28.1 C
Jakarta
Thursday, April 23, 2026
Home Blog Page 291

DPD KNPI Lampung Selatan Gelar “Ngopi Kepemudaan” untuk Dorong Transformasi Pemuda dalam Pembangunan Daerah

0

DPD KNPI Lampung Selatan Gelar “Ngopi Kepemudaan” untuk Dorong Transformasi Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Lampung Selatan, 29 Oktober 2024 – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lampung Selatan menggelar acara bertajuk “Ngopi Kepemudaan” dengan tema Transformasi Gerakan Pemuda, Dalam Mengawal Pembangunan Lampung Selatan. Acara ini menjadi wadah diskusi publik yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah.

Dipimpin oleh Ketua DPD KNPI Lampung Selatan, Merik Havit, SH, MH, acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan pemuda dan tokoh penting Lampung Selatan. Di antaranya Arif Rahman Hakim, M.Pd selaku Ketua PC GP Ansor Lampung Selatan, Amelia Nanda Sari, SH, MH, anggota DPRD Lampung Selatan, serta H. Zainal Abidin, Ketua Umum HIPMI Lampung Selatan.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para narasumber berbagi pandangan tentang peran penting pemuda dalam transformasi sosial dan ekonomi di Lampung Selatan. Mereka menekankan bahwa pemuda harus mengambil peran aktif dalam proses pembangunan, baik melalui partisipasi politik, kewirausahaan, maupun kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat.

Merik Havit dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran pemuda dalam memajukan daerah. “Pemuda adalah tulang punggung pembangunan. Melalui acara ini, kami ingin membangun kesadaran dan menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan pemuda untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan Lampung Selatan,” ungkapnya.

Aulia Annisa, S.Pd, sebagai Ketua Pelaksana kegiatan, menambahkan bahwa acara ini diharapkan dapat menciptakan suasana keakraban antar pemuda dan mempererat solidaritas mereka untuk bersama-sama membawa perubahan positif. “Kami ingin mengajak pemuda untuk lebih peduli, lebih terlibat, dan lebih berkomitmen dalam berbagai aspek pembangunan daerah,” jelas Aulia.

Acara yang diadakan pada Selasa siang ini juga di lakukan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa dari peserta yang hadir. Mereka tidak hanya berdiskusi tentang tantangan yang dihadapi pemuda dalam pembangunan, tetapi juga mencari solusi konkret untuk menjawab tantangan tersebut.

Dengan semangat Sumpah Pemuda yang ke-96, “Ngopi Kepemudaan” menjadi momen penting untuk memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan di Lampung Selatan. Melalui diskusi dan kegiatan semacam ini, diharapkan akan lahir generasi pemuda yang memiliki visi kuat dan kontribusi nyata untuk kemajuan daerah

(Pep).

Pegawai PDAM Dirampok di Jalan Cinta Pemda, Kerugian Capai Rp 60 Juta

Pegawai PDAM Dirampok di Jalan Cinta Pemda, Kerugian Capai Rp 60 Juta

 

Lampung Selatan, 28 Oktober 2024 – Seorang pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jasa Kabupaten Lampung Selatan menjadi korban perampokan pada Senin, 28 Oktober 2024, sekitar pukul 10.45 WIB. Peristiwa ini terjadi di Jalan Cinta Pemda, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda.

 

Korban bernama Wafa Aria Fardhadia, 24 tahun, yang bekerja sebagai kasir di PDAM Tirta Jasa. Berdasarkan keterangan yang diterima, Wafa sedang dalam perjalanan membawa uang setoran dari kantor PDAM ketika dua orang tak dikenal menghadangnya di tengah jalan. Pelaku langsung merampas uang tunai sebesar Rp 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) yang dibawa korban.

 

Wafa, yang beralamat di Ragom Mufakat II, Kelurahan Way Urang, Kalianda, terlihat syok dan mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan korban duduk di tepi jalan, didampingi beberapa petugas dan warga setempat yang berusaha memberikan bantuan.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat telah melakukan olah TKP dan sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kapolres Lampung Selatan menghimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor.

 

Pihak PDAM Tirta Jasa juga mengonfirmasi insiden tersebut dan berjanji akan memberikan dukungan penuh kepada karyawan yang menjadi korban. Mereka berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan memulihkan kondisi keamanan di wilayah tersebut.(pep)

Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran Sabu 10 Kg dan Inex Happy Water 106 Bungkus

Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran Sabu 10 Kg dan Inex Happy Water 106 Bungkus

 

 

Medan-Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menegaskan tidak main-main dalam penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

Hal itu disampaikan Kapolrestabes Medan saat konferensi pers pengungkapan jaringan narkotika, Senin (28/10/2024).

Turut mendampingi Waka Polrestabes Medan, AKBP Anhar Arlia Rangkuti, Kasat Narkoba, Kompol Adrian Rizky Lubis, Kasi Humas, Iptu Nizar Nasution, Kasat Samapta, Kompol Pardamean Hutahean.

“Saya akan menginformasikan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika segala jenis di wilayah Polrestabes Medan dan pengembangannya dilakukan Sat Narkoba Polrestabes Medan,” katanya.

Kapolrestabes Medan menjelaskan, terdapat dua kasus Narkoba yakni pada tanggal 21 Oktober 2024 dan tanggal 26 Oktober 2024.

“Yang satu di wilayah Helvetia Labuhan Deli dan yang satu pengembangan dari beberapa kasus yang terdahulu ini kita lakukan di wilayah Brandan Barat Kabupaten Langkat,” terangnya.

Untuk barang bukti, lanjutnya pada tanggal 21 Oktober itu ada 1980 butir pil ekstasi berbagai macam merek lalu satu plastik klip pecahan pil ekstasi merek firaun, kemudian berbagai jenis agak baru yaitu yang berbentuk cair sebanyak 11 botol vitamin cair kemudian 12 pot berisi cairan vitamin, lalu yang sachet itu 106 bungkus happy water berbagai merek.

Sedangkan yang tanggal 26 Oktober 10 bungkus plastik chinese tea warna hijau berisi narkotika golongan 1, metamin dengan berat 10 kilogram.

Dalam pengungkapan peredaran Narkoba ini ada dua orang tersangka yakni kasus pertama ALW (28) dan kasus kedua MN (38). Terhadap satu tersangka MN dilakukan tindakan tegas terukur atau ditembak.

“Saya akan minta Kasat Narkoba untuk menelusuri TPU nya kemudian pengembangan jaringan ini tidak akan berhenti di sini. Pengembangan jaringan akan dilakukan Satreskrim Polrestabes Medan,” tegas Kombes Gidion.

“Terhadap dua tersangka dipersangkakan Pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2) Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara dan maksimal seumur hidup dan hukuman mati,” pungkasnya. (Endan)

KORPS MARINIR PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA TAHUN 2024

0

KORPS MARINIR PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA TAHUN 2024

Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Jakarta). Wakil Komandan Korps Marinir (Wadan Kormar) Brigjen TNI (Mar) Muhammad Nadir, M.Tr.Opsla., memimpin upacara peringatan hari Sumpah Pemuda Tahun 2024 bertempat di lapangan Hijau Markas Komando Korps Marinir, jalan Usman Harun, Jakarta Pusat. Senin (28/10/2024).

Dalam amanat Menpora Ario Bimo Nandito Ariotedjo, S.H. yang dibacakan Wadan Kormar, mengingatkan sebuah peristiwa penting dalam sejarah kebangsaan Indonesia yaitu Peristiwa Sumpah Pemuda. “Sebuah peristiwa di mana para pemuda Indonesia, pada tanggal 28 Oktober 1928 menyatakan tekad dan kehendak yang kuat untuk bersatu di tengah kenyataan keragaman untuk menghadirkan negara Indonesia”, ucap Menpora.

Menteri Pemuda dan Olahraga menekankan pentingnya perhatian khusus pada pengembangan kepemudaan di Indonesia melalui tema Sumpah Pemuda tahun ini, “Maju Bersama Indonesia Raya”. Tema ini, mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung peran pemuda dalam pembangunan menuju Indonesia yang sejahtera dan berdaya saing.
“Mari kita bersama-sama memaksimalkan potensi pemuda dengan mengembangkan kreativitas dan inovasi mereka melalui kegiatan yang relevan serta membuka kesempatan luas bagi mereka untuk berpartisipasi dalam setiap aspek pembangunan”, ajak Ario Bimo melalui sambutan yang disampaikan Wadan Kormar.

Ia menambahkan, perbaikan layanan dan tata kelola kepemudaan menjadi kunci peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda yang mencerminkan kondisi pemuda Indonesia yang lebih baik. Selain itu, Menteri Pemuda dan Olahraga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas kontribusi positifnya dalam mendukung kepemimpinan dan partisipasi pemuda di berbagai sektor. “Indonesia yang besar dan sejahtera memanggil peran aktif pemuda kita”, ucapnya.

Prabumulih melaksanakan pengundian nomor urut bagi pasangan calon dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota tahun 2024

0

Prabumulih melaksanakan pengundian nomor urut bagi pasangan calon dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota tahun 2024.

 

 

 

Prabumulih.update 87 .com Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih melakukan pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Prabumulih dalam rapat pleno terbuka di halaman Kantor KPU Prabumulih, Senin (23/09/2024).

Ketua KPU Prabumulih, Marta Dinata mengatakan, untuk pengambilan nomor urut berdasarkan waktu paslon mendaftar. Hal itu ia sampaikan di hari yang sama.

“untuk pengambilan nomor urut berdasarkan waktu mereka mendaftar, dimana paslon H. Arlan – Franky yang pertama mendaftar, kemudian disusul paslon Ngesti – Mat Amin, dan selanjutnya pasangan Fikri – Syamdakir,” terangnya.

Peserta pertama yang mengambil nomor undian adalah Fikri – Syamdakir Kemudian Paslon kedua, Ngesti – Amin yang merupakan pasangan dari calon Wali Kota Prabumulih dan yang terakhir adalah pasangan calon Wali Kota H. Arlan – Franky

Dalam pengundian itu, nampak masing-masing pendukung paslon sudah menyiapkan poster masing-masing pendukung Paslon, mengingat belum ditetapkan maka masing-masing pendukung itu menyiapkan 3 poster dengan nomor urut 1 sampai 3.

Berdasarkan hasil pengundian dalam rapat pleno terbuka tersebut, Martha menyampaikan paslon H. Arlan – Franky, mendapatkan nomor urut satu, Kemudian paslon Fikri – Syamdakir mendapatkan nomor urut 2 dan paslon Ngesti – Amiin mendapat nomor urut 3.

“Setelah hasil pengundian maka ditetapkan nomor urut paslon dalam berita acara dan surat keputusan sehingga secara resmi nomor urut itu telah melekat pada masing-masing paslon,” ucapnya.

Setelah rapat pleno terbuka pengundian nomor urut paslon ditutup maka agenda selanjutnya dilakukan deklarasi kampanye damai oleh ketiga pasangan calon disertai pembubuhan tanda tangan oleh ketiga paslon dan partai pengusung.

“Harapannya masa kampanye mulai 25 September sampai dengan tanggal 23 November berjalan kondusif tanpa hoax , tanpa sara dan tidak ada black campaign,” harap Martha. Red

Kapolres Prabumulih AKBP Endro Ari Wibowo Sebanyak 26 orang anggota kepolisian dari Polres 

0
  1. Kapolres Prabumulih AKBP Endro Ari Wibowo Sebanyak 26 orang anggota kepolisian dari Polres 

 

 

Prabumulih diserahkan ke KPU Kota Prabumulih untuk pengawalan Prabumulih.Menjelang pilkada mendatang Sebanyak 26 orang anggota kepolisian dari Polres Prabumulih diserahkan ke KPU Kota Prabumulih untuk pengawalan Pasangan calon walikota dan wakil walikota Prabumulih periode 2024 – 2029.

Penyerahan pengawalan pribadi (Walpri) diserahkan langsung oleh Kapolres Prabumulih AKBP Endro Ari Wibowo pada acara pengumuman dan penyerahan hasil penetapan Pasangan calon walikota dan wakil walikota Prabumulih di kantor KPU Kota Prabumulih. Minggu, 22 September 2024.

Kapolres Prabumulih AKBP Endro Aribowo mengatakan pengawalan pribadi untuk satu orang calon walikota dan wakil walikota masing-masing di kawal 4 personil.

Serta ketua KPU dan Bawaslu masing-masing dikawal satu orang anggota Walpri. Tugas mereka melekat dengan Pasangan calon walikota dan wakil walikota selama 24 jam penuh hingga Pilkada serentak selesai digelar.

Tujuan dari pengawalan itu untuk menjaga keselamatan para kandidat dari ancaman berbahaya yang kapanpun di manapun bisa saja terjadi.Red

Lantik Pengurus Maporina Medan dan Paluta Parlindungan Ajak Maporina Sukseskan Program Pemerintah

0

Lantik Pengurus Maporina Medan dan Paluta
Parlindungan Ajak Maporina Sukseskan Program Pemerintah

Medan-Mewakili Ketua Umum DPP Masyarakat Petani dan Pertanian Organik Indonesia (Maporina) Dr. Parlindungan Purba, SH MM melantik pengurus Maporina Kota Medan dan Kabupaten Paluta periode 2024-2029 di Gedung B Universitas Potensi Utama, Jalan Yos Sudarso Medan, Sabtu (26/10/2024) sore.

Pelantikan dibarengi dengan penyerahan SK oleh Ketua DPW Maporina Sumut Ir. Yusak Maryunianta MP. Tampak hadir dalam kegiatan itu antara lain mantan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, pengurus Maporina Simalungun dan Karo, serta dari BMKG dan TNI.

Adapun susunan pengurus yang dilantik yakni Ketua Maporina Kota Medan : Dr. Ir. Hj Ismah Zuliani Nasution M.Hum, Sekretaris : Hj. Nuriandy BA dan Bendahara : Dr. Bob Subhan Riza, ST M.Kom. Kepengurusan dibantu bidang-bidang.

Lalu, Ketua Maporina Kabupaten Paluta : Letkol Purn. Ir. Abdul Anas Harahap M.Agr, Sekretaris : Rizqi Pratama Harahap SM, dan Bendahara : Elvina Yanti. Kepengurusan dibantu bidang-bidang.

Dalam sambutannya Parlindungan Purba menyampaikan, bicara petani dan pertanian organik adalah bicara soal masa depan. Karena manfaatnya orang akan berbicara pangan yang sehat dan aman, kelestarian lingkungan, potensi yang luar biasa, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Dia menyebutkan, Presiden RI Prabowo Subianto mempunyai program yaitu Makan Sehat Bergizi Gratis. “Saya laporkan Maporina akan terlibat aktif dalam program tersebut,” kata Parlindungan.

Oleh karena itu, lanjutnya pesan Ketum DPP Maporina hendaknya pengurus membuat tim yang nanti bisa berkomunikasi dengan Maporina Pusat. Sebab program ini akan berjalan mulai awal Januari 2025. “Mari kita sukseskan program bapak Prabowo Subianto,” ajaknya.

Parlindungan Purba juga menyinggung prospek tanaman organik ini. Menurutnya ada dua faktor yakni petani organik dan pertanian organik. “Berketepatan Maporina ini adalah organisasi gerakan. Disini birokrasi tidak terlalu besar, yang penting bisa berkarya,” ungkapnya.

Selain itu tantangannya juga luar biasa, karena tanaman organik biayanya cukup tinggi diawal. Kemudian potensi di mana kurangnya pengetahuan. Oleh karena itu Maporina bersama-sama dengan pemerintah harus menjalin komunikasi untuk membuat pertanian organik.

Di masa mendatang akan menghadapi masalah yang besar yakni masalah energi, pangan dan air. “Ini tidak terlepas dari pangan. Saya berharap tanaman organik menjadi jalan keluar meningkatkan UKM dan petani kita,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu juga dikatakannya, bahwa Gubernur Bali telah mengeluarkan Perda tentang sistem pertanian organik. “Kita perlu meniru Bali sudah ada Perda tanaman organik. Saya berharap Pemprovsu juga menerbitkan Perda yang sudah diusulkan oleh tokoh pertanian seperti Soekirman dan lainnya,” ujarnya sembari menyampaikan Rektor Universitas Sari Mutiara Dr. Ivan Elisabeth Purba sangat mendukung Maporina dan siap berkolaborasi.

Sebelumnya Penasihat Maporina Kota Medan Ir. H. Soekirman menerangkan, Maporina ini adalah gerakan. Gerakan jaringan pertanian organik. “Harapan saya digiatkanlah baik kegiatan perorangan, kelembagaan di daerah, provinsi, nasional dan internasional,” ujar mantan Bupati Sergai ini.

Selanjutnya pertanian organik ini harus berbasis ekonomi dan ekologi. Kemudian harus dikembangkan triple elite salah satunya dengan perguruan tinggi. Maporina harus melakukan kajian-kajian terutama apa yang disebut pertanian digital dan bagaimana kajian-kajian universitas dan lembaga-lembaga profesional tentang perubahan iklim terhadap pertanian yang cerdas.

Dalam kegiatan itu turut menyampaikan sambutan Ketua Maporina Kota Medan, Ketua Maporina Kabupaten Paluta dan Ketua DPW Maporina Sumut. (Endan)

Jenguk Ketua Pewarta Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar : Tetap Semangat dan Percaya Diri

0

Jenguk Ketua Pewarta Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar : Tetap Semangat dan Percaya Diri

Medan-Dalam rangka Hari Jadi Humas Polri, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Sonny W Siregar bersama personel melaksanakan ajangsana dengan menjenguk Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan Chairum Lubis,SH di kediaman Jalan Bromo, Gang Karya Medan, Senin (28/10/2024).

Sat menjenguk, AKBP Sonny W Siregar berpesan kepada Ketua Pewarta Polrestabes Medan tetap semangat dalam menjalankan hidup dan selalu rutin terapi. Karena dengan semangat dan percaya diri semua penyakit stroke bisa sembuh.

Dia mengatakan, semakin cepat ditangani maka semakin cepat stroke dan jantung koroner bisa disembuhkan. “Jangan ada penundaan. Segera rutin terapi penyakit stroke, agar semakin besar peluang untuk sembuh normal, ” ujarnya.

Menurutnya, Ibunda Sonny juga mengalami stroke berat dan tidak bisa jalan lagi, namun karena mempunyai semangat dan percaya diri semua hambatan dan cobaan itu, berlahan tapi pasti.

“Ibunda saya juga sudah bisa berjalan dan hdup normal seperti biasanya karena semangat ada dan pola makan juga dijaga, ” terangnya.

Karena itu, dengan agenda yang sudah dijalankan ini, mudah – mudahan Ketua Chairum Lubis cepat sembuh dan bisa menjalankan aktivitasnya lagi.

 

“Yang mana dengan kegiatan Jumat Barokah semakin lancar gerakan sosial Pewarta di masyarakat, ” tandasnya. (Endan)

Lemahmya minat masyarakat turut dalam  pengawasan Dana Desa.

0

Lemahmya minat masyarakat turut dalam  pengawasan Dana Desa.

 

Lemahnya keinginan(minat)  masyarakat turut ikut dalam mengawasi dana desa disetiap daerah, hal ini menjadi salah satu faktor penyebab sering terjadinya penyalahgunaan ataupun terkait tata kelola Dana Desa yang semena mena,..yang mengakibatkan terjadinya tindak pidana korupsil dari tingkat desa.

Dalam hal ini”Ombudsman RI dalam catatannya pernah  mengatakan bahwa
partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam mengawasi dana desa  sangat lemah,jadi hal ini menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya tindak pidana korupsi di tingkat Daerah dan desa sehingga kebablasan dan membuat timbulnya asumsi asumsi masyarakat yang negatif.

Bahasa itu dikutip dari laman resmi “Ombudsman RI”, pada artikel berjudul “Mengawasi Dana Desa”..dari segi pelaku penyimpangan,.. kepala desa adalah menjadi pemain yang terbanyak dalam korupsi dana Desa,…dan salah satu contoh, area yang rawan adalah mulai dari saat perencanaan, dan pengolaan, juga didalam pencairan dana Desa.

Selanjutnya terkait hal itu, dan berikut berbagai Modus Korupsi Dana Desa, maka dalam hal ini masyarakat wajib Tahu!…
Menurut artikel tersebut,.. korupsi dana desa terjadi adalah karena minimnya keinginan masyarakat turut likut dalam pengawasan DD,.. lanjut juga aparat desanya, dan tidak adanya keterbukaan (transparansi) sesuai UU nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan kurangnya pengawasan pemerintah juga masyarakat.

Seterusnya adanya intervensi atasan dalam pelaksanaan kegiatan fisik yang tak sesuai rencana, RAPDes, dan bisa muncul rencana baru,tiba tiba setelah cair dana desa tersebut.

Maka dalam hal ini berakibat dengan kondisi seperti tersebut di atas, membuat pelayanan pemerintah desa lamban dan  tidak luput dari keluhan masyarakat saat ini, sepertinya banyak rahasia” yang tak boleh diketahui Publik, hal ini adalah contoh yang kurang  baik, yang dipertontonkan Pemerintah Desa dinegri ini saat ini.

Menyikapi hal tersebut, terkait perlunya masyarakat turut dan ikut mengawasi pengelolaan dana Desa, sangat dibutuhkan dinegri ini, mengingat amanat UU 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) apa lagi terkait dengan pengelolaan uang negara  harus transparan, jangan ditutup tutupi, semua harus tau,apa lagi masyarakat Desa itu sendiri.

Disatu sisi, hampir disetiap Desa telah membentuk “BUMDES” dan dana Bumdes ini juga tidak sedikit,..malah sampai ratusan juta perdesa, sehingga mau tak mau harus diawasi penggunaannya, untuk usaha apa dibuat, bagaimana tata kelolanya.. berapa untung usahanya,  kesemuanya ini masyarakat harus ikut dalam mengawasi BUMDES tersebut.

Apa lagi,dalam pembentukan Bumdes tidak seperti dulu lagi, dengan turunnya aturan baru semua Bumdes di Desa harus memiliki IZIN resmi seperti akta Pendirian, IUP, SITU, dan lain lain.
yang menjadi Pertanyaan,.. bagaimana BUMDES yang lama yang belum memiliki izin ?? apakah dana Bumdes itu dikembalikan??ke negara atau ke Desa masing2??

Menyikapi hal ini sangat perlu auditor yang handal di Inspektorat daerah,agar dana Bumdes dapat di telusuri seluruhnya,..bila tidak? tentu dicurigai terjadi lagi penyalahgunaan dana tersebut.

Berdasarkan data substansi laporan masyarakat terkait pelayanan di desa yang kerap dilaporkan ke Inspektorat,.. selaku pengawas pelayanan  dan penggunaan uang negara: terkait keterbukaan (transparansi) pengelolaan keuangan Desa juga asset, dan infrastruktur desa.

Jika subtansi tetap berulang tidak ada tindak lanjut,maka seolah olah Pemerintah melakukan pembiaran, dan hal ini sangat bertentangan dengan aturan yang ada dinegri ini, dan TIM auditor juga APH harus turun tangan untuk mengatasi terkait hal ini***.

DEBAT TIGA PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA DI PRABUMULIH

0

DEBAT TIGA PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA DI PRABUMULIH

 

 

Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih Nomor Urut 01, H. Arlan dan Franky Nasril, Memaparkan delapan program unggulan dalam debat publik pasangan calon Walikota Prabumulih Periode 2024-2029 yang digelar di Aula Hotel South Sumatera.

Delapan program yang diusung pasangan H. Arlan dan Franky Nasril mencakup peningkatan akses pelayanan kesehatan, Pendidikan Berkualitas, Pembangunan UMKM, Infrastruktur yang Terintergrasi, dan Digitalisasi pelayanan publik di berbagai sektor.

Selain itu, Di hadapan para pendukung dan masyarakat Prabumulih yang hadir, Pasangan ini memohon do’a serta dukungan agar dapat dipercaya memimpin Kota Prabumulih

Dalam sesi debat bertema Pelayanan Umum, Pasangan nomor urut 01 mendapatkan pertanyaan dari pasangan calon nomor urut 03, Ngesti-Amin, Terkait Konsep Good Governace yang menekankan transparan dan digitalisasi pelayanan publik.

Apa strategi anda untuk mencapai pelayanan publik yang transparan dan digitalisasi yang maksimal ? NGESTI-AMIN.

H. ARLAN “ menjawab bahwa penerapan sistem Pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di Kota Prabumulih memang sudah ada, Namun belum berjalan optimal. Menurutnya, Digitalisasi pelayanan publik di Kota Prabumulih baru di terapkan dalam pengadaan barang dan jasa, Tetapi belum meratake seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain itu, Sistem digitalisasi yang berfokus pada pelayananpublik Melalui program yang kami gagas, Kami akan menyesuaikan struktur RT. dan RW agar lebih efektif dalam melayani masyarakat secara langsung. Kami ingin memastikan bahwa pelayanan tidak hanya cepat dan Transparan, Tetapi juga tepat sasaran,” Ucap Cak Arlan.

Lebih lanjut, Pasangan H. Arlan dan Franky Nasril menegaskan bahwa dalam kepemimpinan mereka nantinya, Kepala-kepala Dinas yang tidak sesuai dengan keahlian di bidangnya akan dievaluasi agar kualitas pelayanan publik terus meningkat.(REd)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş