28 C
Jakarta
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 86

DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL HADIRI PEMBUKAAN RAKERNIS FUNGSI SDM DI HOTEL THE ZURI PALEMBANG

0

Palembang – Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol. H. Susnadi, S.I.K., menghadiri kegiatan pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sumatera Selatan tahun 2025 yang digelar di Hotel The Zuri, Palembang, pada Rabu (31/07).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian S.I.K., dan dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel serta para Kasubbid, Kabag, dan perwakilan dari satuan kerja jajaran.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya penguatan manajemen SDM Polri yang unggul dan adaptif dalam menghadapi tantangan tugas ke depan. Rakernis ini merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi dalam mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), khususnya dalam aspek pengelolaan sumber daya manusia.

Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakernis ini dan menegaskan komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung kebijakan SDM Polri melalui peningkatan profesionalisme dan kualitas personel Brimob.

“SDM yang unggul merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menghadapi dinamika Kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan,” ujarnya.

Rakernis Fungsi SDM ini direncanakan berlangsung selama beberapa hari dan akan diisi dengan pemaparan materi, evaluasi program kerja, serta penyusunan strategi peningkatan kinerja SDM Polri ke depan.

 

(Yuli)

Dirut Pelindo Tekankan Pentingnya Komunikasi untuk Jaga Reputasi Perusahaan

0

Batam, Update87.com

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Arif Suhartono, menekankan pentingnya komunikasi yang proaktif dan responsif dalam membentuk citra positif dan menjaga reputasi perusahaan.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutan dan arahannya di acara Forum Humas Regional 1 Pelindo pada 30–31 Juli 2025 di Batam.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh General Manager/Branch Manager, serta Manager Kehumasan dari seluruh cabang Pelindo Regional 1 dan perwakilan Subholding Pelindo Group.

“Komunikasi yang efektif, berbasis data, dan dilakukan secara konsisten, menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan komunikasi modern, baik dalam meredam krisis maupun membangun persepsi publik positif yang berkelanjutan,” ujar Arif.

Dia juga menegaskan pentingnya pemahaman konteks dan konten isu, dikombinasikan dengan cara berkomunikasi yang bijak, sehingga informasi yang tepat dapat diterima dengan baik oleh publik. Hubungan yang baik dengan media dan para pemangku kepentingan di wilayah unit kerja masing-masing menjadi faktor pendukung utama yang wajib terus dipelihara.

“Menjaga reputasi Pelindo menjadi tanggung jawab seluruh insan perusahaan, bukan hanya tugas humas. Kita semua adalah wajah Pelindo. Maka, setiap individu harus mampu menjadi duta informasi yang memahami substansi dan menyampaikan dengan cara yang baik,” tegas Arif.

Salah satu peserta kegiatan, General Manager Pelindo Gunung Sitoli, Ardhi Amarullah, memberikan apresiasi atas pelaksanaan forum yang menurutnya sangat relevan bagi penguatan kompetensi humas di daerah.

“Kami semakin memahami bahwa komunikasi yang cepat, tepat, dan berbasis data adalah kunci utama untuk membangun kepercayaan publik, sekaligus mencegah eskalasi krisis,” kata Ardhi.

Ardhi juga berharap agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala sebagai ajang konsolidasi, peningkatan kapasitas, dan penguatan kolaborasi di lingkungan Pelindo Regional 1.

Forum Humas Regional 1 sendiri turut dihadiri oleh Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli dan Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, serta beberapa narasumber yaitu Usman Saroni, Group Head Manajemen Risiko, Tata Kelola dan Kepatuhan Pelindo; Fristian Griec, Founder & CEO FG Media; Agus Wijayanto Nugroho, Komisioner Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta dan Aditya Nuriya Sholikhah, Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat.

 

(Endan)

Satresnarkoba Polrestabes Medan Kembali Tangkap Dua Pengedar Sabu di Jalan Meteorologi

0

Medan, Update87.com, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan kembali menangkap dua pengedar sabu di kawasan Jalan Meteorologi, Desa Kenangan Baru, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang.

Kedua pengedar sabu itu berinisial DG (33) warga Jalan Halmahera, Kelurahan Damai Binjai, Kecamatan Binjai Utara dan ZAN (45) warga Jalan Musyawarah, Gang Keadilan, Des Bandar Setia, Kecamatan Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.

Selain menangkap kedua pengedar sabu tersebut, petugas Satresnarkoba Polrestabes Medan juga mengamankan barang bukti berupa satu klip plastik transparan yang berisikan sabu seberat 0, 65 gram, satu buah pipet yang berisikan sabu seberat 0,10 gram, uang tunai Rp 170 ribu dan satu buah kotak rokok warna ungu.

Hal itu dikatakan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan Melalui Kasat Narkoba AKBP Thommy Aruan kepada wartawan di Medan, Kamis (31/7/2025) siang.

Thommy menjelaskan, awalnya petugas mendapatkan informasi

adanya peredaran narkotika jenis sabu di Jalan Meteorologi, Desa Kenangan Baru, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (23/7/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

Atas informasi tersebut, petugas Satresnarkoba Polrestabes Medan melakukan penyelidikan. Dalam penyelidikan itu petugas melihat dua orang laki-laki yang sedang berada di sebuah warung kelapa dicurigai menjual sabu.

Kemudian, petugas menghampirinya dengan cara melakukan penyamaran sebagai pembeli dengan memesan sabu. Lalu salah seorang laki-laki tersebut terlihat mengambil kotak rokok dari saku celananya.

Selanjutnya ketika akan menyerahkan kotak rokok warna ungu yang didalamnya terdapat satu paket sabu, petugas langsung menangkapnya bersama temannya. “Kedua pelaku yang ditangkap petugas mengakui, sabu yang hendak dijual kepada pembeli itu miliknya. Para pelaku telah dibawa ke Mapolrestabes Medan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ” jelas AKBP Thommy.

Dalam kasus ini, kedua pelaku itu melanggar Pasal 114 Ayat (1) Subs 112 Ayat (1) Jo 132 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara.

 

(Endan)

Gerakan Pangan Murah Polrestabes Semarang Salurkan 1 Ton Beras Untuk Warga Brumbungan

Semarang, update 87.com || Kamis, 31 Juli 2025 — Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan menekan gejolak harga bahan pokok, Polrestabes Semarang melalui Primkopol Polrestabes Semarang menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dipimpin oleh Wakasatreskrim Polrestabes Semarang Kompol Dr. Aris Munandar, S.H., M.H. dan dilaksanakan oleh Unit IV Tipidter Satreskrim bersama Satgas Pangan Polrestabes Semarang. Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh berbagai pihak, antara lain Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Bulog, Kecamatan Semarang Tengah, staf Kelurahan Brumbungan, serta sinergi dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.

Dalam kegiatan tersebut, disediakan sebanyak 1 ton beras yang dijual kepada warga dengan harga terjangkau, yakni Rp12.000,- per kilogram. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mengingat program ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari pasaran.

Wakasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Dr. Aris Munandar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata peran aktif Polri dalam mendukung program pemerintah dan hadir langsung di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini bisa meringankan beban masyarakat dan membantu menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras, di tengah fluktuasi pasar. Ke depan, kami akan terus bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menggelar kegiatan serupa di wilayah lain,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan tertib, aman, dan lancar. Petugas menerapkan sistem antrean yang tertata dan humanis guna memastikan kenyamanan masyarakat yang hadir.

Gerakan Pangan Murah ini mencerminkan komitmen bersama antara Polri, pemerintah daerah, dan para mitra dalam menjaga ketahanan pangan serta mengendalikan inflasi di Kota Semarang.

 

(Editor, Nur – Hasan Team update 87 jateng)

Rakor Lintas Sektoral di Polrestabes Semarang Bahas Strategi Penanggulangan Konflik Sosial dan Kenakalan Remaja

Semarang, Update 87.com|| Polrestabes Semarang menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka penanggulangan konflik sosial yang belakangan marak terjadi di wilayah Kota Semarang, khususnya terkait kenakalan remaja, gangsterisme, balap liar, dan aksi tawuran. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis pagi, 31 Juli 2025, ini dilaksanakan di Aula Lantai 3 Mapolrestabes Semarang dan dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. M. Syahduddi, S.I.K., M.Si.

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa di tingkat Provinsi Jawa Tengah, dengan tujuan menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan dalam menanggapi dinamika sosial yang terjadi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur forum koordinasi pimpinan daerah dan lintas sektor, antara lain perwakilan dari Kodim 0733/KS, Kesbangpol, Satpol PP, Dinas Pendidikan, Binda Kota Semarang, para pejabat utama Polrestabes, camat se-Kota Semarang, para kapolsek, dan danramil jajaran.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Syahduddi menyampaikan bahwa meskipun Semarang dikenal sebagai kota paling toleran di Indonesia, namun realitanya masih banyak persoalan sosial yang membutuhkan penanganan bersama. Ia menekankan pentingnya optimalisasi penyuluhan kepada masyarakat serta patroli Tiga Pilar sebagai langkah konkret menciptakan rasa aman dan mencegah gangguan kamtibmas. Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan solusi serta langkah-langkah strategis dalam menangani persoalan yang berkembang di masyarakat.

Sementara itu, paparan dari Badan Intelijen Negara (Binda) Kota Semarang menunjukkan bahwa meski secara umum kondisi sosial Kota Semarang masih tergolong kondusif, namun sifatnya dinamis dan berpotensi memunculkan konflik. Beberapa faktor penyebab konflik sosial antara lain perbedaan ideologi, persaingan pengaruh kelompok, kurangnya ruang dialog netral, serta maraknya penyebaran narasi provokatif dan hoaks di media sosial. Binda juga mengangkat temuan konten digital yang berkaitan dengan simbol bendera fiksi “One Piece” yang dinilai dapat menimbulkan tafsir provokatif menjelang peringatan HUT RI ke-80. Hal ini perlu menjadi perhatian serius agar tidak berkembang menjadi aksi nyata yang mengganggu stabilitas nasional.

Dari sisi pemerintahan daerah, Kepala Kesbangpol Kota Semarang, Drs. Yudi Hardianto Wibowo, menjelaskan bahwa kenakalan remaja kini tidak lagi bermula dari permusuhan, namun seringkali karena dorongan untuk mencari jati diri atau eksistensi melalui media sosial. Faktor lain seperti minimnya pengawasan orang tua dan kemudahan akses terhadap senjata tajam juga menjadi pemicu. Ia menyatakan bahwa kejadian semacam ini sulit dimediasi dan perlu pendekatan yang lebih mendalam dan preventif.

Paparan dari Kabagops Polrestabes Semarang menguraikan kondisi faktual kenakalan remaja dan gangsterisme di Kota Semarang. Sepanjang tahun 2025, tercatat 80 kasus tawuran dengan 23 kasus di antaranya dalam proses penyidikan. Sebanyak 47 orang ditetapkan sebagai tersangka, 98 orang dalam pembinaan, dan tiga orang meninggal dunia. Pola aktivitas para pelaku umumnya melibatkan konsumsi alkohol, penggunaan media sosial sebagai alat provokasi, dan struktur organisasi kelompok yang terdiri dari pemimpin dan admin media sosial. Simbol-simbol kelompok seperti “Americana” dan “Allstar” digunakan sebagai identitas mereka.

Sebagai langkah pencegahan, Polrestabes Semarang telah mengintensifkan patroli Tiga Pilar, patroli KRYD, serta razia terhadap minuman keras, senjata tajam, dan balap liar. Upaya preemtif juga dilakukan melalui Safari Kamtibmas, kegiatan menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah, serta audiensi dengan berbagai elemen masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Kabagops juga merekomendasikan agar penanggulangan kejahatan diarahkan pada bentuk “kejahatan prioritas” dengan penetapan fungsi yang jelas, target lokasi, serta pelibatan lintas sektor untuk mendorong terbentuknya lingkungan sosial yang tidak ramah terhadap tindakan kriminal.

Kasihumas Polrestabes Semarang Kompol Agung Setyo Budi menyampaikan, “Kami menyambut baik agenda rakor ini sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga keamanan Kota Semarang. Seluruh elemen diberikan ruang diskusi konstruktif untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan merumuskan langkah konkret. Kami yakin, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat akan mempersempit ruang bagi konflik sosial berkembang.”

Rapat koordinasi ini ditutup dengan diskusi interaktif yang menghasilkan berbagai masukan dan kesepakatan untuk memperkuat sinergi serta komitmen bersama dalam menjaga ketertiban, mencegah konflik sosial, dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat, khususnya generasi muda Kota Semarang.

 

(Editor, Budi – suntoko team update 87 jateng)

Personel Brimob Batalyon A Pelopor Sumsel Gelar Apel Siaga Sambut Kunjungan Ibu Wakil Presiden

0

Palembang – Dalam rangka menyambut kunjungan Ibu Wakil Presiden Republik Indonesia, Personel Brimob Batalyon A Pelopor Sumatera Selatan melaksanakan apel siaga di Mako Batalyon A Pelopor pada Kamis (31/07/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen dalam mendukung kelancaran serta pengamanan agenda kunjungan kenegaraan tersebut.

Apel siaga dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Batalyon A Pelopor Akp Misnali, S.H., yang menekankan pentingnya kewaspadaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Dalam arahannya, beliau mengingatkan seluruh personel agar selalu menjunjung tinggi disiplin, serta menjaga citra dan kehormatan Korps Brimob Polri selama pelaksanaan pengamanan.

Sebanyak puluhan personel dikerahkan dalam apel tersebut, lengkap dengan perlengkapan taktis dan kendaraan operasional. Mereka disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, mulai dari pengamanan jalur, lokasi kunjungan, hingga pengawalan kegiatan selama berada di wilayah Sumatera Selatan.

 

(Yuli)

Menteri P2MI Resmikan Program Kelas Migran untuk SMA/SMK di Provinsi Lampung

0

Bandar Lampung, 30 Juli 2025 — Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, secara resmi meluncurkan Program Kelas Migran Vokasi SMA/SMK di seluruh Provinsi Lampung. Peluncuran ini juga mencakup Kelas Cangkok, aplikasi RMD, serta Aksi Jihan, dan diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan generasi muda sebagai calon pekerja migran yang berkualitas sejak bangku sekolah.

Dalam acara yang berlangsung di Bandar Lampung, Menteri Karding menyampaikan apresiasinya terhadap Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang telah menggagas program ini. Menurutnya, inovasi tersebut sangat strategis untuk mendukung perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia.

“Saya sangat tertarik dengan inovasi ini. Program ini bisa membentuk calon pekerja migran yang berkualitas sejak dari tingkat SMA,” ujar Karding saat menyampaikan sambutan, Rabu (30/7/2025).

Ia juga menegaskan bahwa ide mengenai Kelas Migran sejatinya berasal dari Provinsi Lampung, yang memiliki sejarah panjang dalam urusan transmigrasi.

“Saya ingin memberi apresiasi secara khusus kepada Gubernur Lampung dan jajarannya. Lampung adalah daerah pertama yang menggagas transmigrasi dan kini kembali menjadi pelopor dalam perlindungan pekerja migran,” tambahnya.

Program ini akan diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan SMA/SMK di seluruh Lampung, sehingga siswa mendapatkan pembekalan keterampilan vokasi dan pengetahuan dasar terkait ketenagakerjaan luar negeri.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia secara menyeluruh sejak tahap pendidikan.

 

(pep)

Personel Satbrimob Polda Sumsel Laksanakan Pengamanan Kegiatan BNNP Sumsel dalam Penelusuran Aset Terkait TPPU Narkotika

0

Palembang, Sumatera Selatan – Personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sumsel melaksanakan tugas pengamanan dalam rangka mendukung kegiatan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan yang tengah melakukan penyelidikan serta penelusuran aset milik terduga pelaku Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari hasil kejahatan narkotika.

Kegiatan ini menyasar beberapa wilayah di Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, serta Kota Palembang dan sekitarnya. Adapun terlapor dalam kegiatan ini adalah SUTARNEDI, APRI MAIKEL JEKSON, dan DEBYK yang diduga kuat terlibat dalam jaringan narkotika dan pencucian uang hasil kejahatan tersebut.

Dalam pelaksanaan pengamanan, diterjunkan sebanyak 55 personel gabungan yang terdiri dari Kompi 2 Batalyon C Pelopor dan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel, di bawah pimpinan Danki Gas AKP Endang Fahrudin, S.H..

Pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan mendukung kelancaran proses penyelidikan serta penelusuran aset, baik yang bersifat bergerak maupun tidak bergerak, yang diduga merupakan hasil tindak pidana narkotika.

Satbrimob Polda Sumsel senantiasa siap mendukung dan bersinergi dengan instansi penegak hukum lainnya dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika serta pengungkapan aset-aset hasil kejahatan guna menekan ruang gerak para pelaku.

Kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan terkendali, serta menunjukkan komitmen kuat aparat keamanan dalam menegakkan hukum di wilayah Sumatera Selatan.

 

(Yuli)

Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Dua Pengedar Sabu di Medan Selayang

0

Medan, Update87.com

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan meringkus dua orang pria terduga pelaku pengedar sabu di Jalan Kenanga Sari, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

Kedua pengedar sabu itu berinisial APR alias Iprat (24) warga Jalan Bunga Raya, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, dan RP alias Rendi (31) warga Jalan Kenanga Sari, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Gidion Arif Setyawan melalui Kasat Narkoba, AKBP Thommy Aruan, menjelaskan, berdasarkan laporan dari warga tentang adanya penjual sabu.

Kemudian pada Selasa (22/7/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, tim Aipda Freddy Sinaga melakukan penangkapan terhadap dua tersangka di Jalan Kenanga Sari, Kecamatan Medan Selayang tepatnya di dalam rumah.

“Adapun barang bukti yang disita dari kedua tersangka, 3 bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat bersih 1,33 gram. Dengan Modus operandi, kedua tersangka mengaku sudah 2 bulan lamanya menjual sabu. Kedua tersangka mendapatkan keuntungan sebesar Rp150.000 dan 70.000,” papar AKBP Thommy, Rabu (30/7/2025).

Selanjutnya, kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolrestabes Medan guna penyelidikan lanjutan. “Terhadap pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 114 Ayat 1 Subs Pasal 112 Ayat 1 Jo 132 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” tandasnya.

 

(Endan)

Wadankorbrimob Polri Berikan Arahan Strategis kepada Jajaran Satbrimobda Melalui Zoom Meeting

0

Tingkatkan Kesiapsiagaan Satuan, Wadankorbrimob Polri Berikan Arahan Kepada Jajaran Satbrimob Polda

Ini Arahan Wadankorbrimob Polri Kepada Jajaran Satuan Brimob Polda

Dalam upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan satuan, Wakil Komandan Korps Brimob Polri, Irjen Pol. Ramdani Hidayat, memberikan arahan langsung kepada jajaran Satuan Brimob Polda (Satbrimobda) dari seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting, yang digelar di Ruang Vicon Mako Korbrimob, Kelapadua, Depok, Jawa Barat. Rabu (30/07/25).

Pada Kegiatan tersebut Wadankorbrimob Polri didampingi oleh Danpas Gegana Korbrimob Polri Brigjen Pol. Reza Arief Dewanto, Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra, Teknisi KBRN Utama Tingkat ll Korbrimob Polri Brigjen Pol. Pradah Pinunjul, Teknisi Jibom Utama Tingkat II Korbrimob Polri Brigjen Pol. Agustri Heriyanto, Para PJU Korbrimob Polri, Para Pamen Korbrimob Polri, serta diikuti oleh seluruh jajaran Satbrimobda secara virtual.

Dalam arahannya, Wadankorbrimob menyoroti beberapa hal penting, antara lain:

1. Permasalahan Internal Anggota

Beliau menegaskan agar seluruh Komandan memberi perhatian serius terhadap kasus bunuh diri, desersi akibat masalah keuangan, serta penyimpangan seperti penyalahgunaan ATM, judi online, pinjol, LGBT, dan narkoba. Ditekankan pentingnya pembinaan, pengawasan, serta tindakan tegas dan terukur untuk menciptakan efek jera.

2. Kesejahteraan dan Perumahan Anggota

Wadankorbrimob mendorong agar kesejahteraan anggota jadi prioritas, termasuk pemenuhan kebutuhan perumahan. Kabag SDM diminta membuat laporan progres serta memanfaatkan lahan dan rumah dinas secara optimal. Penggunaan fasilitas seperti bus juga diusulkan untuk menjangkau rumah yang jauh dari Mako.

3. Integritas dan Etika

Dilarang keras adanya jual beli peralatan dinas. Pelaku harus dikenai sanksi kode etik. Para perwira diminta tidak mengambil keuntungan pribadi dari anggota.

4. Pembinaan Doktrin dan Filsafat Bhayangkara

Seluruh Dansat wajib menyampaikan materi Filsafat Bhayangkara kepada siswa SPN secara seragam dan terstruktur, sebagai dasar penanaman semangat pengabdian sejak dini.

5. Ketahanan Pangan dan Logistik

Wadankor juga menyoroti pentingnya optimalisasi ketahanan pangan. Lahan kosong agar difungsikan koordinasi dengan Karolog. Penyaluran amunisi dan kendaraan harus dilatih dan dikomunikasikan dengan baik.

6. Kepemimpinan yang Turun Langsung

Komandan harus hadir di lapangan, tidak hanya menerima laporan. Komunikasi harus dibuka seluas-luasnya agar anggota merasa dekat dan didengar. Komitmen terhadap institusi harus dipegang teguh dengan menerapkan reward dan punishment.

7. Agenda Nasional dan Kegiatan Operasional

Wadankorbrimob menegaskan pentingnya kesiapan menghadapi event nasional seperti Srikandi Challenge serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti demo dan konflik sosial di daerah rawan.

Wadankorbrimob juga menekankan koordinasi pengamanan bandara, antisipasi karhutla di Sumatera dan Kalimantan, serta perlunya pelaporan terbuka dan penyelesaian masalah secara adil namun tetap memberi efek jera.

Sementara itu Danpas Pelopor Korbrimob Polri menyoroti pentingnya penguasaan kendali pasukan dalam unjuk rasa, monitoring lahan program ketahanan pangan, dan evaluasi bantuan kepada petani.

Dansat Intel Brimob Korbrimob Polri juga menambahkan untuk meminta kewaspadaan terhadap isu nasional seperti kelompok radikal dan penyimpangan internal yang mencoreng institusi di media sosial.

Melalui komunikasi daring ini, diharapkan seluruh jajaran Satbrimobda tetap berada dalam satu komando yang solid, terarah, dan terkendali, sehingga mampu melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan secara optimal, profesional, serta sesuai dengan arahan dan kebijakan Pimpinan Korps Brimob Polri, demi mewujudkan keamanan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

(Yuli)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş