannya menekankan pentingnya deteksi dini dan kolaborasi antarinstansi. Sebagai penanggung jawab wilayah, dirinya menyebut bahwa para kasatwil dan kepala daerah harus memiliki kepekaan terhadap perkembangan situasi yang terjadi di wilayahnya.

“Setiap konflik yang terjadi pasti diawali oleh serangkaian peristiwa dan kondisi yang terjadi sebelumnya. Dengan deteksi dini yang baik terhadap adanya kondisi dan peristiwa tersebut, kita dapat mengidentifikasi dan mengantisipasi situasi yang berpotensi menjadi permasalahan dan ancaman aktual,”

Hal sekecil apapun yang berpotensi menjadi kerawanan dan konflik di tengah masyarakat, harus dapat terdeteksi dan diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar. Bahkan potensi konflik bisa bermula dari aktivitas di media sosial.

Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, sehingga setiap potensi konflik bisa dicegah sejak dini demi mewujudkan Jawa Tengah yang rukun, aman dan damai sebagaimana harapan seluruh masyarakat.

 

(Editor, Nur – Suntoko team update 87 jateng)

Waka Polda Jateng Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A 2025 di SPN Banyumas

0

Semarang, Update 87.com|| Polda Jawa Tengah secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2025 dalam sebuah upacara yang digelar di lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jateng, Rabu (30/07/2025) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh 228 siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi dan akan menempuh pendidikan selama tujuh bulan ke depan di SPN Polda Jateng.

Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolda Jateng Brigjen Pol Dr. Latif Usman, S.I.K., M.Hum., yang hadir sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Karo SDM Polda Jateng Kombes Pol Dr. Noviana Tursanurohmad, Ka SPN Kombes Pol Joko Pitoyo, para Kapolres dan Wakapolres dari wilayah eks Karesidenan Banyumas, Kasrem 071 Wijayakusuma, serta perwakilan instansi terkait.

Dalam amanatnya, Wakapolda menyampaikan bahwa pendidikan Bintara Polri T.A 2025 diselenggarakan secara serentak di Sepolwan dan seluruh SPN Polda di Indonesia. Total terdapat 6.370 peserta didik yang terdiri dari 4.067 Bintara pria, 659 Bintara Polwan, serta 1.006 Tamtama. Pendidikan Bintara akan berlangsung selama tujuh bulan, sedangkan Tamtama menjalani masa pendidikan selama lima bulan.

“Selama pendidikan, para siswa akan dibentuk menjadi insan Bhayangkara sejati yang memahami dan menghayati nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya. Ini merupakan proses transisi dari masyarakat sipil menjadi anggota Polri yang berkarakter, berintegritas, dan menjunjung tinggi Pancasila serta UUD 1945,” terang Brigjen Pol Latif Usman.

Lebih lanjut, Wakapolda menekankan pentingnya memanfaatkan masa pendidikan sebagai momentum untuk menimba ilmu kepolisian dasar, membangun kedisiplinan, serta memperkuat fisik dan mental. Para siswa juga diingatkan agar mengikuti seluruh arahan dari tenaga pendidik, instruktur, dan pengasuh dengan penuh kesungguhan.

“Manfaatkan kesempatan yang berharga ini untuk membentuk pribadi yang unggul, tangguh, dan siap mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pesannya.

Rangkaian upacara ditutup dengan prosesi tradisi pemotongan rambut kepada perwakilan siswa yang merupakan simbol awal pembentukan jati diri menjadi insan Bhayangkara muda. Seluruh rangkaian kegiatan upacara berlangsung secara tertib dan penuh makna.

Menanggapi kegiatan ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan apresiasinya dan berharap para peserta didik dapat mengikuti pendidikan dengan penuh semangat dan disiplin.

“Proses ini adalah awal yang menentukan, kami berharap para siswa mampu menjaga semangat, mengikuti aturan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab selama pendidikan. Jadilah generasi penerus Polri yang membanggakan, profesional, dan humanis,” tandasnya.

 

(Editor, Hasan – Adi team update 87 jateng)

Kasus Penipuan Jual Beli Mobil Masih dalam Proses Penyidikan, Polisi akan Cek Kendaraan ke Labfor

0

Medan, Update87.com || Satreskrim Polrestabes Medan masih memproses kasus dugaan penipuan jual beli mobil Avanza BK 1293 ACH dengan pelapor Dodi Jalansyah Putra Rambe.

Dalam dugaan kasus ini, Penyidik Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-saksi.

“Kami juga telah melakukan pemeriksaan terhadap terlapor,” kata Kanit 4/Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, AKP Eko Sanjaya, S.H., M.H, Rabu (30/7/2025).

Selain itu, sambung Eko, pihaknya telah melakukan langkah gelar perkara, dan dari hasil gelar perkara disimpulkan dan beri rekomendasi untuk menglengkapi gelar perkara.

“Di antaranya melakukan pengecekan mobil tersebut secara laboratoris ke laboratorium forensik (Labpor) Polri dan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap saksi serta melakukan pemeriksaan secara konfrontir,” terang Eko.

Dalam kesempatan ini, Eko juga mengklarifikasi soal tudingan yang dianggap pihak kepolisian dinilai lamban menangani kasus dugaan jual beli mobil tersebut.

Menurut Eko, penyidik telah merespon dengan sigap laporan korban, tetapi memang penanganan dari kepolisian membutuhkan kehati-hatian secara aspek hukum.

 

(Endan)

Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel Laksanakan Apel Gelar Peralatan

0

Palembang – Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan apel gelar peralatan sebagai bagian dari kesiapsiagaan operasional satuan, Rabu (30/6). Kegiatan ini berlangsung di lapangan Mako Batalyon A Pelopor dan dipimpin langsung oleh Wadanyon A Pelopor, AKP Misnali, S.H.

Apel gelar peralatan ini bertujuan untuk mengecek kelengkapan dan kesiapan peralatan taktis serta kendaraan operasional yang digunakan dalam berbagai misi penugasan, baik dalam penanganan huru-hara, SAR, hingga penanggulangan teror. Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang evaluasi rutin terhadap kondisi peralatan yang dimiliki satuan.

Dalam arahannya, AKP Misnali, S.H.

menekankan pentingnya pemeliharaan alat dan tanggung jawab personel terhadap perlengkapan yang digunakan. “Peralatan adalah penunjang utama keberhasilan tugas. Kesiapan kita harus selalu optimal untuk menghadapi berbagai situasi,” ujarnya di hadapan seluruh personel.

Apel ini juga menjadi sarana pembinaan dan penguatan disiplin serta semangat korps di kalangan anggota Brimob. Dengan gelar peralatan yang rutin dilakukan, diharapkan seluruh personel Batalyon A Pelopor selalu siap dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian yang bersifat khusus dan penuh tantangan.

 

(Yuli)

Respon Cepat Tim SAR Ilato Brimob Gorontalo Atasi Longsor Di Jalan Gorontalo Outer Ring Road

0

Akses jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) di Desa Isimu Utara, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo untuk sementara waktu tidak bisa dilalui karena tertimbun matrial longsor, Senin sore (28/7/2025).

Batu-batu besar memenuhi badan jalan akibat longsor yang terjadi pada Senin sore tadi. Tak hanya batu, material tanah pun menutup seluruh badan jalan, menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas sama sekali.

Mendapatkan informasi tersebut Tim SAR Ilato Brimob Gorontalo Langsung Turun Menuju lokasi Kejadian dan segera bergegas untuk membersihkan jalan agar bisa dilalui.

Dansat Brimob Polda Gorontalo Kombes Pol Danu Waspodo, S.I.K., Menjelaskan proses pembersihan matrial longsor dilakukan secara manual untuk menyingkirkan longsoran tanah dan batu dengan menggunakan sekop dan cangkul sambil menunggu alat berat excavator sampai di lokasi untuk membersihkan jalan sehingga dapat diakses kendaraan kembali.

 

(Yuli)

Polsek Sunggal Tangkap Komplotan Begal Sadis Kerap Beraksi di Medan-Binjai

0

Medan, Update87.com || Polsek Sunggal berhasil menangkap komplotan begal sadis yang kerap beraksi di lintasan Jalan Medan-Binjai.

Lima tersangka berhasil diamankan berinisial ASG (20), MRF (21), MH(18) , RA (18) dan BD (19). Dua tersangka terpaksa ditembak petugas dikarenakan berupaya melawan saat sedang pengembangan kasus.

Hal itu diungkapkan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Gidion Arif Setiawan S.I.K.S.H.M.Hum didampingi Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G Hutabarat S.H.M.H bersama Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak SE MH

saat gelar kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Jalan Medan – Binjai KM. 16 Desa Serbajadi, Sunggal, Deli Serdang, Selasa (29/7/2025).

Dari hasil interogasi terhadap komplotan begal sadis ini, tersangka mengaku telah beraksi di 4 lokasi berbeda. Aksi tidak terpuji itu dilakukan tersangka tanpa ada rasa kasihan terhadap korban, bahkan mereka tega melukai korban demi menjarah harta benda.

“Modusnya menggunakan senjata tajam dan yang paling terakhir, 10 Juli sampai korban bernama Gilang, terjatuh dan pingsan pada pukul 2 pagi. Dari 4 peristiwa, mereka melakukannya jam 2, 4, hingga 5 pagi pada jam-jam lewat tengah malam. Hasil tes urine positif semuanya, pakai ekstasi menurut mereka,” ungkap Kapolrestabes Medan.

Dia menyebutkan, patroli rutin yang terus dilakukan Polsek Sunggal pada jam rawan membuahkan hasil. Petugas menggagalkan pelaku begal yang sedang memburu mangsanya saat melintas di Kawasan Medan- Binjai.

“Saat dilakukan penangkapan Reskrim Sunggal, cukup menarik dan jadi role model, kita melakukan patroli preventif straight, dengan sasaran menghentikan potensi tindak pidana. Saat patroli, melintas di daerah sini, ada sepeda motor spacy. Tersangka membawa sajam, ditaruh sajamnya dengan diapit. lalu dihentikan anggota, diperiksa. Setelah dikonfirmasi dan dicocokan dengan rekaman cctv, kita meyakini dia bagian dari pelaku yang melakukan begal di Binjai,” jelas Kombes Pol Dr Gidion Arif Setyawan

Adapun barang bukti yang berhasil disita berupa 1 unit Sepeda motor Merk Honda Vario 125 warna merah, tanpa plat (milik korban Muhammad Gilang Avanka), 1 unit sepeda motor Yamaha Airox warna abu-abu tanpa plat, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah tanpa plat, 1bilah senjata yajam jenis Samurai, dan 1 bilah senjata tajam jenis Celurit.

Sebelumnya, korban bernama Gilang, saat hendak pulang kerumah usai bekerja, ia menjadi korban pembegalan di Jalan Medan-Binjai Km 16, Desa Serba Jadi, Sunggal, Deli Serdang, Kamis (10/7/2025). Gilang pingsan saat terjatuh dari kendaraannya yang dipepet tersangka.

Guna untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, terhadap pelaku disangkakan kepada pasal berlapis sesuai tindak pidana yang dilakukan tersangka. “Terhadap tersangka dikenakan Pasal 365 Ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 12 tahun penjara. Selain itu juga dikenakan pada Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun penjara,” pungkasnya.

 

(Endan)

POLRES PESISIR BARAT SALURKAN BANTUAN PANGAN DAN LAKSANAKAN BHAKTI KESEHATAN SERTA IKUTI ZOOM MEETING GROUND BREAKING SPPG DI PEKON RAWAS

0

Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan kemanusiaan berupa penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat di Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, pada Senin (28/7/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Bhakti Kesehatan dan partisipasi dalam Zoom Meeting Ground Breaking 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jajaran Polda Lampung.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.

Wakapolres Pesisir Barat Kompol Slamet Raharjo, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program prioritas Kapolda Lampung dalam memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Melalui penyaluran bantuan pangan dan pelaksanaan Bhakti Kesehatan ini, kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, memberikan manfaat nyata dan mendukung pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan,” ujar Kompol Slamet Raharjo.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa Zoom Meeting Ground Breaking pembangunan 20 SPPG yang dilaksanakan secara serentak ini merupakan langkah konkret Polda Lampung dalam memerangi stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Lampung, termasuk di Kabupaten Pesisir Barat.

Masyarakat Pekon Rawas menyambut baik kegiatan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Polres Pesisir Barat.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.

 

( Bg TOPAN )

PERSONEL SATBRIMOB POLDA SUMSEL IKUTI APEL SIMULASI KESIAPSIAGAAN KARHUTLA PROVINSI SUMSEL TAHUN 2025

0

Palembang – Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan turut serta dalam Apel Simulasi Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumsel Tahun 2025 yang dilaksanakan di Lapangan Griya Agung Palembang, Selasa (29/7/2025).

Kegiatan apel ini bertujuan untuk menguji kesiapan seluruh unsur terkait dalam menghadapi ancaman Karhutla yang kerap terjadi selama musim kemarau di wilayah Sumsel. Dalam apel tersebut, ditampilkan juga simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan yang melibatkan berbagai instansi seperti TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, hingga relawan masyarakat.

Personel Satbrimob Polda Sumsel dikerahkan sebagai bagian dari unsur pengamanan sekaligus pendukung teknis dalam upaya penanggulangan Karhutla. Kesiapsiagaan Brimob tidak hanya terlihat dari keterlibatan dalam apel, namun juga dalam demonstrasi pengendalian massa dan penanganan situasi darurat apabila terjadi konflik atau hambatan dalam proses pemadaman.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel melalui perwakilannya menyampaikan bahwa keikutsertaan Brimob dalam apel ini merupakan bentuk komitmen Korps Brimob Polri dalam mendukung pemerintah daerah menanggulangi Karhutla demi melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.

Apel simulasi ini juga menjadi sarana koordinasi lintas sektor dalam menyatukan prosedur dan strategi penanganan Karhutla secara terpadu, cepat, dan efektif.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat semakin siap menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan, kesehatan, dan lingkungan di Provinsi Sumatera Selatan.

 

(Yuli)

Edarkan Ekstasi, Warga Bengkalis Diamankan Polisi di Amplas

0

Medan, Update87.com || Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan meringkus seorang pria terduga pelaku pengedar narkotika jenis pil ekstasi di Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Harjosari II Medan Amplas.

Pelaku pengedar pil ekstasi berinisial GRS (21) warga Jalan Antara Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis, Provinsi Sumatera Utara ini ditangkap, Senin (21/7/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

Hal itu dikatakan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr.Gidion Arif Setyawan melalui Kasat Narkoba, AKBP Thommy Aruan SIK, Selasa (29/7/2025).

Thommy menjelaskan, pada Kamis (17/7/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, petugas Satresnarkoba Polrestabes Meda menerima informasi dari masyarakat di Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

“Atas informasi tersebut petugas kita melakukan penyelidikan di TKP yang dimaksud. Dan pada Senin (21/7/2025) sekitar pukul 23.00 WIB petugas melihat pelaku yang sedang berdiri di pinggir jalan dengan gerak gerik mencurigakan. Kemudian petugas mendekati pelaku, lalu melakukan penangkapan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan dihadapan pelaku, lalu petugas mengambil sebungkus plastik yang sebelumnya pelaku tersebut mencampakkannya dan setelah diperiksa di dalam bungkus plastik tersebut petugas mendapatkan dua bungkus plastik klip berisi pecahan ekstasi warna ungu dan satu plastik klip berisikan pecahan ekstasi warna kuning, dengan total keseluruhan seberat 6,41 gram.

“Hasil dari interogasi, pelaku mengakui bahwa barang bukti yang disita darinya adalah miliknya di mana pelaku mendapatkan pil ekstasi tersebut dari seorang laki-laki yang tidak dikenal berpakaian gojek atas arahan dari panggilan Radinal. Pelaku juga mengaku sudah 1 bulan menjadi penjual dan perantara jual beli ekstasi. Dan keuntungan keuntungan yang diperoleh sebesar Rp.100 ribu per butir, ” sebutnya.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti diboyong ke Mapolrestabes Medan guna penyelidikan lebih lanjut. “Terhadap pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Subs Pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

 

(Endan)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş