33 C
Jakarta
Monday, December 8, 2025
Home Blog

Dibalik Dentuman Blasting PT.Bima Mix Terdapat Teriakan Warga Terdampak : Menuntut Ganti Rugi Lahan

0

Lampung Selatan,UPDATE87.COM — Penduduk di sekitar area tambang PT Bima Mix, terutama di desa Tanjung Agung dan Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, sejak beberapa waktu terakhir mengaku terus-menerus terguncang oleh suara dentuman keras dan getaran dari aktivitas peledakan (blasting) batu di lokasi tambang bahkan menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan serta kesehatan.

Atas keresahan dan kekhawatiran tersebut Warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, secara resmi menunjuk tim advokat dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Perjuangan Pemuda Untuk Keadilan (LBH PERPUKAD).

Penunjukan ini dilakukan untuk mendampingi dan mewakili kepentingan hukum mereka dalam perkara sengketa lahan serta tuntutan ganti rugi atas tanah dan bangunan yang terdampak aktivitas blasting (peledakan) dan operasional pertambangan PT Batu Intan Makmur Adiguna (BIMA).

Penunjukan kuasa hukum ini didasarkan pada kekecewaan warga terhadap mekanisme ganti rugi yang dinilai belum adil dan transparan oleh pihak perusahaan.

Meskipun saat ini baru empat warga, yaitu Arif Gunawan, Buharim, Endah Lestari, dan Lina Maimunah, yang menandatangani Surat Kuasa Khusus, banyak warga lain yang lahannya bersebelahan langsung dengan area tambang PT BIMA dikabarkan akan menyusul memberikan kuasa.

“Blasting tetap dilakukan padahal lahan kami dan lahan beberapa warga lain belum dibebaskan dan tidak pernah ada kesepakatan ganti rugi yang jelas,” ujar salah seorang warga, Minggu (07/12/2025).

Pendampingan hukum oleh LBH PERPUKAD juga menyasar dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, khususnya terkait kewajiban perusahaan mencegah kerusakan lingkungan dan kerugian sosial.

Masyarakat Desa Tanjung Agung berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Dinas ESDM Provinsi Lampung, DLH, serta aparat penegak hukum dapat turun tangan secara serius melakukan evaluasi terhadap aktivitas PT BIMA.

Hal itu demi memastikan kegiatan pertambangan berjalan sesuai koridor hukum dan mengutamakan keadilan bagi warga terdampak.

Yusron & Adit

Ribuan Warga Saksikan Kirab Kenal Pamit Taruna Akpol, Kapolrestabes Sampaikan Harapan

0

Semarang , Update 87.Com|| – Gelombang bunyi drum band, derap langkah taruna, dan semangat warga yang memenuhi kawasan Simpang Lima memberi warna tersendiri pada Minggu pagi, 7 Desember 2025. Kirab Tradisi Kenal Pamit Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) kembali digelar sebagai momentum perkenalan para taruna kepada masyarakat Kota Semarang. Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB itu dihadiri sekitar seribu orang, menghadirkan suasana hangat antara calon perwira remaja Polri dan warga kota.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi turut hadir menyaksikan rangkaian kirab yang menjadi tradisi tahunan Akpol. Tradisi ini digelar untuk memperkenalkan taruna kepada masyarakat Semarang, kota tempat mereka menimba disiplin dan ilmu kepolisian. Upacara pembukaan dilaksanakan di depan Balai Kota Semarang sebelum peserta kirab bergerak menyusuri jalur utama kota.

Dari titik start di halaman Balai Kota, rombongan kirab bergerak melewati Jalan Pemuda, Tugu Muda, Jalan Pandanaran, Simpang Lima, Jalan Pahlawan, hingga finish di Markas Polda Jawa Tengah. Sekitar 500 peserta mengikuti pawai ini, dipimpin Drum Band Cendrawasih Akpol yang memecah suasana dengan tempo penuh energi. Di belakangnya, Taruna Tingkat III yang bersiap menyelesaikan masa pendidikan tampak berjalan dengan sikap tegap. Barisan ditutup oleh Taruna Tingkat I, wajah-wajah baru yang akan memulai perjalanan panjang sebagai calon perwira Polri.

Di tengah jalannya acara, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi menyampaikan apresiasi dan harapannya bagi para taruna yang baru mengawali perjalanan pendidikan mereka di Kota Semarang.

“Hari ini kami warga dan Pemerintah Kota Semarang menerima taruna taruni Akpol yang memulai pendidikan di Kota Semarang. Kami berharap taruna taruni ini dapat menjadi bagian dan kebanggaan dari kota ini,” ucapnya saat menerima kedatangan Taruna Akpol Tingkat I.

Selain itu, Kapolrestabes juga memberikan ucapan selamat kepada Taruna Tingkat III yang akan meninggalkan Kota Semarang karena segera dilantik menjadi perwira Polri.
( Editor, Adi – Nur Tim update 87 jateng)

DPRD Medan Turun ke Warga: Sosialisasi Perda dan Sorotan Masalah Bansos hingga Infrastruktur

0

Medan, Update87.com

Anggota DPRD Kota Medan, Eko Afrianta Sitepu, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Jalan Nyiur 1, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (7/12/2025). 

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya tertib dokumen kependudukan guna menunjang pelayanan publik yang lebih efektif.

Kegiatan yang berlangsung tersebut dihadiri perangkat Kecamatan yang diwakilkan oleh PLH (Pelaksana Harian) Sekretaris Camat (Sekcam) Medan Tuntungan saat ini adalah Muhaiminsyah Putra Pasi, S.P., M.Si., Lurah Mangga Fery Arapenta Tarigan, perwakilan BPJS Kesehatan  dan Dinas Sosial Kota Medan, serta warga sekitar.

Dalam sosialisasi tersebut, Eko memaparkan bahwa Perda No. 3 Tahun 2021 menjadi dasar bagi pemerintah kota dalam penyediaan layanan administrasi kependudukan seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta catatan sipil, serta pembaruan data penduduk.

“Dokumen kependudukan bukan hanya kebutuhan administratif, tetapi juga menjadi dasar dalam penyaluran berbagai program pemerintah. Data yang akurat sangat menentukan ketepatan layanan,” ujar Eko.

Di sela kegiatan, Eko juga menyampaikan keprihatinan atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, termasuk kawasan Simalingkar, Kelurahan Mangga.

“Kami turut prihatin atas bencana yang terjadi di berbagai daerah Sumatera, termasuk wilayah ini. Semoga warga diberi kekuatan, dan pemerintah hadir lebih cepat membantu pemulihan,” ungkapnya.

Pada sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan berbagai keluhan, terutama terkait pendataan bantuan sosial (bansos) yang dinilai masih tidak tepat sasaran. Salah satu warga menanyakan mengapa penerima bansos di lingkungan mereka tidak pernah berubah meski kondisi ekonomi warga berbeda-beda.

“Kami ingin tahu pendataan bansos itu sebenarnya bagaimana. Kenapa yang menerima itu-itu saja orangnya? Bahkan ada yang sudah meninggal tapi masih terdaftar sebagai penerima,” ujar salah seorang warga yang hadir.

Warga lain juga menyoroti lambatnya perhatian pemerintah terhadap perbaikan infrastruktur dasar, mulai dari jalan rusak hingga lampu jalan yang tidak kunjung berfungsi.

“Jalan di lingkungan kami sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan sampai sekarang. Lampu jalan pun banyak yang mati sehingga kalau malam gelap sekali. Kami minta ini juga diperhatikan,” tambah, warga lainnya.

Menanggapi hal ini, Eko menegaskan bahwa seluruh keluhan warga akan menjadi catatan khusus untuk disampaikan kepada dinas terkait. Ia juga menekankan bahwa pembaruan data kependudukan sangat berpengaruh terhadap ketepatan program bantuan pemerintah.

“Pendataan harus selalu diperbarui agar tidak lagi ada warga meninggal yang masih terdaftar sebagai penerima, atau warga yang layak tetapi tidak masuk data. Kami mendorong perbaikan ini agar bantuan tepat sasaran,” tegasnya.

Melalui sosialisasi ini, Eko berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya data kependudukan dan pemerintah dapat lebih cepat merespons berbagai persoalan yang dihadapi warga. (Endan)

Polda Jateng Gelar Rakor Lintas Sektoral, Matangkan Kesiapan dan Perkuat Sinergi Pengamanan Nataru 2025-2026

0

Semarang, Update 87. Com || Polda Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kegiatan diselenggarakan pada Jumat (5/12/2025) pagi di Aula Lantai 2 Mapolda Jateng ini dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jateng (Dirlantas), Kombes Pol Pratama Adhyasastra.

Rakor dihadiri seluruh Pejabat Utama Ditlantas, para Kasat Lantas dan KBO dari 35 Polres jajaran, serta perwakilan instansi terkait. Dalam sambutannya, Dirlantas menegaskan bahwa Rakor Linsek digelar untuk menyatukan persepsi dan merumuskan langkah-langkah komprehensif di lapangan.

Sinergi antarpihak disebutnya sebagai kunci terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) selama libur Nataru di seluruh wilayah Jawa Tengah.

“Rapat ini sebagai langkah awal kita melaksanakan pengamanan Nataru melalui Operasi Lilin Candi 2025 yang rencananya akan digelar pada tanggal 19 Desember hingga 4 Januari mendatang. Pengamanan ini untuk memastikan masyarakat menikmati libur Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman, nyaman, dan lancar. Ini bukan hanya tugas kepolisian, melainkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Paparan teknis mengenai strategi dan kesiapan Polda Jateng menghadapi Nataru disampaikan Kaur Bin Ops Ditlantas, AKBP Aidil, yang menguraikan berbagai potensi permasalahan serta strategi penanganannya. Ia menjelaskan kondisi jalur tol, arteri, hingga akses menuju objek wisata, termasuk indikator permasalahan serta pentahapan cara bertindak yang telah dipetakan.

Dalam paparannya, disebutkan bahwa puncak arus mudik Natal diprediksi terjadi pada 20 Desember, dengan arus balik pada 28 Desember 2025. Sementara puncak arus mudik Tahun Baru diperkirakan berlangsung pada 24 Desember, dengan arus balik pada 4 Januari 2026.

Polda Jawa Tengah juga akan menyiapkan 219 Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu yang tersebar di seluruh wilayah. Kegiatan operasi seluruh pos tersebut akan dikendalikan secara terpusat melalui Posko Terpadu GT Kalikangkung.

Wilayah Jawa Tengah merupakan salah satu propinsi yang menjadi tujuan destinasi Masyarakat selama masa liburan Nataru. Propinsi ini memiliki lima jalur utama yang siap dilalui Masyarakat dan pengguna jalan, yaitu Jalur Tol Trans Jawa, Pantura, Jalur Tengah, Jalur Selatan, dan Pantai Selatan.

Jalur tol tetap menjadi favorit mobilitas, sehingga berbagai langkah antisipasi disiapkan: penambahan gardu tol, pengadaan SPBU mobile, penyediaan mobil dan truk derek setiap 15 km, hingga ketersediaan crane untuk mempercepat evakuasi kendaraan saat terjadi kecelakaan.

Di jalur arteri, Ditlantas bersama instansi terkait juga menyiapkan langkah serupa, termasuk melakukan ramp check di sejumlah terminal dan pangkalan untuk memastikan kendaraan umum seperti bus dan travel dalam kondisi layak jalan.

Rakor turut membahas pembatasan operasional kendaraan bersumbu tiga sebagaimana teruang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga kementerian. Pembatasan ini berlaku pada 19–20 Desember, 23–28 Desember, serta 2–4 Januari. Selama masa tersebut, kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya pengangkut BBM, sembako, komoditas pertanian dan peternakan yang dilengkapi stiker khusus (barcode) dari Dinas Perhubungan.

Perhatian khusus juga diarahkan pada pengamanan 227 objek wisata di Jawa Tengah. Polda Jawa Tengah juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas guna mencegah kepadatan arus kendaaan yang menuju sepuluh obyek wisata favorit seperti Dieng, Kota Lama Semarang, Borobudur, Prambanan, Pantai Karangjahe, Guci, Masjid Agung Demak, Masjid Syeikh Zayed, Waduk Gajah Mungkur, dan Pantai Menganti.

Selain itu, upaya penanganan dan mitigasi bencana alam secara sinergi dan kolaboratif turut menjadi pembahasan serius mengingat potensi cuaca ekstrem pada akhir tahun. Polda Jawa Tengah telah memetakan beberapa wilayah yang berpotensi rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor serta menyiapkan sejumlah jalur alternatif untuk mendukung kelancaran mobilitas kendaraan bila terjadi situasi darurat.

Mengakhiri kegiatan, Dirlantas menegaskan kembali bahwa keberhasilan operasi pengamanan Nataru bergantung pada sinergi dan kolaborasi yang baik dari seluruh instansi terkait.
“Mewujudkan kamseltibcar adalah tugas bersama. Sinergi yang kuat dari seluruh stakeholder merupakan kunci keberhasilan dalam kegiatan operasi. Kehadiran kita di tengah masyarakat adalah untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan mereka dapat berkendara dengan aman serta nyaman selama masa libur Nataru,” tutupnya.
( Editor, Adi Tim update 87 Jateng)

Dinilai Mendesak, Erri Rahman Minta Presiden Fokus Penanganan Bencana dengan Hadir di Lokasi

0

Medan, Update87. com

Tokoh muda pers Sumatera Utara, Erri Rahman, meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mempertimbangkan berkantor sementara di Pulau Sumatera sebagai langkah percepatan penanganan bencana banjir dan longsor yang sudah terjadi beberapa pekan terakhir. Menurutnya, langkah tersebut penting demi memastikan distribusi bantuan dan proses evakuasi berjalan maksimal.

Permintaan itu disampaikan Erri Rahman menyusul keluhan masyarakat dan relawan mengenai lambatnya penanganan di lapangan, terutama dalam distribusi bantuan pangan, logistik, serta evakuasi warga yang masih terisolasi akibat banjir dan longsor di sejumlah daerah.

Menurut Erri, kehadiran langsung Presiden di lokasi bencana akan menjadi dorongan kuat bagi jajaran kementerian, TNI/Polri, dan pemerintah daerah untuk bergerak lebih cepat, sistematis, dan terkoordinasi.

“Kami melihat masih banyak warga yang belum menerima bantuan tepat waktu. Kehadiran Presiden Prabowo di lokasi bencana akan mempercepat proses, memberi tekanan moral kepada semua pihak, dan memastikan penanganan dilakukan dengan sungguh-sungguh,” ujar Erri Rahman, Sabtu (6/12/2025).

Ia menambahkan bahwa praktik pemimpin negara berkantor di lokasi bencana bukanlah hal baru. Beberapa kepala pemerintahan di dunia pernah melakukan langkah serupa demi memastikan penanganan berlangsung efektif dan tepat sasaran.

Erri menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan kehadiran negara secara total, terutama dalam situasi darurat ketika bencana menyebabkan korban jiwa, kerusakan pemukiman, hingga terputusnya akses antarwilayah.

“Ini bukan soal pencitraan, ini soal kepemimpinan. Ketika Presiden berada di lokasi bencana, komando bisa dipusatkan, keputusan bisa diambil cepat, dan warga merasa lebih diperhatikan,” tegasnya.

Sebagai tokoh muda pers, Erri juga mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memperbaiki sistem mitigasi bencana, memastikan stok logistik mencukupi, serta mengoptimalkan jalur distribusi agar tidak terjadi penumpukan bantuan di gudang maupun keterlambatan di titik pengungsian.

Hingga kini, proses evakuasi dan penyaluran bantuan masih berlangsung di berbagai wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Masyarakat berharap pemulihan dipercepat agar tidak ada warga yang terabaikan. (Endan)

Momentum HUT ke-78 Reserse, Satreskrim Polrestabes Semarang Berbagi Kasih di Panti Asuhan

0

Semarang, Update 87.com || Jawa Tengah – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Reserse, Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim ) Polrestabes Semarang menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Tarbiyatul Yatim, Simongan, Semarang Barat, pada Sabtu (6/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian jajaran reserse terhadap masyarakat, khususnya para lansia yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh personel Satreskrim Polrestabes Semarang sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya para anak anak yang tinggal di panti tersebut.

Dalam kesempatan itu, Satreskrim Polrestabes Semarang menyerahkan sejumlah bantuan berupa telur, beras, minyak goreng, mie goreng/rebus, serta gula.
Kedatangan Satreskrim Polrestabes Semarang disambut hangat oleh anak anak serta pengurus panti asuhan.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andhika Dharma Sena, menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Momentum HUT ke-78 Reserse kami jadikan sebagai kesempatan untuk berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi anak anak Panti Asuhan Tarbiyatul Yatim,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi ramah tamah bersama anak anak panti asuhan.
Satreskrim Polrestabes Semarang berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan kemanusiaan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Pihak Panti Asuhan Tarbiyatul Yatim mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan oleh jajaran Satreskrim Polrestabes Semarang.
( Editor, Nur – Adi Tim update 87 jateng)

Satgas Yonif 122/TS Dirikan Dapur Lapangan untuk Korban Longsor di Adian Koting

0

Tapanuli Utara, Update87. com

Satgas Gulbencal Yonif 122/TS Kodam I/BB bergerak cepat mendirikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makan warga yang terdampak longsor di Kecamatan Adian Koting, Tapanuli Utara, Jumat (5/12/2025).

Personel langsung memasak dan menyalurkan hidangan ke para pengungsi. Aksi ini dilakukan karena akses menuju beberapa desa masih tertutup material longsor sehingga warga kesulitan mendapatkan pasokan makanan.

Pendirian dapur lapangan menjadi langkah cepat Yonif 122/TS dalam mendukung pemerintah daerah menangani kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan makanan dan logistik harian.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyebut prajurit dikerahkan maksimal. “Dapur lapangan ini bentuk respon cepat TNI agar warga terdampak tetap mendapat bantuan yang mereka butuhkan,” katanya. (Endan)

Direktur SDM dan Umum PT Pelindo Salurkan Bantuan Langsung untuk Warga terdampak Banjir

0

Medan, Update87. com

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) kembali memperkuat komitmen sosialnya melalui aksi nyata di tengah masyarakat. 

Direktur SDM dan Umum PT Pelindo, Dwi Fatan Lilyana, didampingi Executive Director 1 Regional 1, Jonedi Ramli, turun langsung ke lokasi yang terdampak banjir di Jalan Marelan Raya Pasar 4, Kelurahan Terjun, pada Jumat (5/12/2025) untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang yang terdampak banjir.

Bantuan yang diberikan berupa sembako meliputi kebutuhan pokok yang telah disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat. Kehadiran jajaran pimpinan Pelindo ini juga memastikan proses penyaluran berjalan tepat sasaran dan diterima langsung oleh warga terdampak.

“Pelindo berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi situasi yang penuh tantangan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga serta memberikan manfaat yang langsung mereka rasakan,” ujar Dwi Fatan Lilyana saat menyerahkan bantuan.

Salah satu warga di Jalan Marelan Raya Pasar 4 Marelan, Kelurahan Terjun, menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pelindo atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Mereka menilai bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi yang menekan.

Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian program Pelindo dalam mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah operasionalnya. Pelindo menegaskan bahwa aksi-aksi kemanusiaan seperti ini akan terus dilakukan sebagai wujud tanggung jawab perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan dampak positif secara berkelanjutan. (Endan)

Grand Final Lomba Tari Kreasi Nusantara Piala Pangdam Jaya 2025 Meriahkan HUT ke-76 Kodam Jaya

0

Jakarta, Update87.com — Grand Final Lomba Tari Kreasi Nusantara Piala Pangdam Jaya/Jayakarta 2025 digelar meriah di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (5/12/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-76 Kodam Jaya.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., yang diwakili Kasdam Jaya/Jayakarta Brigjen TNI Zulhadrie S. Mara, M. Han., Memberikan keterangan dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi atas meningkatnya jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun ini.

“Ini merupakan tahun kedua kegiatan ini dilaksanakan oleh Kodam Jaya/Jayakarta. Alhamdulillah, di tahun ke-2 ini pesertanya bertambah banyak. Artinya, antusiasme dari adik-adik sangat tinggi,” ujar Pangdam Jaya.

Dalam sambutannya, Pangdam Jaya menegaskan bahwa budaya adalah bagian penting dari jati diri bangsa. Melalui seni tari, generasi muda dapat mengekspresikan nilai-nilai luhur, kreativitas, serta kekayaan budaya Nusantara.

Ia menekankan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat persatuan, memperkuat karakter generasi muda, serta menjaga keberagaman budaya sebagai kekuatan bangsa.

“Kodam Jaya berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan positif yang mampu mendorong kreativitas, semangat kebangsaan, dan jiwa persatuan di tengah masyarakat. Kehadiran TNI tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui seni budaya dan kegiatan kreatif lainnya,” katanya.

Pangdam Jaya juga mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme para peserta sejak babak penyisihan hingga grand final yang berlangsung selama tiga hari.

“Para peserta menunjukkan bakat yang luar biasa, kekompakan, serta kemampuan mengolah nilai tradisional menjadi karya kreasi yang menarik dan penuh makna. Ini membuktikan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan seni budaya Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya bangsa, meningkatkan rasa percaya diri, serta membentuk karakter yang tangguh dan berwawasan kebangsaan.

Menutup sambutannya, Pangdam memberikan pesan penyemangat bagi seluruh peserta, baik yang menang maupun yang belum berhasil meraih juara.

“Menang atau tidak, kalian adalah generasi yang berbakat yang harus terus berkarya dan berprestasi. Jadikan pengalaman ini sebagai langkah untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada dewan juri, panitia, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Semoga Grand Final Lomba Tari Kreasi Nusantara tahun 2025 membawa manfaat, inspirasi, dan kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.

(Yuli)

Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba di Jermal 7, Bandar “Mamat” Kabur Saat Disergap

0

Medan, Update87. com

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali melakukan penggerebekan di kawasan padat penduduk Jalan Jermal 7 Ujung, Kecamatan Medan Denai, pada Rabu (3/12/2025) sore.

Dalam operasi tersebut, bandar narkotika yang selama ini dikenal dengan sebutan Mamat alias MAT berhasil melarikan diri saat polisi masuk ke lokasi.

Informasi sebelumnya yang kerap menyebut inisial GS sebagai pelaku ternyata tidak tepat. GS yang dimaksud warga selama ini adalah Garapan Sekitarnya, bukan sosok bernama Guntur Syahputra seperti isu yang beredar.

Yanto, warga Jalan Panglima Denai, mengatakan kawasan Jermal 7 Ujung memang sudah lama dikenal sebagai wilayah dengan peredaran narkotika cukup tinggi.

“Kawasan itu sudah viral karena maraknya peredaran sabu yang dikendalikan Mamat di daerah GS. Penggerebekan kemarin sudah ditunggu-tunggu warga,” ujar Yanto kepada wartawan, Kamis (4/12/2025).

Ia menyebut, Mamat merupakan pemain lama yang eksis mengendalikan peredaran sabu di permukiman padat tersebut.

“Beberapa waktu lalu sebuah akun media sosial juga mengungkap aktivitas sabu di Jermal 7. Banyak yang lihat langsung,” katanya.

Yanto menegaskan masyarakat sangat mendukung langkah Polrestabes Medan dalam menciptakan rasa aman, termasuk dengan menindak tegas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Saya yakin penggerebekan ini tidak akan berhenti. Polisi pasti terus memburu Mamat yang lolos kemarin,” tambahnya.

Menurutnya, para pengedar di Jermal 7 telah menyiapkan “anggota” untuk memberi kode jika melihat polisi datang, terutama yang berpakaian preman. Hal itu kerap membuat target operasi kabur sebelum sempat diamankan.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha SIK MH, saat dikonfirmasi Kamis kemarin mengenai penggerebekan tersebut masih enggan memberikan keterangan lebih jauh. (Endan)

sekabet girişSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel GirişPinbahisSekabetSekabetSekabetSekabet GirişSekabet Güncel Giriş